Pemain Persebaya Kembali Dikecewakan Wishnu Wardhana

Editor Bolanet | 18 Juli 2011 19:45
Pemain Persebaya Kembali Dikecewakan Wishnu Wardhana
Wishnu Wardhana (c) bola-esa
- Kegelisahan pemain Persebaya Surabaya akan pelunasan gaji yang tak kunjung menemui titik terang membuat para pemain Persebaya kembali mendatangi gedung DPRD Kota Surabaya untuk menemui Wishnu Wardhana.

Pemain-pemain Persebaya yang datang ke Gedung DPRD antara lain Imam Yulianto, Tofik Saleh, Hariyanto, Agus Manto, Rahmat Wahyudi, Redi Supriyanto, Khodari Amir dan M Huda. Selain itu hadir pula Ketua Panpel Persebaya, Gangsar Yudi.

"Engkok, tak sumpahi pak WW (Wishnu Wardhana) karo keluargane mlarat (nanti, saya ambil sumpah Pak WW sekeluarga jatuh miskin)," celetuk salah satu pemain, Agus Manto di ruang tamu DPRD Surabaya yang kecewa karena gagal bertemu dengan Wishnu dengan dalih akan mengikuti rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Surabaya.

Selain itu Gangsar Yudi juga mengaku geram kepada Wishnu karena selalu mengingkari janjinya, padahal ketika mengadakan pertemuan dengan Badan Kehormatan (BK), Wishnu berjanji bakal menemui pemain kapan saja, namun kenyataannya Wishnu selalu menghindar bila ditemui oleh pemain.

"Janji di BK, datang setiap hari ditemui," ungkapnya.

Selain itu, ditambahkan Gangsar, akibat ulah Wishnu tersebut, pengurus lain harus kena getahnya, karena segala keperluan pemain dan juga tim termasuk memperpanjang visa pemain asing sebesar Rp60 juta.

"Kalau sudah dibayar, tidak mungkin pengurus mengeluarkan uang yang seperti itu," tegasnya.

"Tanggung jawab pemain sudah dilakukan, tinggal menuntut hak," tandasnya.

Sementara itu, Wishnu sendiri menyangkal semua pemberitaan mengenai dirinya, Wishnu juga mengungkapkan bahwa dirinya juga telah melakukan pembayaran meski belum sampai lunas.

"Persebaya sudah dibayar 70 persen. Ini ada fakta pembayarannya, " ujarnya sambil menunjukkan kuitansi pembayaran.

"Persebaya bukan milik saya, saya sudah berkorban banyak. Siapa yang pahlawan sekarang, apakah yang ngomong ngawur itu pahlawan. Saya sudah berkorban banyak," tegasnya. (ant/end)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT