Persebaya Bangun Kebersamaan Tim di IIC 2014
Editor Bolanet | 9 Januari 2014 10:51
- Manager-coach Persebaya, Rahmad Darmawan memandang positif gelaran turnamen pra musim, Inter Island Cup (IIC) 2014. Menurut Rahmad, IIC 2014 adalah ajang untuk memupuk semangat kebersamaan pemainnya.
Meski sudah memanaskan mesin sejak pertengahan November 2013 lalu, kebersamaan tim Persebaya belum terlihat betul. Bahkan menurut penuturan sumber di internal tim, terjadi gap antara para pemain senior dengan pemain muda.
Ditambah lagi Rahmad sebagai head coach baru baru bisa menangani tim secara langsung di akhir Desember. Sebelumnya, Rahmad disibukkan dengan aktivtas di Timnas U-23 yang turun pada SEA Games Myanmar 2013.
Melalui turnamen IIC 2014, Rahmad mencoba memupuk semangat kebersamaan di timnya. Oleh karena itu, ia bersyukur karena Surabaya gagal sebagai tuan rumah. Hingga akhirnya PT Liga Indonesia memindahkan host Grup Jawa 3 ke Stadion Brawijaya Kediri.
Justru lebih bagus kalau main di Surabaya. Hitung-hitung kita bangun kebersamaan di tim ini, tutur pelatih yang musim lalu menangani Arema Cronous ini.
Rahmad menjelaskan, dengan bermain di luar Surabaya, maka seluruh pemain akan tinggal dalam satu penginapan. Sehingga mereka bisa saling mengenal. Kalau di Surabaya, mereka bisa menginap di mana saja, sambung pelatih yang berdomisili di Kebumen, Jawa Tengah ini.
Bergabung di Grup Jawa 3, Persebaya akan bersaing dengan Persik Kediri, Persegres dan Persiba Bantul. Minggu, 12 Januari pukul 15.30, Persebaya terlebih dulu meladeni perlawanan Persiba Bantul. Setelah lawan Persiba, Persebaya hanya punya waktu sehari untuk istirahat.
Sebab, pada Senin, 13 Januari pukul 15.30, pasukan Rahmad Darmawan ditantang Persegres. Pada pertandingan terakhir yang dilangsungkan, Rabu, 15 Januari sore, Persebaya akan bertemu sesama tim promosi, Persik Kediri.
Sementara itu, asisten manajer Persebaya, Amran Said Ali mengungkapkan, Greg Nwokolo dan kawan-kawan akan bertolak ke Kediri, Jumat (10/1) besok. Berangkat besok siang setelah Shalat Jumat, Mas, tutup Amran. [initial]
(faw/mac)
Meski sudah memanaskan mesin sejak pertengahan November 2013 lalu, kebersamaan tim Persebaya belum terlihat betul. Bahkan menurut penuturan sumber di internal tim, terjadi gap antara para pemain senior dengan pemain muda.
Ditambah lagi Rahmad sebagai head coach baru baru bisa menangani tim secara langsung di akhir Desember. Sebelumnya, Rahmad disibukkan dengan aktivtas di Timnas U-23 yang turun pada SEA Games Myanmar 2013.
Melalui turnamen IIC 2014, Rahmad mencoba memupuk semangat kebersamaan di timnya. Oleh karena itu, ia bersyukur karena Surabaya gagal sebagai tuan rumah. Hingga akhirnya PT Liga Indonesia memindahkan host Grup Jawa 3 ke Stadion Brawijaya Kediri.
Justru lebih bagus kalau main di Surabaya. Hitung-hitung kita bangun kebersamaan di tim ini, tutur pelatih yang musim lalu menangani Arema Cronous ini.
Rahmad menjelaskan, dengan bermain di luar Surabaya, maka seluruh pemain akan tinggal dalam satu penginapan. Sehingga mereka bisa saling mengenal. Kalau di Surabaya, mereka bisa menginap di mana saja, sambung pelatih yang berdomisili di Kebumen, Jawa Tengah ini.
Bergabung di Grup Jawa 3, Persebaya akan bersaing dengan Persik Kediri, Persegres dan Persiba Bantul. Minggu, 12 Januari pukul 15.30, Persebaya terlebih dulu meladeni perlawanan Persiba Bantul. Setelah lawan Persiba, Persebaya hanya punya waktu sehari untuk istirahat.
Sebab, pada Senin, 13 Januari pukul 15.30, pasukan Rahmad Darmawan ditantang Persegres. Pada pertandingan terakhir yang dilangsungkan, Rabu, 15 Januari sore, Persebaya akan bertemu sesama tim promosi, Persik Kediri.
Sementara itu, asisten manajer Persebaya, Amran Said Ali mengungkapkan, Greg Nwokolo dan kawan-kawan akan bertolak ke Kediri, Jumat (10/1) besok. Berangkat besok siang setelah Shalat Jumat, Mas, tutup Amran. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Reza Arya Jadi Pahlawan!
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 23:18
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
-
Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 20:00
-
Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
Piala Dunia 5 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
-
Tinggalkan Al Hilal, Karim Benzema Tak Akan Gabung Barcelona
Liga Spanyol 5 September 2026, 18:10
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51







