Perfoma PSIS Semarang Belum Stabil, Dragan Djukanovic Beberkan Penyebabnya
Gia Yuda Pradana | 9 Maret 2022 09:07
Bola.net - PSIS Semarang belum menunjukkan performa yang stabil di BRI Liga 1 2021/2022. Ketidakstabilan itu terlihat terutama ketika kompetisi memasuki putaran kedua.
Klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu bahkan hanya meraih dua kali kemenangan sejak pekan ke-18. Sisanya, PSIS menelan 5 kekalahan dan 5 hasil imbang.
Padahal di awal-awal kompetisi, PSIS Semarang tampil cukup menjanjikan. Bahkan beberapa kali sempat memimpin klasemen sementara.
Menurut pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic, ada sejumlah faktor yang membuat timnya begitu sulit untuk tampil konsisten. Baik faktor teknis maupun non teknis.
Untuk mengetahui lebih lanjut faktor apa saja yang dimaksud Dragan Djukanovic, scroll ke bawah ya Bolaneters.
Masalah Covid-19

Salah satu penyebab PSIS belum bisa konsisten karena adanya gangguan Covid-19. Karena itu, tim tidak bisa turun dengan skuad yang komplet.
"Tim telah berubah dibandingkan musim lalu dan kami memiliki masalah besar dengan Covid-19," katanya kepada Bola.net.
Bahkan karena badai Covid-19, PSIS terpaksa harus turun dengan skuad terbatas dalam beberapa pertandingan. Tim pelatih menjadi tidak punya banyak pilihan.
Tak Bisa Dampingi Tim

Bahkan, gara-gara Covid-19, Dragan tidak bisa mendampingi tim dalam beberapa pertandingan. Dia tidak bisa leluasa memberikan arahan kepada pemainnya.
"Saya tidak suka mencari alasan, tapi itulah kenyataannya. Saya belum pulih dari COVID-19, saya belum bekerja dengan tim selama 2 minggu," jelas Dragan.
"Ini semua adalah masalah nyata yang dimiliki tim," tegas juru taktik asal Serbia tersebut.
Selama ini, dia hanya bisa menyampaikan program melalui para asistennya. Karena mereka yang mendampingi tim di lapangan.
Finishing Jadi Problem

Selain faktor non teknis, Dragan mengakui bahwa finishing menjadi masalah PSIS Semarang. Keberadaan striker anyar tak banyak membantu tim.
"Tentu saja masalah yang kita miliki karena kurangnya pencetak gol yang berkualitas," Dragan menambahkan.
"Kami menyelesaikan 4 pertandingan dengan hasil 0-0, jadi jika kami hanya mencetak 1 gol, itu minimal 10 poin lagi," paparnya.
Lakukan Analisis

Sementara, untuk masalah pertahanan, Dragan masih belum bisa banyak berkomentar. Dia akan melakukan analisis terlebih dahulu.
"Kami akan menganalisis semua itu di akhir kompetisi, ada 5 pertandingan lagi," lanjut Dragan.
"Kami harus membuat analisis serius untuk siap musim depan karena akan sangat sulit," pungkasnya.
Klasemen BRI Liga 1
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Jadwal Siaran Langsung BRI Liga 1 di Indosiar Pekan Ini, 9-12 Maret 2022
Prediksi BRI Liga 1: Madura united vs Barito Putera 9 Maret 2022
Prediksi BRI Liga 1: Persela Lamongan vs Persikabo 1973 9 Maret 2022
Persela vs Persikabo 1973, Gian Zola: Laga Penentu Nasib
Sulit Menang, Persela Tetap Pertahankan Ciri Khas Permainan Kontra Persikabo 1973
Persija Targetkan Kemenangan di 6 Laga Sisa BRI Liga 1 2021/2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
Alfeandra Dewangga Terima Sambutan Hangat dari Skuad Arema FC
Bola Indonesia 6 Juli 2026, 19:51
LATEST UPDATE
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Ubah Peta Ekonomi Sepak Bola Global
Piala Dunia 21 Juli 2026, 19:40
-
Baru Punya Satu Bek Kiri, Persib Bakal Mafaatkan Fleksibelitas Pemain
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:26
-
Singapura Umumkan Skuad Resmi, Siap Tebar Ancaman di Piala AFF 2026
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 19:02
-
Marcus Rashford Ikut Tur Pramusim Manchester United di Irlandia
Liga Inggris 21 Juli 2026, 19:00
-
3 Cara Xabi Alonso Memaksimalkan Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 21 Juli 2026, 18:18
-
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Otomotif 21 Juli 2026, 18:02
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












