Penggawa Arema Buat Video Kampanye Setop Rasisme
Serafin Unus Pasi | 21 Agustus 2019 21:56
Bola.net - Para penggawa Arema FC tak mau ketinggalan dalam upaya memerangi rasisme, yang belakangan kembali marak di Indonesia. Untuk mengampanyekan antrirasisme, bintang-bintang klub berlogo singa mengepal tersebut membuat sebuah video pendek.
Hamka Hamzah dan kawan-kawan melakukan pengambilan gambar untuk video tersebut di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Rabu (22/08), sebelum latihan. Tak hanya pemain, tim pelatih Arema pun turut serta dalam video ini.
Video berdurasi 12 detik ini dibuka dengan gambar kibaran bendera Merah Putih. Kemudian, gambar menyorot para penggawa dan tim pelatih Arema FC yang mengatakan, "Kami, keluarga besar Arema FC, mengucapkan: Stop Rasis. Kita semua Indonesia."
Menurut salah seorang penggawa Arema yang ikut dalam deklarasi ini, Ikhfanul Alam, video deklarasi ini merupakan ide sang kapten, Hamka Hamzah. Video ini, menurut Alam, merupakan bentuk harapan penggawa Arema FC agar masalah rasisme yang belakangan ini melanda Indonesia bisa lekas tuntas.
"Karena kami semua, keluarga besar Arema, ingin Indonesia lekas kembali kondusif," ucap Alam.
Belakangan ini, Indonesia kembali diguncang masalah rasisme. Hal ini berawal dari persekusi pada mahasiswa Papua di sejumlah daerah, termasuk Kota Malang.
Insiden persekusi dan sentimen rasisme ini memancing perhatian sejumlah pihak. Tak kurang dari Presiden Joko Widodo sudah berkomentar soal hal ini.
Bagaimana para penggawa Arema mengelola keberagaman di antara mereka? Simak di bawah ini.
Berpatokan pada Salam Satu Jiwa
Alam menyebut, keberagaman tak hanya ada dalam lingkup Indonesia. Di Arema, menurut pria yang juga berstatus prajurit Brimob ini, juga terdapat keberagaman. Klub ini diisi pemain dengan berbagai latar belakang suku dan agama. Namun, kondisi ini tak membuat Arema terpecah belah, terutama oleh rasisme.
"Kami memang berasal dari beragam suku, tapi kami merupaka satu keluarga. Ini seperti salam kami, Salam Satu Jiwa," tegas Alam.
"Selain itu, kekeluargaan di Arema sangat luar biasa. Tidak pernah ada cerita kami membeda-bedakan pergaulan berdasar suku," tandasnya.
Memanusiakan Manusia
Sementara itu, Asisten Pelatih Arema, Kuncoro, menyebut bahwa sudah sejak lama Arema menerapkan azas kebhinekaan. Mereka, sambung pria berusia 46 tahun tersebut, tak pernah membeda-bedakan seseorang berdasar latar belakang suku, ras, atau agamanya.
"Bagi kami, semua adalah saudara. Prinsipnya, kami hanya berusaha berbuat baik pada siapa pun, tanpa memandang latar belakangnya," kata Kuncoro.
"Di Arema, sudah ada contoh bagaimana tim ini dibangun oleh beragam suku, termasuk Papua. Sejarah kami pun tak lepas dari pemain Papua. Jangan dianggap orang lain. Mereka sesama manusia yang harus diperlakukan secara baik," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Duka, Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Tutup Usia
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 18:32
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



