
Bola.net - Piala Dunia 2026 telah berlangsung sejak 11 Juni dan sejumlah tim mulai menunjukkan kapasitas mereka di fase grup. Di tengah persaingan yang semakin ketat, Norwegia masih menjadi salah satu negara yang paling banyak diperbincangkan sebagai calon pemberi kejutan.
Pandangan tersebut berasal dari analisis perusahaan pemantauan media dan hubungan masyarakat APA-Comm. Studi itu menempatkan Norwegia sebagai kuda hitam utama berdasarkan jawaban dari sejumlah sistem kecerdasan buatan.
Temuan tersebut menarik karena muncul saat Piala Dunia 2026 sedang berjalan. Artinya, prediksi yang sebelumnya dibuat kini mulai diuji melalui hasil pertandingan di lapangan.
Norwegia Pimpin Daftar Kuda Hitam Versi AI
Dalam penelitian itu, model AI seperti ChatGPT, Google AI Mode, dan Perplexity menerima 25 pertanyaan mengenai kandidat kuda hitam Piala Dunia 2026. Negara-negara unggulan juara sengaja tidak dimasukkan ke dalam daftar penilaian.
Norwegia mengumpulkan 548 penyebutan dan berada di posisi teratas. Jepang berada sangat dekat dengan 547 penyebutan, sedangkan Maroko menempati peringkat ketiga dengan 529 penyebutan.
Sistem AI menilai Norwegia memiliki kualitas individu yang mampu mengancam tim-tim besar. Faktor utama yang banyak muncul adalah keberadaan Erling Haaland dan performa tim yang meyakinkan dalam perjalanan menuju turnamen.
Jepang juga mendapatkan penilaian tinggi berkat disiplin taktik dan kemampuan transisi permainan yang cepat. Sementara itu, Maroko dinilai memiliki fondasi kuat untuk kembali mencatatkan hasil positif di panggung dunia.
Kolombia berada di posisi keempat dengan 357 penyebutan. Ekuador dan Austria melengkapi enam besar dengan masing-masing 288 dan 242 penyebutan.
Hasil AI Perlu Ditempatkan dalam Konteks
APA-Comm menjelaskan bahwa jawaban dari sistem AI generatif tidak selalu konsisten. Respons yang muncul dapat memperlihatkan bagaimana istilah dan bobot penilaian tertentu memengaruhi prioritas sebuah topik.
Karena itu, hasil analisis AI tidak dapat dijadikan acuan tunggal untuk memprediksi perjalanan sebuah tim. Performa di lapangan tetap menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan di Piala Dunia 2026.
"Hasil AI harus selalu dilihat secara kritis dan diberikan konteks, karena sistem AI rentan terhadap halusinasi," tulis APA-Comm. Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa prediksi teknologi perlu dipadukan dengan analisis sepak bola yang lebih luas.
Meski demikian, Norwegia, Jepang, dan Maroko masih dianggap memiliki peluang besar untuk menjadi kejutan selama Piala Dunia 2026 berlangsung. Ketiga tim kini memiliki kesempatan membuktikan bahwa prediksi AI tidak sekadar angka dalam sebuah studi.
Sumber: Anadolu Agency
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 12 Agustus 2026 11:513 Alasan Rodri Tolak Real Madrid dan Pilih Barcelona
-
Liga Inggris 11 Agustus 2026 23:24Demi Instruksi Taktik, Erling Haaland Tak Bisa Jadi Kapten Manchester City!
-
Piala Dunia 11 Agustus 2026 15:40Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
-
Liga Spanyol 7 Agustus 2026 20:04Rodri Pilih Barcelona, Awal Keputusan Itu Ternyata Terjadi Saat Piala Dunia
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 12 Agustus 2026 11:21Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
-
piala dunia 12 Agustus 2026 07:06Bukan Gaji, Ini Alasan Arne Slot Menolak Jadi Pelatih Timnas Belanda
-
piala dunia 11 Agustus 2026 15:40Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
-
piala dunia 10 Agustus 2026 08:12Gianni Infantino Diserang Javier Tebas, Era Presiden FIFA Dinilai Sudah Berakhir
SOROT
-
Liputan6 12 Agustus 2026 22:36MK Tegaskan Hanya Presiden dan Wapres yang Bisa Laporkan Penghinaan
-
Liputan6 12 Agustus 2026 22:15Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Korupsi Transfer Pricing PT TPL
-
Liputan6 12 Agustus 2026 21:56Nadiem Singgung Era Eks Jampidsus Febrie di Sidang Banding
-
Liputan6 12 Agustus 2026 20:29Tri Tito Karnavian Dorong Transformasi Posyandu Perkuat Pelayanan 6 Bidang SPM
-
Liputan6 12 Agustus 2026 20:19Polisi Dalami Pihak Lain di Balik Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras
-
Liputan6 12 Agustus 2026 19:52Infografis 11 Stasiun LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/2827786/original/043886600_1560420251-20190613-Kondisi-Gedung-MK-Jelang-Sidang-Perselisihan-Hasil-Pilpres-2019-TEBE-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322646/original/051037800_1786547740-73653.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322639/original/062213800_1786546611-IMG_2944.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322614/original/032290200_1786541358-WhatsApp_Image_2026-08-12_at_20.17.27.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322604/original/064075700_1786540761-WhatsApp_Image_2026-08-12_at_20.18.24.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322577/original/037200500_1786539130-0dbaafdf-482c-4284-baa4-9fa9de266821.jpg)
