Pengamen Jalanan Sambangi Kantor PSSI
Editor Bolanet | 7 November 2012 15:24
- Komunitas pengamen jalanan yang memanfaatkan transportasi Kereta Rangkaian Listrik (KRL) se-Jabodetabek, Grup Rel Pemusik Jalanan, menggelar aksi damai di depan kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Rabu (07/11) siang.
Berbeda dengan aksi-aksi sebelumnya yang kerap dilakukan kelompok suporter atau organisasi sepak bola, kali ini dilakukan lebih menghibur. Yakni, dengan melantunkan lagu-lagu yang diciptakan sendiri, diantaranya 'Dukung Timnas'. Secara kompak, mereka membesut gitar, vionil, cello, drum bass, snare drumm.
Inilah yang kami bisa lakukan untuk mendukung tim nasional Indonesia, yakni memainkan alat musik ataupun bernyanyi. Kami hanya ingin melihat timnas bersatu tanpa ada konflik, ujar koordinator aksi, Fariawan Supriatmono.
Adanya dualisme timnas, membuat kami menangis. Namun, baru kali ini kami berani menyuarakan apa yang menjadi keprihatinan kami kepada PSSI dan pihak-pihak lainya semoga bisa ikut mendengar, tuturnya seraya menambahkan biasa mengamen di jalur Serpong- Palmerah- Tanah Abang .
Ke depannya Fariawan berharap, tidak boleh ada lagi dua Timnas. Pasalnya, hal tersebut akan menimbulkan kebingungan dari masyarakat dalam memberikan dukungan. Sepanjang yang kami ketahui, timnas di negara manapun hanya satu. Begitupun di Indonesia, tidak boleh ada dua, ujarnya.
Menurutnya lagi, semoga bisa bertemu dan menyampaikan unek-unek seputar sepak bola nasional dengan pengurus PSSI. Langkah tersebut diharapkannya, dapat membantu penyelesaian dari masalah yang kini masih berlangsung.
(esa/mac)
Berbeda dengan aksi-aksi sebelumnya yang kerap dilakukan kelompok suporter atau organisasi sepak bola, kali ini dilakukan lebih menghibur. Yakni, dengan melantunkan lagu-lagu yang diciptakan sendiri, diantaranya 'Dukung Timnas'. Secara kompak, mereka membesut gitar, vionil, cello, drum bass, snare drumm.
Inilah yang kami bisa lakukan untuk mendukung tim nasional Indonesia, yakni memainkan alat musik ataupun bernyanyi. Kami hanya ingin melihat timnas bersatu tanpa ada konflik, ujar koordinator aksi, Fariawan Supriatmono.
Adanya dualisme timnas, membuat kami menangis. Namun, baru kali ini kami berani menyuarakan apa yang menjadi keprihatinan kami kepada PSSI dan pihak-pihak lainya semoga bisa ikut mendengar, tuturnya seraya menambahkan biasa mengamen di jalur Serpong- Palmerah- Tanah Abang .
Ke depannya Fariawan berharap, tidak boleh ada lagi dua Timnas. Pasalnya, hal tersebut akan menimbulkan kebingungan dari masyarakat dalam memberikan dukungan. Sepanjang yang kami ketahui, timnas di negara manapun hanya satu. Begitupun di Indonesia, tidak boleh ada dua, ujarnya.
Menurutnya lagi, semoga bisa bertemu dan menyampaikan unek-unek seputar sepak bola nasional dengan pengurus PSSI. Langkah tersebut diharapkannya, dapat membantu penyelesaian dari masalah yang kini masih berlangsung.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday
Tim Nasional 9 Juni 2026, 18:31
-
Link Live Streaming FIFA Matchday: Timnas Indonesia vs Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 18:01
-
Nonton Live Streaming FIFA Matchday 2026: Indonesia vs Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 17:55
-
Timnas Indonesia Diingatkan Tetap Waspada Saat Hadapi Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 16:22
LATEST UPDATE
-
Guillermo Ochoa, Ikon Timnas Meksiko di Piala Dunia
Piala Dunia 9 Juni 2026, 20:31
-
3 Tim kuda hitam di Piala Dunia 2026: Norwegia Punya Erling Haaland!
Piala Dunia 9 Juni 2026, 20:30
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 19:58
-
Daftar 48 Negara Peserta Piala Dunia 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 19:45
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Brasil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:51
-
Pembagian Grup Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:40
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19










