Pelatih PSIS: Bruno Silva Lebih Berbahaya dari Marko Simic
Asad Arifin | 17 April 2018 23:33
Bola.net - - PSIS Semarang menatap penuh optimis pertandingan menghadapi Persija Jakarta pada pekan kelima Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak. PSIS bahkan menilai bombernya Bruno Silva lebih berbahaya dibanding Marko Simic.
Klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar memang sedang dilanda rasa percaya diri yang tinggi. Sebab, mereka baru saja menang besar atas PSMS Medan di pekan sebelumnya.
Menurut Pelatih PSIS Semarang, Vincenzo Alberto Annese, persiapan timnya melawan Persija sudah berjalan dengan cukup baik. Vincenzo menilai Bruno Silva berada dalam performa yang cukup bagus setelah membukukan hattrick pekan lalu.
Bahkan, dengan catatan tiga gol ke gawang PSMS Medan, Vincenzo menganggap Bruno lebih berbahaya dibanding Simic. Sebab, Simic dinilai belum bisa berbicara banyak pada awal kompetisi musim ini.
Bruno Silva mencetak hattrick kemarin jadi saya pikir dia lebih berbahaya dari Marko Simic, ungkap Vincenzo kepada Bola.net.
Meski demikian, pelatih asal Italia ini akan meminta seluruh pemainnya untuk tampil waspada mengingat Persija adalah salah satu tim besar. Apalagi ia memprediksi akan banyak pendukung Macan Kemayoran yang akan datang memenuhi stadion.
Yang pasti pada pertandinan ini ada banyak suporter yang datang, tapi kita harus memenangkan pertandingan, pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Roma vs Bologna - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Maret 2026, 20:03
-
Live Streaming Aston Villa vs LOSC - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Maret 2026, 20:02
-
Dicoret dari Timnas Brasil, Neymar Kirim Pesan Menyentuh untuk Ancelotti
Piala Dunia 19 Maret 2026, 18:08
-
Live Streaming Lyon vs Celta Vigo - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Maret 2026, 17:47
LATEST EDITORIAL
-
5 Calon Pelatih Baru Chelsea Jika Liam Rosenior Dipecat, Mourinho Masuk Daftar
Editorial 18 Maret 2026, 17:00
-
4 Pemain yang Pernah Membela Arsenal dan Bayer Leverkusen
Editorial 17 Maret 2026, 19:28

















