Pemerintah Serahkan Penyelesaian Dualisme Kepada FIFA
Editor Bolanet | 10 Desember 2012 14:47
- Pemerintah memutuskan untuk menyerahkan penyelesaian masalah kisruh PSSI dan KPSI kepada FIFA. Langkah ini dianggap oleh pejabat sementara Menpora Agung Laksono sebagai tindakan tepat untuk menghindari sanksi yang lebih berat.
Pemerintah khawatir intervensi berlebihan malah justru akan semakin memperburuk keadaan. Sebelumnya ada upaya dari Menpora (saat masih dijabat Andi Mallarangeng) untuk menyatukan dua kelompok yang bertikai saat ini.
Namun baik PSSI dan KPSI gagal mencapai titik temu hingga masing-masing menggelar kongres. Padahal batas tenggat waktu dari FIFA untuk menyelesaikan masalah sepak bola Indonesia jatuh pada hari ini (10/12).
Jika dua kongres tersebut tidak sesuai dengan isi dan semangat MoU Kuala Lumpur 2012, penilaian keabsahan dan hasil kongres itu diserahkan kepada FIFA selaku organisasi tertinggi persepakbolaan dunia, ucap Agung Laksono menyikapi dua kubu yang sedang bertikai saat ini.
Pemerintah sebenarnya berusaha memenuhi permintaan FIFA untuk menyelesaikan masalah organisasi sepak bola Indonesia. Akan tetapi, pemerintah tidak dalam kapasitas melarang ataupun mendukung salah satu kubu.
Penyelesaian dualisme kami serahkan kepada kedua pihak yang bersikukuh dengan keputusannya masing-masing, pungkas Agung. (ant/mac)
Pemerintah khawatir intervensi berlebihan malah justru akan semakin memperburuk keadaan. Sebelumnya ada upaya dari Menpora (saat masih dijabat Andi Mallarangeng) untuk menyatukan dua kelompok yang bertikai saat ini.
Namun baik PSSI dan KPSI gagal mencapai titik temu hingga masing-masing menggelar kongres. Padahal batas tenggat waktu dari FIFA untuk menyelesaikan masalah sepak bola Indonesia jatuh pada hari ini (10/12).
Jika dua kongres tersebut tidak sesuai dengan isi dan semangat MoU Kuala Lumpur 2012, penilaian keabsahan dan hasil kongres itu diserahkan kepada FIFA selaku organisasi tertinggi persepakbolaan dunia, ucap Agung Laksono menyikapi dua kubu yang sedang bertikai saat ini.
Pemerintah sebenarnya berusaha memenuhi permintaan FIFA untuk menyelesaikan masalah organisasi sepak bola Indonesia. Akan tetapi, pemerintah tidak dalam kapasitas melarang ataupun mendukung salah satu kubu.
Penyelesaian dualisme kami serahkan kepada kedua pihak yang bersikukuh dengan keputusannya masing-masing, pungkas Agung. (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Konsisten di Jalur Emas, Indonesia Lampaui Target Harian SEA Games 2025
Olahraga Lain-Lain 15 Desember 2025, 16:55
-
Bonus Emas SEA Games 2025 Tembus Rp1 Miliar, Menpora Erick: Bukti Cinta Presiden Prabowo
News 12 Desember 2025, 15:36
LATEST UPDATE
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







