Penuhi Undangan PT LI, Arema Presentasi di Hadapan FIFA
Editor Bolanet | 16 Desember 2013 19:22
- Arema Cronus memenuhi undangan PT Liga Indonesia untuk melakukan presentasi di depan perwakilan FIFA sore ini.
Presentasi terkait lima aspek verifikasi mulai dari pembinaan usia dini, legal, infrastruktur, finansial,dan personil administration. Perwakilan FIFA diwakili Frederick, Director Program Performance FIFA, didampingi Liem, Technical Development FIFA, James Johnson, Asociate Departmen Governant League FIFA, dan dari AFC adalah Sanjeevan Balasinggam selaku Director Member Asssociation AFC. Sementara, dari pihak Arema hadir direktur Ruddy Widodo, manager bisnis Fuad Ardiansyah, manager legal Eko Prasetyo dan Media Officer Sudarmaji.
Manajemen Arema menjelaskan secara detail tentang lima aspek penunjang klub. FIFA sempat terkejut ketika Arema menyinggung tentang Aremania, karena mereka telah banyak mendengar Aremania yang sudah mendunia. Tak heran bila dalam setiap laganya, stadion penuh oleh Aremania, bahkan kata Frederick, dia juga telah mendengar dari utusan AFC, Aremania banyak berada di berbagai negara, seperti Jepang, Arab dan beberapa negara Eropa.
Perwakilan FIFA lainya, James Johnson memuji lima aspek yang dimiliki manajemen Arema, karena terbilang berpeluang untuk terus dikembangkan menjadi klub profesional dan menjadi rujukan tim lain, dan verifikasi setiap tahun harus dilakukan dan ditingkatkan kualitasnya. Sebab, lima aspek itu, ditambahkan James Johnson, sudah terbilang lengkap. Mulai pembinaan usia dini, infrastruktur sampai ke sponsorship.
Sementara, Direktur Arema Cronus, Ruddy Widodo, merasa bangga bisa mempresentasikan di depan FIFA di tengah kontroversi terkait verifikasi. Menurut Ruddy, pihaknya mengakui ada kekurangan, tapi dengan banyak hal yang disampaikan FIFA bisa memotivasi Arema agar lebih baik.
Di lain sisi kita dianggap kurang dalam verifikasi, tapi di lain sisi kita justru diminta PT Liga Indonesia, mewakili semua klub ISL untuk presentasi di depan FIFA. Jadi, sebenarnya secara jujur Arema harusnya menjadi rujukan klub terbaik dalam penilaian lima aspek yang dimiliki klub, ujar Ruddy Widodo.
Dalam kesempatan itu, Arema juga meminta agar FIFA sering melakukan pelatihan dan seminar untuk pengembangan bisnis klub, peningkatan SDM dan pembinaan usia dini melalui kompetisi yang rutin. Di akhir presentasi, manajemen Arema menyerahkan dokumen verifikasi dan company profile, serta jersey resmi, maskot Singo Edan, dan merchandise lainnya, agar FIFA lebih mengenal Arema lebih dalam. (prl/dzi)
Presentasi terkait lima aspek verifikasi mulai dari pembinaan usia dini, legal, infrastruktur, finansial,dan personil administration. Perwakilan FIFA diwakili Frederick, Director Program Performance FIFA, didampingi Liem, Technical Development FIFA, James Johnson, Asociate Departmen Governant League FIFA, dan dari AFC adalah Sanjeevan Balasinggam selaku Director Member Asssociation AFC. Sementara, dari pihak Arema hadir direktur Ruddy Widodo, manager bisnis Fuad Ardiansyah, manager legal Eko Prasetyo dan Media Officer Sudarmaji.
Manajemen Arema menjelaskan secara detail tentang lima aspek penunjang klub. FIFA sempat terkejut ketika Arema menyinggung tentang Aremania, karena mereka telah banyak mendengar Aremania yang sudah mendunia. Tak heran bila dalam setiap laganya, stadion penuh oleh Aremania, bahkan kata Frederick, dia juga telah mendengar dari utusan AFC, Aremania banyak berada di berbagai negara, seperti Jepang, Arab dan beberapa negara Eropa.
Perwakilan FIFA lainya, James Johnson memuji lima aspek yang dimiliki manajemen Arema, karena terbilang berpeluang untuk terus dikembangkan menjadi klub profesional dan menjadi rujukan tim lain, dan verifikasi setiap tahun harus dilakukan dan ditingkatkan kualitasnya. Sebab, lima aspek itu, ditambahkan James Johnson, sudah terbilang lengkap. Mulai pembinaan usia dini, infrastruktur sampai ke sponsorship.
Sementara, Direktur Arema Cronus, Ruddy Widodo, merasa bangga bisa mempresentasikan di depan FIFA di tengah kontroversi terkait verifikasi. Menurut Ruddy, pihaknya mengakui ada kekurangan, tapi dengan banyak hal yang disampaikan FIFA bisa memotivasi Arema agar lebih baik.
Di lain sisi kita dianggap kurang dalam verifikasi, tapi di lain sisi kita justru diminta PT Liga Indonesia, mewakili semua klub ISL untuk presentasi di depan FIFA. Jadi, sebenarnya secara jujur Arema harusnya menjadi rujukan klub terbaik dalam penilaian lima aspek yang dimiliki klub, ujar Ruddy Widodo.
Dalam kesempatan itu, Arema juga meminta agar FIFA sering melakukan pelatihan dan seminar untuk pengembangan bisnis klub, peningkatan SDM dan pembinaan usia dini melalui kompetisi yang rutin. Di akhir presentasi, manajemen Arema menyerahkan dokumen verifikasi dan company profile, serta jersey resmi, maskot Singo Edan, dan merchandise lainnya, agar FIFA lebih mengenal Arema lebih dalam. (prl/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48















