Pelatih Pro Duta Gerah Kepemimpinan Wasit di Indonesia
Editor Bolanet | 10 Mei 2013 18:11
- Pelatih Pro Duta FC, Roberto Bianchi, mengaku kesal dengan wasit dalam memimpin pertandingan di Indonesia. Menurutnya, wasit sering tidak adil dalam memimpin pertandingan karena lebih membela tuan rumah.
Menurut Beto, beberapa pertandingan yang dilakoninya, kejadian wasit lebih condong ke tuan rumah ini sering terjadi. Ia prihatin dengan kondisi seperti itu.
Terbaru, Pro Duta harus menerima pil pahit saat menghadapi PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Rabu (08/5) malam. PSM menang dengan skor 2-0, salah satunya di dapat melalui titik putih setelah salah satu pemain Pro Duta melakukan hansdball di kotak terlarang.
Beto-sapaan akrab Roberto kesal dengan keputusan wasit yang memberikan penalti kepada tuan rumah. Dalam pandangannya, penalti itu tidak seharusnya ada.
Kalau kita ketemu dengan orang seperti ini, jujur dengan semua hal seperti ini (wasit yang tidak adil), saya sudah capek di Indonesia, kata mantan pelatih Batavia Union FC ini
Kita datang ke negara ini untuk kerja serius demi mengembangkan sepakbola Indonesia. Tapi, tidak ada keseriusan sama sekali di dalam sepakbola di Indonesia ini, ungkap pelatih berkebangsaan Spanyol kelahiran Brasil itu.
Menurut Beto, Pro Duta sejauh ini bisa bertengger di papan atas klasemen karena kerja keras timnya. Tim saya adalah tim muda dan kami bisa masih di atas (klasemen) karena kita kerja, tuturnya. (bola/dzi)
Menurut Beto, beberapa pertandingan yang dilakoninya, kejadian wasit lebih condong ke tuan rumah ini sering terjadi. Ia prihatin dengan kondisi seperti itu.
Terbaru, Pro Duta harus menerima pil pahit saat menghadapi PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Rabu (08/5) malam. PSM menang dengan skor 2-0, salah satunya di dapat melalui titik putih setelah salah satu pemain Pro Duta melakukan hansdball di kotak terlarang.
Beto-sapaan akrab Roberto kesal dengan keputusan wasit yang memberikan penalti kepada tuan rumah. Dalam pandangannya, penalti itu tidak seharusnya ada.
Kalau kita ketemu dengan orang seperti ini, jujur dengan semua hal seperti ini (wasit yang tidak adil), saya sudah capek di Indonesia, kata mantan pelatih Batavia Union FC ini
Kita datang ke negara ini untuk kerja serius demi mengembangkan sepakbola Indonesia. Tapi, tidak ada keseriusan sama sekali di dalam sepakbola di Indonesia ini, ungkap pelatih berkebangsaan Spanyol kelahiran Brasil itu.
Menurut Beto, Pro Duta sejauh ini bisa bertengger di papan atas klasemen karena kerja keras timnya. Tim saya adalah tim muda dan kami bisa masih di atas (klasemen) karena kita kerja, tuturnya. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Alih-Alih Sanksi Ahmed Al-Kaf, AFC Justru Kritik Kualitas Wasit ASEAN
Tim Nasional 14 Oktober 2024, 11:57
LATEST UPDATE
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
Piala Dunia 21 Juli 2026, 19:40
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












