Persebaya vs Arema Lanjut Extra Time
Editor Bolanet | 25 Januari 2015 20:51
- Karena belum ada gol hingga 90 menit waktu normal usai, pertandingan derby Jawa Timur (Jatim) antara dengan Arema Cronus di semifinal SCM Cup 2015, Minggu (25/1) malam ini harus dilanjut dengan extra time.
Persebaya memang sempat menebar ancaman pada menit ketiga melalui Evan Dimas. Tapi selepas itu kendali permainan dipegang oleh pemain Arema. Hingga 20 menit awal babak pertama, skuat besutan bermainan dominan. Utamanya di lini tengah.
Percobaan dilakukan Gede Sukadana pada menit ke-21. Namun sepakannya hanya melambung jauh di atas mistar. Dominasi Arema belum terbantahkan hingga setengah jam paruh pertama berjalan. Praktis Persebaya lebih banyak bertahan.
Momen kebangkitan Persebaya terjadi setelah kemelut diciptakan Evan Dimas lewat eksekusi tendangan bebasnya pada menit ke-32. Setelah itu, perlahan tapi pasti Persebaya mulai merambat masuk ke pertahanan Arema.
Pergerakan Siswanto, Evan Dimas, Ilham Udin dan Fandi Eko Utomo cukup merepotkan twin tower Arema, Fabiano Beltrame dan Victor Igbonefo. Fandi hampir menjebol gawang Singo Edan pada menit ke-45. Sayang headingnya masih bisa ditepis kiper Kadek Wardana. Skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Persebaya membuka kesempatan lewat umpan terobosan Evan kepada Ilham Udin Armaiyn pada menit ke-52. Sayang shooting Ilham sangat lemah dan bisa dibaca dengan mudah oleh Kadek Wardana.
Arema membalas melalui Samsul Arif di menit ke-64. Tapi bola melambung jauh di atas gawang Jandri Pitoy. Hingga menit ke-70, Arema sudah melakukan dua pergantian, yakni Novian Dani dan Dendi Santoso. Sedangkan Persebaya menurunkan Prince Kabir Bello dan Asep Berlian.
Tendangan bebas dilepaskan Bustomi di menit ke-77. Tapi bola lebih mengarah ke kiper Jandri Pitoy. Untuk menambah daya dobrak, Arema menurunkan Yao Ruddy menggantikan Samsul Arif pada menit ke-83. Sedangkan Persebaya memainkan Wage Dwi Aryo menggantikan Siswanto.
Tekanan dilakukan Dendi Santoso. Sayang bola menyamping di kiri gawang. Hingga lima menit menjelang laga usai, kedua tim belum mampu mencetak angka. Peluang-peluang yang mereka ciptakan dapat dengan mudah dimentahkan tim lawan.
Dua kemelut terjadi di muka gawang Arema di masa injury time. Kans pertama diciptakan David Bala. Tapi bisa ditepis kiper Kadek Wardana. Sedangkan gol Firly dianulir karena ia melakukan handsball. (faw/dim)
Persebaya memang sempat menebar ancaman pada menit ketiga melalui Evan Dimas. Tapi selepas itu kendali permainan dipegang oleh pemain Arema. Hingga 20 menit awal babak pertama, skuat besutan bermainan dominan. Utamanya di lini tengah.
Percobaan dilakukan Gede Sukadana pada menit ke-21. Namun sepakannya hanya melambung jauh di atas mistar. Dominasi Arema belum terbantahkan hingga setengah jam paruh pertama berjalan. Praktis Persebaya lebih banyak bertahan.
Momen kebangkitan Persebaya terjadi setelah kemelut diciptakan Evan Dimas lewat eksekusi tendangan bebasnya pada menit ke-32. Setelah itu, perlahan tapi pasti Persebaya mulai merambat masuk ke pertahanan Arema.
Pergerakan Siswanto, Evan Dimas, Ilham Udin dan Fandi Eko Utomo cukup merepotkan twin tower Arema, Fabiano Beltrame dan Victor Igbonefo. Fandi hampir menjebol gawang Singo Edan pada menit ke-45. Sayang headingnya masih bisa ditepis kiper Kadek Wardana. Skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Persebaya membuka kesempatan lewat umpan terobosan Evan kepada Ilham Udin Armaiyn pada menit ke-52. Sayang shooting Ilham sangat lemah dan bisa dibaca dengan mudah oleh Kadek Wardana.
Arema membalas melalui Samsul Arif di menit ke-64. Tapi bola melambung jauh di atas gawang Jandri Pitoy. Hingga menit ke-70, Arema sudah melakukan dua pergantian, yakni Novian Dani dan Dendi Santoso. Sedangkan Persebaya menurunkan Prince Kabir Bello dan Asep Berlian.
Tendangan bebas dilepaskan Bustomi di menit ke-77. Tapi bola lebih mengarah ke kiper Jandri Pitoy. Untuk menambah daya dobrak, Arema menurunkan Yao Ruddy menggantikan Samsul Arif pada menit ke-83. Sedangkan Persebaya memainkan Wage Dwi Aryo menggantikan Siswanto.
Tekanan dilakukan Dendi Santoso. Sayang bola menyamping di kiri gawang. Hingga lima menit menjelang laga usai, kedua tim belum mampu mencetak angka. Peluang-peluang yang mereka ciptakan dapat dengan mudah dimentahkan tim lawan.
Dua kemelut terjadi di muka gawang Arema di masa injury time. Kans pertama diciptakan David Bala. Tapi bisa ditepis kiper Kadek Wardana. Sedangkan gol Firly dianulir karena ia melakukan handsball. (faw/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming BRI Super League: Persebaya vs Persib Bandung Hari Ini
Bola Indonesia 2 Maret 2026, 16:19
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persib 2 Maret 2026
Bola Indonesia 1 Maret 2026, 20:06
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Akhirnya Punya SIM, Tertangkap Nyetir Mobil Mini di Paris
Bolatainment 7 Maret 2026, 00:17
-
Prediksi Milan vs Inter 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 23:13
-
Prediksi Genoa vs Roma 9 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 22:45
-
Manchester United Diam-diam Protes Jadwal Liga Inggris, Ada Masalah Apa?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:46
-
Prediksi Athletic Club vs Barcelona 8 Maret 2026
Liga Spanyol 6 Maret 2026, 21:36
-
Prediksi Newcastle vs Man City 8 Maret 2026
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:21
-
Prediksi Juventus vs Pisa 8 Maret 2026
Liga Italia 6 Maret 2026, 21:10
-
Tempat Menonton Wolves vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 21:00













