Pelatih Kiper Arema Bakal Ikuti Kursus Kepelatihan Level AFC
Asad Arifin | 21 Desember 2018 11:30
Bola.net - Yanuar Hermansyah bakal mendapat tambahan amunisi untuk menjalankan tugasnya sebagai pelatih kiper Arema FC pada musim depan. Ia akan mengikuti kursus AFC Goalkeeper Level 1 Coaching Course.
Kursus ini akan digelar di NYTC PSSI Sawangan Depok pada 6-12 Januari 2019 mendatang. Ada 24 peserta dalam kursus yang akan diampu instruktur Mr Zakareya Ahmed dari Uni Emirat Arab tersebut.
Menurut Begal, sapaan karib Yanuar, kursus ini merupakan semacam program spesialisasi bagi pelatih kiper. Ia menyebut, ada hal-hal spesifik tentang teknik bagi pelatih kiper.
"Jadi bedanya dengan kursus Lisensi C kemarin adalah kursus ini lebih spesifik tentang teknik kiper. Sementara, kursus Lisensi C kemarin lebih pada teknik sepak bola secara umum," ucap Begal, pada Bola.net, Jumat (21/12).
Begal sendiri menyebut bahwa selain kursus level 1 ini ada berbagai macam kursus lagi untuk pelatih kiper. Masih ada berbagai level lagi yang bisa ditempuh.
"Namanya kan level satu. Tentu ada level-level berikutnya. Nah, tapi dasarnya ada di level satu ini. Setelah ini, saya harap bisa mengikuti kursus-kursus selanjutnya," tutur Begal.
Apa saja persyaratan dan persiapan untuk menempuh kursus ini? Simak penjelasannya di bawah ini.
Harus Lulus Lisensi C
Menurut Begal, peserta kursus kepelatihan kiper level 1 ini harus memenuhi sejumlah persyaratan. Salah satunya, menurut pelatih berusia 54 tahun tersebut, adalah para peserta sudah wajib lulus Lisensi C.
"Di Lisensi C, diajarkan teori sepak bola secara umum. Ini perlu sebelum peserta belajar hal khusus soal kepelatihan kiper," papar Begal.
Selain itu, Begal menyebut ada tugas yang harus diselesaikan sebelum ikut kursus ini. Tugas tersebut, sambungnya, adalah menyusun log book latihan selama 30 jam.
"Sekarang saya sedang menyusun log book ini," ungkapnya.
Banyak Praktik Persiapkan Fisik
Lebih lanjut, Begal mengaku mempersiapkan diri secara khusus jelang kursus ini. Salah satu persiapannya adalah menjaga kebugaran fisik.
"Nanti kan banyak praktiknya. Karenanya, saya mempersiapkan betul-betul kondisi fisik untuk menjalani sesi praktik tersebut," ucapnya.
Begal sendiri mengaku belum mendapat modul kursus tersebut, sehingga ia tak bisa menyiapkan diri dengan membaca modul tersebut. Namun, ia memiliki cara lain agar bisa datang ke kursus tersebut tak dengan tangan kosong.
"Saya banyak membaca bahan-bahan yang ada tentang kepelatihan penjaga gawang," tandasnya.
Berita Video
Berita video mantan bek Timnas Indonesia, Hamka Hamzah, mengungkapkan penyebab dirinya dan Maman Abdurrahman bisa blunder pada laga leg I Final Piala AFF 2010.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Semen Padang 15 Februari 2026
Liga Inggris 14 Februari 2026, 12:00
LATEST UPDATE
-
PSG yang Sudah Tidak Menakutkan Lagi
Liga Champions 10 Maret 2026, 06:00
-
Galatasaray vs Liverpool: Mengapa Alisson Becker Absen?
Liga Champions 10 Maret 2026, 04:23
-
Bersinar di Newcastle, Sandro Tonali Dapat Restu Pindah ke Manchester United
Liga Inggris 10 Maret 2026, 04:22
-
21 Pemain Liverpool untuk Melawan Galatasaray: Tanpa Alisson dan Chiesa
Liga Champions 10 Maret 2026, 04:07

















