Musim Depan! Klub Wajib Bermain di Stadion yang Didaftarkan di Super League atau Diancam Pengurangan Poin

Bola.net - Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, menyatakan bahwa penggunaan stadion oleh klub Super League musim depan akan mengacu penuh pada data yang tercantum dalam proses lisensi klub. Klub tidak lagi diperbolehkan menggunakan stadion yang sebelumnya hanya dipakai untuk memenuhi syarat administrasi lisensi.
Pada musim-musim sebelumnya, masih ada klub yang memperoleh lisensi dengan stadion tertentu meski venue tersebut tidak dipakai secara stabil saat kompetisi berjalan. Situasi itu dinilai sudah tidak bisa diterapkan lagi mulai musim depan.
Asep menjelaskan bahwa stadion yang didaftarkan dalam lisensi klub akan menjadi acuan utama selama kompetisi berlangsung. Oleh karena itu, setiap klub wajib memainkan laga kandangnya di arena yang memang telah tercantum dalam dokumen resmi lisensi.
"Ada beberapa klub yang mendapatkan stadion yang mereka tidak memainkan, tapi karena memenuhi standar, didapatkanlah," ujar Asep kepada wartawan.
"Nah, kita tidak bisa lagi seperti itu di musim ini sehingga klub-klub yang mendapatkan secara reguler di musim ini, di stadionnya, itu adalah yang akan digunakan di musim yang akan datang," katanya menambahkan.
Sesuai Domisili Klub

Ketentuan tersebut juga berkaitan dengan domisili klub yang sudah terdaftar secara administratif di masing-masing wilayah. Klub diwajibkan melapor kepada Asprov setempat dan menjadikan domisili itu sebagai dasar penggunaan stadion.
"Iya, ada kan dalam domisilinya itu, ada proses administrasi secara regional didaftarkan, ada domisili, ada kaitannya juga dengan lapor dengan Asprov setempat, maka itu menjadi landasan kita untuk klub memainkan stadion sesuai dengan yang didaftarkan di klub lisensi. Itu saja," tegas Asep.
Penjelasan itu kemudian memunculkan pertanyaan terkait kondisi beberapa klub yang selama ini bermarkas di luar kota asalnya. Salah satunya adalah PSM Makassar yang beberapa musim terakhir kerap menggunakan stadion di luar Makassar untuk laga kandang.
"Iya, dia harus pulang. Kalau pun tidak bisa, pasti kan ada sanksi. Memulai kompetisi dengan poin minus, bisa jadi. Potensi ya, saya bilang sekali lagi kalau soal ini kan potensi poin karena bicara regulasi sudah menyampaikan seperti itu, maka kalau tidak memenuhi yang A, ya ada potensi pengurangan," bebernya.
Kasus Persija vs Persib di Samarinda

Di sisi lain, Asep juga menyinggung kasus pemindahan lokasi pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung yang sempat digelar di Samarinda. Menurutnya, perpindahan lokasi itu masuk dalam kategori keadaan darurat atau force majeure.
Ia menilai bahwa perpindahan venue dalam waktu yang sangat mepet membuat operator kompetisi tidak memiliki banyak pilihan lain. Karena itu, keputusan tersebut diambil berdasarkan situasi yang terjadi di lapangan.
"Yang mana? Yang di Samarinda? Ya karena kalau enggak force majeure atau situasi memang tak terhindarkan kan tidak mungkin juga di sisa empat hari kita baru pindah. Jadi itu juga salah satu yang juga fakta di lapangan yang kita hadapi seperti itu," imbuh Asep.
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 14 Mei 2026 19:46Jadwal BRI Super League 2026/2027 Molor, Kick-off September
-
Bola Indonesia 14 Mei 2026 19:29Persib Bandung Berduka, Ibunda Bojan Hodak Meninggal Dunia
LATEST UPDATE
-
Voli 15 Mei 2026 09:46Hasil Lengkap AVC Men's Champions League 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 14 Mei 2026 19:46Jadwal BRI Super League 2026/2027 Molor, Kick-off September
-
indonesia 14 Mei 2026 19:29Persib Bandung Berduka, Ibunda Bojan Hodak Meninggal Dunia
-
indonesia 14 Mei 2026 11:46Prediksi BRI Super League: PSBS vs Arema FC 15 Mei 2026
-
indonesia 14 Mei 2026 11:27Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Persebaya 15 Mei 2026
SOROT
-
Liputan6 15 Mei 2026 09:48WNA Dijambret di Bundaran HI, Korban Sampai Tersungkur
-
Liputan6 15 Mei 2026 09:45Kisah Heroik Suster Melisa Terobos Api Demi Selamatkan 19 Anak Panti
MOST VIEWED
Layvin Kurzawa Tumbang di Momen Kritis: Persib Bandung Kehilangan Mantan Bintang PSG Saat Perburuan Gelar
Drawing Piala Presiden 2026 Liga 4 Nasional: Tim yang Dilatih Bio Paulin Dapat Grup Sulit di Babak 64 Besar
Skenario Persib Juara BRI Super League pada Pekan ke-33: Menang di Parepare, Borneo FC Kalah di Jepara
Skenario Persis Solo Degradasi di Pekan ke-33 BRI Super League: Kalah dari Dewa United, Madura United Menang atas PSIM
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas...
Jose Mourinho ke Real Madrid Lagi? 7 Pelatih yang ...
10 Pelatih Terbaik yang Siap Jadi Rebutan Klub Eli...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5915174/original/090705700_1778813740-WhatsApp_Image_2026-05-15_at_09.36.01.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5915225/original/019633600_1778813769-1002038259.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5872145/original/094599300_1778772945-WhatsApp_Image_2026-05-14_at_21.52.13.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5459359/original/011920200_1767159488-Kapolda_Metro_Jaya_Irjen_Pol_Asep_Edi_Suheri.jpeg)

