Persebaya Terapkan Tes Medis Usai Seleksi
Editor Bolanet | 29 September 2012 09:10
- Persebaya Surabaya tak mau main-main dalam merekrut pemainnya. Klub berjuluk Bajul Ijo itu akan menerapkan tes medis pada mereka-mereka yang lolos tahapan seleksi.
Klub kebanggaan Arek-Arek Suroboyo ini rupanya mendapatkan pelajaran berharga saat melakukan tes medis pada Ibrahima Iyane Thiam lalu. Mereka hampir saja mengikat pemain asal Senegal itu pada bursa transfer tengah musim Indonesian Premier League (IPL) lalu. Namun, usai menjalani tes medis, Persebaya enggan merekrutnya. Sebab, ditemukan cedera engkel dari hasil scan tes medis tersebut.
Kami tak mau kejadian seperti Ibrahima terulang. Skill bagus, postur oke, tapi ternyata punya cedera kambuhan, terang Media Officer Persebaya, Ram Surahman pada semalam, Jumat (28/9).
Ia membantah kalau tes medis ini hanyalah gaya-gayaan Persebaya agar seperti klub-klub Eropa. Sebagai klub profesional, ini adalah prosedur. Ini juga bisa menjadi acuan saat negosiasi kontrak pemain, jelas Ram.
Menguatkan apa yang dikatakan Ram, pelatih Ibnu Grahan menegaskan bahwa tes medis diterapkan kepada semua pemain yang lolos seleksi. Para pemain tetap tak boleh jemawa dulu, meski mereka bagus di seleksi dua hari yang dimulai sore nanti itu.
Lokal, asing, baru atau lama, semua sama. Tetap kami tes medis. Masuk laboratorium, scan, dan kami lihat dulu ada cedera apa tidak, tegas Ibnu. (fjr/dzi)
Klub kebanggaan Arek-Arek Suroboyo ini rupanya mendapatkan pelajaran berharga saat melakukan tes medis pada Ibrahima Iyane Thiam lalu. Mereka hampir saja mengikat pemain asal Senegal itu pada bursa transfer tengah musim Indonesian Premier League (IPL) lalu. Namun, usai menjalani tes medis, Persebaya enggan merekrutnya. Sebab, ditemukan cedera engkel dari hasil scan tes medis tersebut.
Kami tak mau kejadian seperti Ibrahima terulang. Skill bagus, postur oke, tapi ternyata punya cedera kambuhan, terang Media Officer Persebaya, Ram Surahman pada semalam, Jumat (28/9).
Ia membantah kalau tes medis ini hanyalah gaya-gayaan Persebaya agar seperti klub-klub Eropa. Sebagai klub profesional, ini adalah prosedur. Ini juga bisa menjadi acuan saat negosiasi kontrak pemain, jelas Ram.
Menguatkan apa yang dikatakan Ram, pelatih Ibnu Grahan menegaskan bahwa tes medis diterapkan kepada semua pemain yang lolos seleksi. Para pemain tetap tak boleh jemawa dulu, meski mereka bagus di seleksi dua hari yang dimulai sore nanti itu.
Lokal, asing, baru atau lama, semua sama. Tetap kami tes medis. Masuk laboratorium, scan, dan kami lihat dulu ada cedera apa tidak, tegas Ibnu. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya Segera Perkenalkan Penyerang Asing Pengganti Jose Wilkson
Bola Indonesia 7 Januari 2022, 18:30
-
Aturan Vaksin Dua Kali Bisa Merugikan Persebaya
Bola Indonesia 27 Agustus 2021, 22:12
-
Persebaya Harap Kewajiban Vaksinasi Benar-Benar Dikaji oleh LIB
Bola Indonesia 19 Agustus 2021, 15:51
-
Liga 1 2021 Ditunda, Persebaya Ingatkan Potensi Kerugian Klub
Bola Indonesia 29 Juni 2021, 20:39
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Timnas Indonesia vs Oman: Audero Jago, Romeny Sakti
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
-
FIFA Matchday: Indonesia Bantai Oman, Thailand Gagal Kalahkan Kuwait
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47











