Penampilan Persitara PT LPIS Dinilai Belum Solid
Editor Bolanet | 22 Januari 2012 23:32
- Laga kandang perdana Persitara Jakarta Utara menghadapi PSP Padang pada kompetisi Divisi Utama gelaran PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS), memang baru terjadi pada pekan depan, 28 Januari. Meski begitu, kubu Persitara tidak mau berleha-leha. Tim pelatih Laskar si Pitung- julukan Persitara-Persitara, semakin mantap menyiapkan pasukannya.
Tim pelatih Persitara yang dikomandoi Izak J.D Sahetapy diminta segera membereskan semua permasalahan skuad timnya. Sebab, dalam bentrok yang rencananya dihelat di Stadion Tugu, Jakarta Utara tersebut, kubu Laskar si Pitung berambisi mengamankan poin di kandang.
Seperti diungkapkan Komisaris PT Persitara Jakarta Utara, Sutrisno, kemenangan menjadi harga mati buat Tantan dan kawan-kawan ketika menjamu PSP Padang. Kemenangan, bukan sekadar untuk memperbaiki peringkat Persitara di klasemen sementara Grup I kompetisi Divisi Utama yang dioperatori PT LPIS.
Tetapi, lanjut Sutrisno, kemenangan yang diraih Tantan dan kawan-kawan nanti, sekaligus untuk menyuguhkan rasa bangga masyarakat Jakarta Utara terhadap tim kebanggaannya.
Ini laga perdana kami di depan masyarakat Jakarta Utara. Tentu, mereka datang (ke stadion) berharap timnya menang, tutur pria asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur tersebut kepada Bola.net.
Sementara itu, pelatih Persitara Izak J.D Sahetapy membenarkan bahwa performa skuad timnya masih jauh dari harapan. Sebab itu, sebelum laga digelar, tim pelatih akan berusaha membenahi semuanya. Pelatih yang akrab disapa Dody mengungkapkan, ada beberapa masalah teknis yang menjadi fokus utamanya. Harus diakui bahwa tim ini belum solid. Maklum, karena ada beberapa pemain yang baru bergabung. Tapi kami tetap harus dibenahi sebelum pertandingan nanti, aku Dody.
Dody mengungkapkan, hasil evaluasi dari dua laga tandang sebelumnya (melawan Persikota dan Persikabo), skuad timnya masih permasalahan di lini belakang dan depan. Menurutnya, pemain belakang belum solid dalam menghalau serangan lawan.
Terutama saat mengantisipasi bola lambung baik dari tendangan bebas atau penjuru. Para pemain belakang kami masih kebingungan menjaga pemain lawan yang berada di dalam kotak penalti, tuturnya.
Demikian juga dengan para penyerang. Dody mengatakan, mereka dinilai masih belum memahami karakter masing-masing pemain. Misalnya, Laskar si Pitung mempunyai dua striker dengan kelebihan bermain yang berbeda. Yakni, satu memiliki kecepatan, dan yang satu berpostur tinggi.
Kami punya Tantan yang memiliki kecepatan. Semestinya, setiap pemain akan memberikan bola ke Tantan bukan umpan lambung, tapi terobosan. Striker kami yang lain berpostur tinggi. Kalau dapat tendangan penjuru, arahkan kepada dia, tandasnya.
Karena dianggap sebagai masalah teknis paling utama, maka Dody mengaku, dua masalah itu akan menjadi prioritas untuk dibereskan. Seperti berlatih di Stadion Tugu, Jakarta Jumat lalu, selain mengadaptasikan anak asuhnya dengan lapangan, Dody mengasah kesigapan para pemain belakang menghalau bola. Sedangkan untuk lini depan, diasah ketajamannya dalam membobol gawang. (esa/rev)
Tim pelatih Persitara yang dikomandoi Izak J.D Sahetapy diminta segera membereskan semua permasalahan skuad timnya. Sebab, dalam bentrok yang rencananya dihelat di Stadion Tugu, Jakarta Utara tersebut, kubu Laskar si Pitung berambisi mengamankan poin di kandang.
Seperti diungkapkan Komisaris PT Persitara Jakarta Utara, Sutrisno, kemenangan menjadi harga mati buat Tantan dan kawan-kawan ketika menjamu PSP Padang. Kemenangan, bukan sekadar untuk memperbaiki peringkat Persitara di klasemen sementara Grup I kompetisi Divisi Utama yang dioperatori PT LPIS.
Tetapi, lanjut Sutrisno, kemenangan yang diraih Tantan dan kawan-kawan nanti, sekaligus untuk menyuguhkan rasa bangga masyarakat Jakarta Utara terhadap tim kebanggaannya.
Ini laga perdana kami di depan masyarakat Jakarta Utara. Tentu, mereka datang (ke stadion) berharap timnya menang, tutur pria asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur tersebut kepada Bola.net.
Sementara itu, pelatih Persitara Izak J.D Sahetapy membenarkan bahwa performa skuad timnya masih jauh dari harapan. Sebab itu, sebelum laga digelar, tim pelatih akan berusaha membenahi semuanya. Pelatih yang akrab disapa Dody mengungkapkan, ada beberapa masalah teknis yang menjadi fokus utamanya. Harus diakui bahwa tim ini belum solid. Maklum, karena ada beberapa pemain yang baru bergabung. Tapi kami tetap harus dibenahi sebelum pertandingan nanti, aku Dody.
Dody mengungkapkan, hasil evaluasi dari dua laga tandang sebelumnya (melawan Persikota dan Persikabo), skuad timnya masih permasalahan di lini belakang dan depan. Menurutnya, pemain belakang belum solid dalam menghalau serangan lawan.
Terutama saat mengantisipasi bola lambung baik dari tendangan bebas atau penjuru. Para pemain belakang kami masih kebingungan menjaga pemain lawan yang berada di dalam kotak penalti, tuturnya.
Demikian juga dengan para penyerang. Dody mengatakan, mereka dinilai masih belum memahami karakter masing-masing pemain. Misalnya, Laskar si Pitung mempunyai dua striker dengan kelebihan bermain yang berbeda. Yakni, satu memiliki kecepatan, dan yang satu berpostur tinggi.
Kami punya Tantan yang memiliki kecepatan. Semestinya, setiap pemain akan memberikan bola ke Tantan bukan umpan lambung, tapi terobosan. Striker kami yang lain berpostur tinggi. Kalau dapat tendangan penjuru, arahkan kepada dia, tandasnya.
Karena dianggap sebagai masalah teknis paling utama, maka Dody mengaku, dua masalah itu akan menjadi prioritas untuk dibereskan. Seperti berlatih di Stadion Tugu, Jakarta Jumat lalu, selain mengadaptasikan anak asuhnya dengan lapangan, Dody mengasah kesigapan para pemain belakang menghalau bola. Sedangkan untuk lini depan, diasah ketajamannya dalam membobol gawang. (esa/rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Prancis Vs Irak 23 Juni 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 23:30
-
Thomas Partey Bisa Main Melawan Inggris
Piala Dunia 22 Juni 2026, 23:06
-
Tempat Menonton Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026, 23 Juni 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 23:00
-
AI Tempatkan Norwegia sebagai Kuda Hitam Utama di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:42
-
Piala Dunia 2026: Keluhan Pelatih soal Fotografer Berlanjut
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:35
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Austria 23 Juni 2026
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:30
-
Piala Dunia 2026: Mengapa VAR Terasa Lebih Baik Dibanding Premier League?
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:14
-
Manchester United Fix Beli Bek Kiri Baru, Ini Target Utamanya
Liga Inggris 22 Juni 2026, 22:13
-
Ghana dan Peluang Meredam Inggris
Piala Dunia 22 Juni 2026, 22:03
-
Kabar Baik MU! Klub Inggris Ini Siap Tebus Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juni 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28






