Pangdam: Alasan Pencoretan Toisutta Mengada-ada

Editor Bolanet | 1 Maret 2011 20:14
Pangdam: Alasan Pencoretan Toisutta Mengada-ada
Goerge Toisutta (c) kps
- Panglima Komando Daerah Militer I Bukit Barisan Mayor Jenderal TNI Leo Siegers mengatakan, alasan menggugurkan Jenderal TNI George Toisutta dalam pencalonan sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia terkesan mengada-ada.

"Jangan mencari-cari alasan kek gitu," katanya usai melepas tim ekspedisi Bukit Barisan di Medan, Selasa (01/03).

Pangdam Mayjen TNI Leo Siegers mengakui pihaknya tidak terlalu mendalami aturan dalam pencalonan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) tersebut. Namun pihaknya juga merasa aneh karena aturan yang disebut diadopsi dari organisasi sepak bola internasional atau FIFA itu tidak pernah disosialisasikan ke masyarakat.

Apalagi jika dikaitkan dengan ketentuan bahwa calon yang bersangkutan telah menjadi pengurus sepak bola selama lima tahun. Kalau mau jujur, kata Pangdam, hampir seluruh prajurit TNI-AD selama ini telah aktif dalam pembinaan sepak bola di tanah air.

"Apalagi KSAD (Jenderal TNI George Toisutta) kita, dari muda sudah menjadi pemain bola," katanya.

Namun, kata Pangdam, keterlibatan prajurit TNI-AD dalam pengembangan persepakbolaan nasional itu banyak yang tidak terdaftar dan bukan dimaksudkan untuk mendapatkan piagam penghargaan.

Hal itu disebabkan keterlibatan TNI-AD dalam pengembangan sepak bola selama ini hanya dimaksudkan sebagai pengabdian kepada bangsa dan negara. Karena itu, pihaknya mengharapkan panitia seleksi calon Ketua Umum PSSI tidak terlalu mengada-ada dan mencari alasan untuk menggugurkan pencalonan Jenderal TNI George Toisutta.

Mantan Kasdam V/Brawijaya itu juga mengungkapkan keheranannya dalam perkembangan pencalonan Ketua Umum PSSI, termasuk ketika seluruh calon yang ada digugurkan.

"Diubah dan semuanya gugur. Ada apa ini, kok bisa seperti itu," kata Leo Siegers.

Ketika dipertanyakan tentang wacana perlu perubahan di tubuh PSSI, Pangdam I Bukit Barisan itu menyatakan dukungannya untuk kepentingan pembinaan sepak bola di Tanah Air.

Bahkan, Mayjen TNI Leo Siegers juga mendukung tentang adanya permintaan sebagian kelompok masyarakat agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelolaan PSSI selama ini.

"Untuk kebaikan bangsa dan negara, apa yang tidak kita dukung," katanya.

Menurut leo Siegers, PSSI harus dibenahi secara maksimal dan total karena menaungi olah raga yang menjadi minat masyarakat di tanah air, bahkan di dunia internasional. (ant/mac)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE