Pemprov DKI Ambil Alih Saham Persija, PT LI Harapkan Jadi Role model
Editor Bolanet | 7 Februari 2015 22:46
- CEO PT Liga Indonesia (PT LI), Joko Driyono, mendukung penuh rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mengambil alih kepemilikan saham Persija Jakarta di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2015.
Dikatakan Joko Driyono, langkah tersebut tidak melanggar aturan di kompetisi sepak bola Indonesia. Bahkan, dilanjutkannya, PT LI dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) concern agar klub memiliki visi konsisten terhadap pengembangan industri olahraga, khususnya sepak bola.
Tentu, pengambilan keputusan di sepak bola jauh berbeda dengan industri lain. Tidak ada rambu krusial tentang hal tersebut dan menjadi kewenangan pemegang saham yang lama. Jika pemegang saham lama mempertimbangkan masuknya owner baru lewat jual beli saham dan itu memberi prospek bagus untuk klub dan perusahaan, maka menjadi domain klub, tuturnya.
Lebih jauh diterangkan Joko Driyono, jika Pemprov ingin masuk bahkan menjadi owner melalui kepemilikan saham, menjadi hal yang sangat menarik. Sebab, pengambilalihan saham oleh Pemprov bisa menjadi contoh.
Apalagi, jika Pemprov akhirnya mengembangkan perkerjaannya dan tidak hanya mengelola operasional klub saja. Ini bisa jadi role model jika sinergi antara pemerintah daerah dengan klub sepak bola dalam bentuk kepemilikan saham, imbuhnya.
Bisa jadi role model yang bisa dicontoh sekalipun kami pahami mekanisme pengambilan keputusan harus menjadi kepemilikan bukan private lagi, tapi pemerintah daerah, pungkasnya. (esa/gia)
Dikatakan Joko Driyono, langkah tersebut tidak melanggar aturan di kompetisi sepak bola Indonesia. Bahkan, dilanjutkannya, PT LI dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) concern agar klub memiliki visi konsisten terhadap pengembangan industri olahraga, khususnya sepak bola.
Tentu, pengambilan keputusan di sepak bola jauh berbeda dengan industri lain. Tidak ada rambu krusial tentang hal tersebut dan menjadi kewenangan pemegang saham yang lama. Jika pemegang saham lama mempertimbangkan masuknya owner baru lewat jual beli saham dan itu memberi prospek bagus untuk klub dan perusahaan, maka menjadi domain klub, tuturnya.
Lebih jauh diterangkan Joko Driyono, jika Pemprov ingin masuk bahkan menjadi owner melalui kepemilikan saham, menjadi hal yang sangat menarik. Sebab, pengambilalihan saham oleh Pemprov bisa menjadi contoh.
Apalagi, jika Pemprov akhirnya mengembangkan perkerjaannya dan tidak hanya mengelola operasional klub saja. Ini bisa jadi role model jika sinergi antara pemerintah daerah dengan klub sepak bola dalam bentuk kepemilikan saham, imbuhnya.
Bisa jadi role model yang bisa dicontoh sekalipun kami pahami mekanisme pengambilan keputusan harus menjadi kepemilikan bukan private lagi, tapi pemerintah daerah, pungkasnya. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Malaysia Masters 2026, 19-24 Mei 2026
Bulu Tangkis 19 Mei 2026, 08:41
LATEST EDITORIAL
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13


















