Pelatih Persijap: Kondisi Kami Memprihatinkan
Editor Bolanet | 27 Mei 2014 08:53
- Pelatih Persijap Jepara, Yudi Suryata, mengaku jika kekalahan telak 1-4 atas tuan rumah Persija Jakarta (26/5) diakibatkan situasi yang serba tidak kondusif.
Yudi menyebut masalah utama timnya adalah kesulitan finansial. Kondisi semakin diperparah lantaran sebanyak sembilan pemain memilih hengkang akibat belum mendapatkan gaji dengan jangka waktu dua sampai tiga bulan.
Kondisi kami sangat memprihatinkan. Kami bersyukur dapat datang ke Jakarta dalam kondisi fisik dan mental yang melelahkan. Kami bersyukur bisa bertanding dan mengikuti kompetisi, tutur Yudi Suryata.
Selain itu, perjalanan darat menggunakan bus dipilih untuk menghemat biaya juga membuat permainan para pemain tidak maksimal, sambungnya.
Kekalahan tersebut, membuat Laskar Kalinyamat tertahan di peringkat ke-11 dengan koleksi empat poin dari 13 laga. Penghuni Stadion Gelora Bumi Kartini tersebut kini harus pasrah tertinggal delapan poin dari batas aman zona degradasi.
Pada laga selanjutnya, klub yang didirikan pada 1954 tersebut akan bertandang ke markas Semen Padang pada Jumat (30/5) mendatang.
Kami akan tetap menjalani pertandingan meski dalam keterbatasan. Sebab, Kalau kami mengundurkan diri maka akan diberikan sanksi. Memang sangat memprihatinkan Persijap sampai hilang di kasta tertinggi. Selain itu, kami juga belum mempersiapkan laga melawan Semen Padang, pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Yudi menyebut masalah utama timnya adalah kesulitan finansial. Kondisi semakin diperparah lantaran sebanyak sembilan pemain memilih hengkang akibat belum mendapatkan gaji dengan jangka waktu dua sampai tiga bulan.
Kondisi kami sangat memprihatinkan. Kami bersyukur dapat datang ke Jakarta dalam kondisi fisik dan mental yang melelahkan. Kami bersyukur bisa bertanding dan mengikuti kompetisi, tutur Yudi Suryata.
Selain itu, perjalanan darat menggunakan bus dipilih untuk menghemat biaya juga membuat permainan para pemain tidak maksimal, sambungnya.
Kekalahan tersebut, membuat Laskar Kalinyamat tertahan di peringkat ke-11 dengan koleksi empat poin dari 13 laga. Penghuni Stadion Gelora Bumi Kartini tersebut kini harus pasrah tertinggal delapan poin dari batas aman zona degradasi.
Pada laga selanjutnya, klub yang didirikan pada 1954 tersebut akan bertandang ke markas Semen Padang pada Jumat (30/5) mendatang.
Kami akan tetap menjalani pertandingan meski dalam keterbatasan. Sebab, Kalau kami mengundurkan diri maka akan diberikan sanksi. Memang sangat memprihatinkan Persijap sampai hilang di kasta tertinggi. Selain itu, kami juga belum mempersiapkan laga melawan Semen Padang, pungkasnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Beckham Putra Dicibir Oknum Suporter, Jay Idzes Langsung Beri Dukungan
Tim Nasional 11 Juni 2026, 11:48
LATEST UPDATE
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












