Persebaya Pantang Terpeleset Lagi
Editor Bolanet | 21 Februari 2014 08:06
- haus tiga angka. Demi mendongkrak posisi di klasemen serta menghapus dahaga, Persebaya menargetkan kemenangan kala bersua Persiba Bantul, Sabtu (22/2) malam di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.
Kalah dari Persela dengan skor 0-3, lalu imbang 1-1 melawan Persiram Raja Ampat membuat Persebaya kehilangan lima angka secara cuma-cuma. Bak jatuh tertimpa tangga, Persebaya harus menerima hukuman pengurangan tiga poin dari komisi disiplin (Komdis) FIFA.
Alhasil, Persebaya tertahan di peringkat delapan klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) 2014 dengan raihan empat poin. Seharusnya Persebaya mengumpulkan tujuh poin (hasil dari dua kemenangan dan satu seri), namun oleh Komdis FIFA poin Persebaya dikurangi tiga karena tunggakan gaji pemain di musim sebelumnya.
Hukuman dari FIFA itu harus membuat pemain lebih semangat lagi dalam pertandingan agar bisa mengatrol posisi di klasemen. Sekarang kami benar-benar masuk dalam pertandingan yang kami harapkan untuk menang, tandas Amran Said Ali, asisten manajer Persebaya.
Melihat catatan statistik, Persebaya memang diuntungkan dan diyakini bisa mengalahkan Persiba Bantul dengan mudah. Sebab, dari tiga pertandingan di ISL 2014, anak asuh Sajuri Syahid belum pernah menang. Laskar Sultan Agung baru mendapat satu hasil imbang dan dua kekalahan beruntun. Terakhir, Persiba dilibas PSM Makassar empat gol tanpa balas.
Saat bersua Persiba di ajang Inter Island Cup (IIC) 2014 di Kediri, Januari lalu, Persebaya menang 2-0. Kapten Greg Nwokolo memborong dua gol pada menit ke-29 dan 70. Yang harus dicatat, pada pertandingan itu, Persiba bermain cukup baik dan berulang kali merepotkan pertahanan Persebaya. Sayang saat itu mereka belum memiliki penyerang bagus.
Saat ini, Persiba memiliki dua pemain asing, yakni Emile Mbamba dan Ngon A Djam. Persiba juga punya penyerang lokal Ugik Sugianto, Jejen Zainal Abidin dan M Isnaini. Namun, dari tiga laga, baru Jejen yang sudah menyumbangkan satu gol untuk Sultan Agung.
Kemenangan menjadi wajib saat menjamu Persiba Bantul nanti. Tidak ada alasan lagi untuk mendapatkan hasil seri lagi atau kalah. Jangan sampai kita malah dipermalukan tamu yang baru saja babak belur, tutup Amran. (faw/gia)
Kalah dari Persela dengan skor 0-3, lalu imbang 1-1 melawan Persiram Raja Ampat membuat Persebaya kehilangan lima angka secara cuma-cuma. Bak jatuh tertimpa tangga, Persebaya harus menerima hukuman pengurangan tiga poin dari komisi disiplin (Komdis) FIFA.
Alhasil, Persebaya tertahan di peringkat delapan klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) 2014 dengan raihan empat poin. Seharusnya Persebaya mengumpulkan tujuh poin (hasil dari dua kemenangan dan satu seri), namun oleh Komdis FIFA poin Persebaya dikurangi tiga karena tunggakan gaji pemain di musim sebelumnya.
Hukuman dari FIFA itu harus membuat pemain lebih semangat lagi dalam pertandingan agar bisa mengatrol posisi di klasemen. Sekarang kami benar-benar masuk dalam pertandingan yang kami harapkan untuk menang, tandas Amran Said Ali, asisten manajer Persebaya.
Melihat catatan statistik, Persebaya memang diuntungkan dan diyakini bisa mengalahkan Persiba Bantul dengan mudah. Sebab, dari tiga pertandingan di ISL 2014, anak asuh Sajuri Syahid belum pernah menang. Laskar Sultan Agung baru mendapat satu hasil imbang dan dua kekalahan beruntun. Terakhir, Persiba dilibas PSM Makassar empat gol tanpa balas.
Saat bersua Persiba di ajang Inter Island Cup (IIC) 2014 di Kediri, Januari lalu, Persebaya menang 2-0. Kapten Greg Nwokolo memborong dua gol pada menit ke-29 dan 70. Yang harus dicatat, pada pertandingan itu, Persiba bermain cukup baik dan berulang kali merepotkan pertahanan Persebaya. Sayang saat itu mereka belum memiliki penyerang bagus.
Saat ini, Persiba memiliki dua pemain asing, yakni Emile Mbamba dan Ngon A Djam. Persiba juga punya penyerang lokal Ugik Sugianto, Jejen Zainal Abidin dan M Isnaini. Namun, dari tiga laga, baru Jejen yang sudah menyumbangkan satu gol untuk Sultan Agung.
Kemenangan menjadi wajib saat menjamu Persiba Bantul nanti. Tidak ada alasan lagi untuk mendapatkan hasil seri lagi atau kalah. Jangan sampai kita malah dipermalukan tamu yang baru saja babak belur, tutup Amran. (faw/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Reza Arya Jadi Pahlawan!
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 23:18
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Kalah dari Betis, Mourinho Bingung
Liga Spanyol 5 September 2026, 08:52
-
5 Hal Menarik dari Kemenangan Pertama Liverpool di Premier League Musim Ini
Liga Inggris 5 September 2026, 08:46
-
Rating Pemain Real Madrid saat Tersungkur di Markas Real Betis: Sebuah Kontradiksi
Liga Spanyol 5 September 2026, 08:30
-
Rating Pemain Liverpool saat Tundukkan Ipswich: Kolaborasi Maut Isak dan Gakpo
Liga Inggris 5 September 2026, 08:21
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 08:09
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 5 September 2026, 08:07
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 08:05
-
Jadwal BRI Super League 2026/27: Menjelang Pertandingan Persib vs PSM di Vidio
Bola Indonesia 5 September 2026, 07:58
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 5 September 2026, 07:07
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 07:05
-
Man of the Match Betis vs Madrid: Alvaro Valles
Liga Spanyol 5 September 2026, 06:58
-
Man of the Match Ipswich vs Liverpool: Alexander Isak
Liga Inggris 5 September 2026, 06:51
-
Hasil Betis vs Madrid: Los Blancos Takluk!
Liga Spanyol 5 September 2026, 06:27
-
Hasil Ipswich vs Liverpool: 2 Gol Cepat Isak Bawa The Reds Raih Kemenangan Perdana
Liga Inggris 5 September 2026, 06:19
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




