Pemain PSM dan Suporter Mengunjungi Makam Ramang
Editor Bolanet | 2 November 2012 14:27
- Dalam rangkaian ulang tahun PSM Makassar yang ke-97 tahun, manajemen bersama suporter menggelar berbagai kegiatan. Agenda pertama diawali dengan berziarah ke makam legenda sepakbola PSM dan Indonesia, Ramang, di Pemakaman Islam Panaikang, Jumat (02/11).
Ratusan suporter dari berbagai kelompok-kelompok suporter yang bergabung dalam PSM Fans Club hadir dalam acara ziarah tersebut. Beberapa pemain muda juga nampak hadir dalam rombongan, sedangkan pemain-pemain senior seperti Andi Oddang dan Syamsul Chaeruddin tidak terlihat.
Sedangkan manajemen diwakili oleh Media Officer, Andi Widya Syadzwina. Pelatih Petar Segrt tidak bisa bergabung karena baru tiba di Jakarta. Semoga di ulang tahunnya yang ke-97, PSM bisa makin sukses ke depannya dan PSM bisa kembali berjaya di sepakbola tanah air, lanjut Wina, sebelum acara tabur bunga.
Saya senang karena suporter mau bekerja sama dalam memeriahkan ulang tahun PSM. Semoga ini awal dari kebangkitan PSM dan bersatunya para suporter, tuturnya.
“Saya dulu sempat berpikiran negatif dengan suporter sepakbola karena pernah mengalami kejadian buruk dihadang suporter di jalan. Tapi, setelah saya mengenal lebih dalam lagi, terutama saat saya terlibat dalam manajemen, ternyata tidak semua suporter PSM berperilaku buruk. Justru mereka sangat kreatif,” ungkapnya.
Sementara perwakilan Fans Club dari kelompok suporter Ayam Jantan dari Timur, Daeng Uki, tidak bisa menyembunyikan rasa harunya karena bahagia melihat suporter telah bersatu. Ia berharap, ke depan tidak ada lagi sekat-sekat antar suporter.
Kita memang berbeda nama dan warna baju, tapi kita adalah suporter yang tujuannya untuk memberikan dukungan kepada tim PSM. Sudah lama saya memimpikan suporter bersatu dan semoga kebersamaan kita ini bisa langgeng di masa mendatang, kata Daeng Uki.
Ramang merupakan salah satu legenda sepakbola PSM Makassar dan namanya harum sampai ke kancah sepakbola dunia. Pria yang lahir tahun 1928 dan wafat 1987 itu, merupakan inspirator bagi pemain-pemain PSM yang pantang menyerah di lapangan.
Semoga, para pemain muda PSM yang hadir dalam ziarah tersebut maupun yang tidak datang, bisa makin termotivasi dan mengikuti jejak Ramang menjadi legenda PSM maupun sepakbola Indonesia ke depannya, ujar Wina. (nda/mac)
Ratusan suporter dari berbagai kelompok-kelompok suporter yang bergabung dalam PSM Fans Club hadir dalam acara ziarah tersebut. Beberapa pemain muda juga nampak hadir dalam rombongan, sedangkan pemain-pemain senior seperti Andi Oddang dan Syamsul Chaeruddin tidak terlihat.
Sedangkan manajemen diwakili oleh Media Officer, Andi Widya Syadzwina. Pelatih Petar Segrt tidak bisa bergabung karena baru tiba di Jakarta. Semoga di ulang tahunnya yang ke-97, PSM bisa makin sukses ke depannya dan PSM bisa kembali berjaya di sepakbola tanah air, lanjut Wina, sebelum acara tabur bunga.
Saya senang karena suporter mau bekerja sama dalam memeriahkan ulang tahun PSM. Semoga ini awal dari kebangkitan PSM dan bersatunya para suporter, tuturnya.
“Saya dulu sempat berpikiran negatif dengan suporter sepakbola karena pernah mengalami kejadian buruk dihadang suporter di jalan. Tapi, setelah saya mengenal lebih dalam lagi, terutama saat saya terlibat dalam manajemen, ternyata tidak semua suporter PSM berperilaku buruk. Justru mereka sangat kreatif,” ungkapnya.
Sementara perwakilan Fans Club dari kelompok suporter Ayam Jantan dari Timur, Daeng Uki, tidak bisa menyembunyikan rasa harunya karena bahagia melihat suporter telah bersatu. Ia berharap, ke depan tidak ada lagi sekat-sekat antar suporter.
Kita memang berbeda nama dan warna baju, tapi kita adalah suporter yang tujuannya untuk memberikan dukungan kepada tim PSM. Sudah lama saya memimpikan suporter bersatu dan semoga kebersamaan kita ini bisa langgeng di masa mendatang, kata Daeng Uki.
Ramang merupakan salah satu legenda sepakbola PSM Makassar dan namanya harum sampai ke kancah sepakbola dunia. Pria yang lahir tahun 1928 dan wafat 1987 itu, merupakan inspirator bagi pemain-pemain PSM yang pantang menyerah di lapangan.
Semoga, para pemain muda PSM yang hadir dalam ziarah tersebut maupun yang tidak datang, bisa makin termotivasi dan mengikuti jejak Ramang menjadi legenda PSM maupun sepakbola Indonesia ke depannya, ujar Wina. (nda/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Akhir Pekan Ini, Pemain PSM Sudah Tanda Tangan Kontrak
Bola Indonesia 22 Januari 2014, 15:10
-
PSM: Pekan Ini Manajemen Bakal Selesaikan Kontrak Pemain
Bola Indonesia 20 Januari 2014, 17:10
-
Jadwal Rilis, PSM Terpaksa Ubah Agenda Tim
Bola Indonesia 17 Januari 2014, 20:15
-
Skuat PSM Makassar Akan Diperkenalkan Januari 2014
Bola Indonesia 28 Desember 2013, 19:08
-
Lolos Verifikasi Sementara, PSM Gembira
Bola Indonesia 11 Desember 2013, 16:16
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








