Pelatih PSM Akui Persebaya Lebih Baik
Editor Bolanet | 2 Mei 2014 18:06
- Pelatih PSM Makassar, Rudy William Keltjes mengakui bahwa Persebaya Surabaya bermain lebih baik. Dalam pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat (2/5) sore, Juku Eja ditumbangkan Persebaya dengan skor 0-2.
Kita harus akui bahwa Persebaya lebih bagus. Kalau adu teknik, pemain kami jelas kecolongan, terang Rudy kepada wartawan usai pertandingan.
Pada pertandingan yang disaksikan sekitar 700 penonton tersebut, gol pertama Persebaya dicetak Fandi Eko Utomo menit ke-17. Sementara gol kedua hadir melalui sepakan Emmanuel Kenmogne menit ke-48.
Pada babak pertama, kami terbawa irama permainan Persebaya. Bagus sekali Persebaya. Kita kalah kualitas. Yasudah mau bilang apa, lanjut pelatih asal Surabaya ini.
Rudy juga memuji kejeniusan pelatih Persebaya Rahmad Darmawan dalam membaca permainan PSM. Saya tak takut Persebayanya. Saya lebih takut pelatihnya. Sebab pelatihnya bisa memperlambat permainan. Pelatihnya sangat bagus. Dia membaca dan diarahkan. Sehingga kita terbawa irama dia, puji Rudy.
Rudy juga menyoroti permainan Kurniawan Karman yang dianggap kurang greng. Kurniawan akhirnya digantikan Rasyid Bakrie pada menit ke-38. Saya bisa maklum karena ini anak bukan pemain sayap. Meski Rasyid juga bukan sayap. Sehingga tadi saya pakai empat gelandang, imbuh Rudy.
Pada babak kedua, PSM sebenarnya bermain lebih bagus dan sangat agresif. Saya lihat Persebaya mulai lelah jadi saya minta anak-anak bermain normal. Tapi karena kalah kualitas, Persebaya bisa kendalikan irama. Untung saja kami tak kalah banyak. Kalau Persebaya main seperti tadi, mereka bisa juara grup, tutup Rudy. (faw/dzi)
Kita harus akui bahwa Persebaya lebih bagus. Kalau adu teknik, pemain kami jelas kecolongan, terang Rudy kepada wartawan usai pertandingan.
Pada pertandingan yang disaksikan sekitar 700 penonton tersebut, gol pertama Persebaya dicetak Fandi Eko Utomo menit ke-17. Sementara gol kedua hadir melalui sepakan Emmanuel Kenmogne menit ke-48.
Pada babak pertama, kami terbawa irama permainan Persebaya. Bagus sekali Persebaya. Kita kalah kualitas. Yasudah mau bilang apa, lanjut pelatih asal Surabaya ini.
Rudy juga memuji kejeniusan pelatih Persebaya Rahmad Darmawan dalam membaca permainan PSM. Saya tak takut Persebayanya. Saya lebih takut pelatihnya. Sebab pelatihnya bisa memperlambat permainan. Pelatihnya sangat bagus. Dia membaca dan diarahkan. Sehingga kita terbawa irama dia, puji Rudy.
Rudy juga menyoroti permainan Kurniawan Karman yang dianggap kurang greng. Kurniawan akhirnya digantikan Rasyid Bakrie pada menit ke-38. Saya bisa maklum karena ini anak bukan pemain sayap. Meski Rasyid juga bukan sayap. Sehingga tadi saya pakai empat gelandang, imbuh Rudy.
Pada babak kedua, PSM sebenarnya bermain lebih bagus dan sangat agresif. Saya lihat Persebaya mulai lelah jadi saya minta anak-anak bermain normal. Tapi karena kalah kualitas, Persebaya bisa kendalikan irama. Untung saja kami tak kalah banyak. Kalau Persebaya main seperti tadi, mereka bisa juara grup, tutup Rudy. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSM 23 Mei 2026
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 16:39
LATEST UPDATE
-
Transfer Sukses Mbeumo dan Cunha Jadi Cetak Biru Strategi Man Utd
Liga Inggris 5 Juni 2026, 04:56
-
Hasil Prancis vs Pantai Gading: Gol Amad Diallo Tumbangkan Les Bleus
Piala Dunia 5 Juni 2026, 04:26
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Oman 5 Juni 2026
Tim Nasional 5 Juni 2026, 03:12
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















