Pelatih Persebaya: Kompetisi Tanpa Degradasi Rawan Kepentingan
Serafin Unus Pasi | 8 Mei 2021 21:41
Bola.net - Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso kurang sepakat dengan rencana penghapusan degradasi pada Liga 1 2021. Pasalnya, kondisi itu akan berpengaruh terhadap persaingan.
Aji juga khawatir tidak adanya degradasi membuat kompetisi penuh dengan kepentingan. Jika itu terjadi, dampaknya kurang bagus bagi masa depan sepak bola nasional.
"Pasti aura kompetisinya berkurang, persaingannya juga tidak seketat ketika ada promosi degradasi," katanya kepada Bola.net, Sabtu (08/04/2021
"Yang berikutnya ya kita tidak berburuk sangka tapi kita harus mengantisipasi kalau tidak ada degradasi itu akan banyak pertandingan yang penuh dengan kepentingan-kepentingan," lanjutnya.
"Kalau seumpamanya sampai terjadi pengaturan skor nanti di mata masyarakat sepak bola kita itu jadi tidak bagus," tegas juru taktik asal Kepanjen Kabupaten Malang itu.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Butuh Pertimbangan Matang
Untuk itu, terkait wacana kompetisi Liga 1 2021 tanpa degradasi, Aji menyarankan agar federasi mempertimbangkan untuk ruginya. Apalagi, jika kepentingannya hanya untuk menambah jumlah peserta.
"Kalau menghendaki tahun 2022 ada 20 tim di Liga 1 tidak masalah, turun 2 naik 4 kan bisa, kan begitu," Aji menambahkan.
"Mudah-mudahan keputusan benar-benar baik, benar-benar akurat untuk persepakbolaan Indonesia," tandas mantan pelatih Arema FC dan Persela Lamongan itu.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
Baca Juga:
Dukung Liga 1 Tanpa Degradasi, Pelatih PSIS Yakin Persaingan Tetap Sengit
3 Bintang Persib Bandung yang Terabaikan dari Timnas Indonesia
Baik dan Buruk Jika Liga 1 2021 Digelar Tanpa Degradasi: Benarkah Tidak Kompetitif?
Para 'Sultan' Gila Bola di Balik Klub Liga 1: Dari Nirwan Bakrie hingga Nabil Husein
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Bernardo Tavares Ingin Persebaya Punya Identitas Bermain Agresif
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:39
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
Link Live Streaming PSS vs Borneo FC di BRI Super League
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 13:27
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






