
Bola.net - Meksiko sebetulnya memiliki peluang untuk menang lebih meyakinkan saat menghadapi Afrika Selatan pada laga pembuka Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca, Jumat (12/6/2026) dini hari WIB. Meski menguasai pertandingan dan menang 2-0, hasil akhir itu dinilai belum sepenuhnya mencerminkan jalannya laga.
Pelatih Javier Aguirre menilai timnya terlalu banyak membuang peluang, terutama pada babak pertama ketika Meksiko tampil dominan. Menurutnya, efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah meski tiga poin berhasil diamankan.
Beberapa peluang yang gagal berbuah gol juga memicu reaksi kurang puas dari sebagian suporter di tribun. Aguirre memahami ekspektasi publik yang ingin melihat tim tuan rumah meraih kemenangan dengan skor lebih besar.
Seperti apa penilaian Aguirre mengenai performa Meksiko? Dan tantangan apa yang dihadapi para pemain El Tri di laga pembuka Piala Dunia 2026.
Dominasi yang Belum Maksimal

Menurut Aguirre, Meksiko sudah menunjukkan permainan yang sesuai dengan rencana. Timnya mampu mengontrol pertandingan dan menekan lawan hampir sepanjang laga.
Namun, dominasi itu tidak diimbangi ketajaman di depan gawang. Sejumlah peluang bersih gagal dimanfaatkan sehingga skor tidak berkembang lebih jauh.
"Pertandingan ini seharusnya berakhir 4-0 dan saya rasa tidak ada yang akan mempersoalkannya," ungkap Aguirre.
"Fans berhak menyampaikan ketidakpuasan mereka, tetapi yang paling penting bagi kami adalah berhasil meraih tiga poin," tambahnya.
Beban Emosional di Stadion Azteca

Aguirre juga menyoroti faktor mental yang memengaruhi penampilan timnya. Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri di Stadion Azteca, menurutnya, menghadirkan tekanan yang tidak ringan.
Ia melihat sejumlah pemain tampil lebih tegang dari biasanya. Bahkan, tekanan emosional itu berdampak pada kondisi fisik dan menyebabkan beberapa pemain mengalami kram selama pertandingan.
"Atmosfer di sini luar biasa dan membuat kaki sedikit gemetar," kata Aguirre.
"Dalam 25 pertandingan terakhir, kami tidak pernah mengalami situasi seperti ini. Kali ini ada tiga pemain yang mengalami kram karena faktor emosional," jelasnya.
Menatap Laga Kontra Korea Selatan
Setelah meraih kemenangan perdana, fokus Meksiko kini beralih ke laga berikutnya melawan Korea Selatan di Guadalajara pada 18 Juni. Aguirre tidak ingin timnya terlena oleh hasil positif atau terlalu cepat menghitung peluang di klasemen.
Di saat yang sama, kartu merah yang diterima Cesar Montes memaksa Meksiko melakukan penyesuaian di lini belakang. Aguirre telah menyiapkan Edson Alvarez untuk mengisi posisi yang ditinggalkan bek tengah tersebut.
"Edson akan bermain sebagai bek tengah karena Cesar mendapat kartu merah," ujar Aguirre.
"Saat ini pertandingan melawan Korea adalah yang paling penting. Kami hanya fokus untuk terus berkembang dan tampil lebih baik dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya," pungkasnya.
Meksiko kini bersiap menghadapi ujian berikutnya dengan target meningkatkan efektivitas serangan. Setelah menghadapi Korea Selatan, El Tri akan menutup fase grup dengan laga melawan Republik Ceko pada 24 Juni, sebuah pertandingan yang bisa menjadi ukuran konsistensi mereka di turnamen ini.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 26 Juli 2026 20:58Rodri, Arsitek Kejayaan Manchester City yang Sulit Ditandingi
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 27 Juli 2026 16:58Buntut Kontroversi, Timnas Italia Batal Pekerjakan Andrea Pirlo
SOROT
-
Liputan6 27 Juli 2026 18:58Infografis 10 Provinsi dengan Jumlah PHK Terbanyak
-
Liputan6 27 Juli 2026 18:43Kemendagri Dorong Bulog dan Pemda Gencarkan Pangan Murah
-
Liputan6 27 Juli 2026 18:38Polisi Usut Jejak Geng Motor Terkait Tewasnya Satpam di Waduk Jatiluhur
-
Liputan6 27 Juli 2026 18:33Menteri P2MI Ungkap Penyebab Ribuan WNI Pilih Pindah Warga Negara
-
Liputan6 27 Juli 2026 18:24Prabowo Minta Kampus dan PT PAL Bangun Industri Perkapalan Nasional
-
Liputan6 27 Juli 2026 18:14Keluarga Sutrimo Diminta Lapor Polisi Jika Temukan Kejanggalan
MOST VIEWED
Kata-Kata Pertama Jurgen Klopp usai Jadi Pelatih Jerman: Jangan Ganggu Keluarga Saya atau Saya Mundur!
Andrea Pirlo Selangkah Lagi Latih Timnas Italia, Dikontrak hingga Piala Dunia 2030
Bukan Piala Dunia 2030, Ini Target Pertama Andrea Pirlo di Timnas Italia
Nicolas Otamendi Pensiun dari Timnas Argentina usai Piala Dunia 2026
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308641/original/099343100_1785153624-Generated_image_2__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308627/original/099272900_1785152617-WhatsApp_Image_2026-07-27_at_18.26.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307389/original/005535400_1785026192-WhatsApp_Image_2026-07-25_at_16.50.36.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299573/original/010273000_1784265735-1000379515.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302187/original/020726000_1784536360-Screenshot_2026-07-20_at_15.30.41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308334/original/005435400_1785137531-64336.jpg)

