Para Pemain PSPS Berencana Mogok Bertanding
Editor Bolanet | 15 Agustus 2013 14:38
- Para pemain PSPS Pekanbaru, Riau, berencana mogok bertanding menghadapi Pelita Bandung Raya, Selasa (20/8) di Stadion Kaharudin Nasution Rumbai. Hal ini dilakukan sebagai bentuk protes atas gaji yang belum dibayarkan.
Jika gaji kami belum juga dibayar, untuk apa harus bertanding, maka jalan terbaik yakni mogok, ucap salah seorang pemain PSPS Pekanbaru April Hadi seperti dilansir Antara.
Dia mengatakan keinginan untuk mogok bertanding itu sudah dicanangkan para pemain sebelum Lebaran 2013 akibat gaji belum juga dibayar. Tak hanya itu, para pemain juga menolak latihan sebagai persiapan pertandingan, mereka hanya menunggu kepastian pembayaran gaji.
Manajemen PSPS Pekanbaru mengalami kendala keuangan sejak ISL putaran pertama maka banyak pemain yang terpaksa hengkang ke tim lain akibat tidak menerima gaji.
Kendala keuangan itu karena tidak ada sponsor yang membiayai kompetisi meski sejumlah perusahaan dengan skala nasional dan internasional menanamkan investasi di Riau pada sektor perkebunan dan pertambangan.
Pelatih PSPS Afrizal Tanjung membenarkan sejumlah pemain tidak bersedia latihan dan mereka menolak bertanding pada sisa laga ISL. Afrizal menambahkan, itu merupakan hak pemain dan dirinya tidak dapat memaksa karena memang mereka belum mendapatkan gaji sejak beberapa bulan lalu.
PSPS Pekanbaru saat ini berada di dasar klasemen sementara dengan nilai 17 yakni empat kali menang, lima kali imbang dan selebihnya kalah. (ant/mac)
Jika gaji kami belum juga dibayar, untuk apa harus bertanding, maka jalan terbaik yakni mogok, ucap salah seorang pemain PSPS Pekanbaru April Hadi seperti dilansir Antara.
Dia mengatakan keinginan untuk mogok bertanding itu sudah dicanangkan para pemain sebelum Lebaran 2013 akibat gaji belum juga dibayar. Tak hanya itu, para pemain juga menolak latihan sebagai persiapan pertandingan, mereka hanya menunggu kepastian pembayaran gaji.
Manajemen PSPS Pekanbaru mengalami kendala keuangan sejak ISL putaran pertama maka banyak pemain yang terpaksa hengkang ke tim lain akibat tidak menerima gaji.
Kendala keuangan itu karena tidak ada sponsor yang membiayai kompetisi meski sejumlah perusahaan dengan skala nasional dan internasional menanamkan investasi di Riau pada sektor perkebunan dan pertambangan.
Pelatih PSPS Afrizal Tanjung membenarkan sejumlah pemain tidak bersedia latihan dan mereka menolak bertanding pada sisa laga ISL. Afrizal menambahkan, itu merupakan hak pemain dan dirinya tidak dapat memaksa karena memang mereka belum mendapatkan gaji sejak beberapa bulan lalu.
PSPS Pekanbaru saat ini berada di dasar klasemen sementara dengan nilai 17 yakni empat kali menang, lima kali imbang dan selebihnya kalah. (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya Akui Sempat Kesulitan Taklukkan PSPS
Bola Indonesia 18 November 2017, 20:42
-
Tundukkan PSPS Riau, Persebaya Melenggang ke Semifinal
Bola Indonesia 18 November 2017, 17:18
-
Demi ke Semifinal, Persebaya Wajib Menang
Bola Indonesia 18 November 2017, 04:49
-
Muhammad Hidayat Absen Lawan PSPS Riau
Bola Indonesia 18 November 2017, 02:43
-
PSPS Riau Minta Pemain Jauhi Media Sosial
Bola Indonesia 15 November 2017, 05:37
LATEST UPDATE
-
Usai Rogers, Chelsea Kebut Transfer Bek Timnas Prancis Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 08:30
-
Spanyol Juara Dunia, Luis De La Fuente: Mana Tatto-mu, Cucurella?
Piala Dunia 21 Juli 2026, 06:00
-
Tes Medis Kelar, Chelsea Perkenalkan Morgan Rogers Hari Ini
Liga Inggris 21 Juli 2026, 05:34
-
Spanyol Memang Sebagus Itu
Piala Dunia 20 Juli 2026, 23:59
-
Ferran Torres, Ia yang Terus Melangkah hingga Takdir Menemukan Namanya
Piala Dunia 20 Juli 2026, 23:44
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











