Persebaya Langsung Pecat Djadjang Nurdjaman Saat Turun dari Bus
Yaumil Azis | 11 Agustus 2019 15:19
Bola.net - Persebaya Surabaya enggan menunda keputusannya memecat sang pelatih, Djadjang Nurdjaman. Kabar tersebut terkuak beberapa saat setelah pengumuman pemecatannya beredar luas pada hari Sabtu (10/8/2019).
Pengumuman itu hanya berselang beberapa jam setelah Persebaya melakoni laga pekan ke-13 Shopee Liga 1 2019 kontra Madura United. Di laga itu, tim Bajul Ijo menelan hasil seri 2-2 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu sore.
Hasil itulah yang membuat Persebaya memutus kontrak pelatih yang karib disapa Djanur itu. Sebelumnya, Djanur telah menjadi sasaran amarah suporter dan mendapat ultimatum dari manajemen dengan rentetan hasil buruk Persebaya.
Setelah pertandingan, bus rombongan Persebaya yang berisi pemain, jajaran pelatih, hingga keluarga pemain diadang oleh Bonek. Bus tersebutlah yang menjadi saksi bisu pemecatan Djanur pada Sabtu malam.
“Saya turun dari bus langsung disampaikan oleh manajer (bahwa diberhentikan dari Persebaya,” kata Djanur kepada Bola.com, Minggu pagi (11/8/2019).
Kabar ini terbilang mengejutkan mengingat Persebaya Surabaya tidak kalah melawan Madura United. Sebelum pertandingan juga tidak muncul tanda-tanda bahwa Djanur bakal dipecat jika gagal menang lagi.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Ultimatum 2 Kali
Djanur sudah dua kali mendapat ultimatum dari manejemen setelah rentetan hasil negatif beberapa laga gagal menang. Beruntung, dua kali dia lolos dari lubang jarum dengan membawa Persebaya bangkit meraih kemenangan.
“Saya juga mohon maaf dan terima kasih atas kerja sama selama ini. Saya langsung pulang ke Bandung hari ini,” imbuh pelatih berusia 60 tahun itu.
Sebenarnya, pertanda ini terlihat saat Djanur bersama stoper Andri Muliadi menjalani konferensi pers setelah pertandingan. Selama memberi pernyataan, mata Djanur terlihat merah dan beberapa kali memilih menunduk. Andri juga sempat terisak menahan tangis.
Sumber: Bola.com/Aditya Wany - ditulis pada 11 Agustus 2019
Penulis: Yaumil Azis
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
-
BRI Super League: Dilepas Arema FC, Yann Motta Percaya Rencana Tuhan
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:59
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06











