Pelatih PSM Makassar Beber Analisis Kekalahan Timnya dari Arema
Dimas Ardi Prasetya | 2 Oktober 2019 22:12
Bola.net - Darije Kalezic angkat bicara soal kekalahan anak asuhnya pada laga kontra Arema FC dalam lanjutan Shopee Liga 1 musim 2019. Pelatih PSM Makassar ini menyebut anak asuhnya kalah karena gagal memanfaatkan peluang yang mereka miliki.
Menurut Kalezic, pada babak pertama, timnya mampu mengendalikan pertandingan. Anak asuhnya pun mampu membuat sejumlah peluang ke gawang Arema.
"Arema beruntung bisa mengakhiri babak pertama tanpa kebobolan," ucap Kalezic, usai pertandingan.
"Kami akhirnya harus membayar kegagalan ini pada babak kedua," sambungnya.
Sebelumnya, PSM Makassar harus menelan kekalahan pada laga pekan ke-22 Shopee Liga 1 musim 2019. Pada laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Rabu (02/10/2019) ini, mereka kalah dua gol tanpa balas.
Dengan kekalahan ini, PSM Makassar masih terpaku di posisi sembilan klasemen. Mereka mengoleksi 27 poin dari 19 pertandingan. Sementara, Arema naik satu peringkat ke posisi empat klasemen, dengan koleksi 33 angka dari 20 laga.
Apa lagi analisis Kalezic soal penyebab kekalahan anak asuhnya pada laga kontra Arema? Simak di bawah ini.
Terpengaruh Kartu Merah
Tak hanya soal buang-buang peluang, Kaezic juga menyoroti timnya yang harus bermain 10 orang sejak dikartumerahkannya Hasyim Kipuw, pada menit 54. Menurut pelatih asal Bosnia tersebut, hal ini mutlak berpengaruh bagi timnya.
Namun, Kalezic tak mau banyak berkomentar soal kartu merah ini. Ia hanya membandingkan kartu merah ini dengan kartu kuning yang diterima pemain Persipura Boaz Solossa kala melanggar pemain belakangnya Aaron Evans pada laga sebelumnya.
"Saya tak bisa berkomentar apa pun soal pertandingan ini. Tolong jangan tanya saya soal ini," tandasnya.
Diamini Penggawa PSM
Sementara itu, senada dengan sang pelatih, penggawa PSM Makassar, Benny Wahyudi juga menyoroti kegagalan timnya memanfaatkan peluang mereka. Menurutnya, kegagalan ini juga kian diperparah dengan kartu merah yang didapat timnya.
"Ini hasil yang kurang bagus," tuturnya.
"Kami siap meraih hasil yang lebih baik lagi di Makassar," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Duka, Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Tutup Usia
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 18:32
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










