Persela Fokus Matangkan Strategi Musim Depan
Editor Bolanet | 27 Januari 2015 20:50
- Asisten pelatih Persela Lamongan, Didik Ludiyanto mengungkapkan bahwa usai urusan kontrak pemain beres, timnya akan fokus untuk mematangkan taktik dan strategi musim depan.
Setelah saya serahkan rekomendasi pemain ke manajemen, tahap selanjutnya adalah fokus pada persiapan tim. Yakni, menata kondisi fisik pemain serta mematangkan strategi. Apalagi, kalau nanti datang pelatih baru, tentu akan ada adaptasi lagi, terangnya.
Dalam penilaiannya, Laskar Joko Tingkir- julukan Persela- mengalami banyak perkembang. Misalnya saja, seputar gaya dan karakter permainan.
Meski begitu, ditegaskan Didik, Persela masih harus melakukan persiapan lebih banyak. Sebab, diutarakannya, masih banyak program yang belum tergarap secara maksimal. Selain itu ditegaskan Didik, masih perlu melihat lagi bagaimana adaptasi para pemainnya.
Walau masih dalam tahap persiapan, Persela sudah menunjukkan karakter sebagai tim yang tidak gampang menyerah. Ini sinyal bagus bagi perkembangan tim berikutnya. Semoga, ini menjadi efek positif untuk kompetisi mendatang, tambah Didik.
Sementara itu, Persela hanya menempati posisi keempat di ajang pramusim bertajuk SCM Cup 2015. Pada babak final, Laskar Joko Tingkir dikalahkan Persebaya Surabaya dengan skor 1-0, di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Selasa (27/1).
Kedua tim, harus bermain imbang 0-0 dalam pertandingan waktu normal. Kemudian, Persebaya dan Persela bermain dengan 10 pemain usai dikeluarkannya Asep Berlian dan Rizky Mirzamah.
Bajul Ijo- julukan Persebaya- baru menciptakan gol pada babak tambahan waktu, tepatnya menit ke-110. Gol untuk Persebaya, diciptakan Otavio Dutra dari sepakan penalti.
Lahirnya gol, berawal dari upaya yang dilakukan Evan Dimas. Ia bergerak di sisi samping dalam kotak penalti dan mencoba melakukan tusukan. Wasit menunjuk titik putih pada menit ke-109 setelah Evan Dimas dianggap dijatuhkan di kotak penalti lawan. (esa/dzi)
Setelah saya serahkan rekomendasi pemain ke manajemen, tahap selanjutnya adalah fokus pada persiapan tim. Yakni, menata kondisi fisik pemain serta mematangkan strategi. Apalagi, kalau nanti datang pelatih baru, tentu akan ada adaptasi lagi, terangnya.
Dalam penilaiannya, Laskar Joko Tingkir- julukan Persela- mengalami banyak perkembang. Misalnya saja, seputar gaya dan karakter permainan.
Meski begitu, ditegaskan Didik, Persela masih harus melakukan persiapan lebih banyak. Sebab, diutarakannya, masih banyak program yang belum tergarap secara maksimal. Selain itu ditegaskan Didik, masih perlu melihat lagi bagaimana adaptasi para pemainnya.
Walau masih dalam tahap persiapan, Persela sudah menunjukkan karakter sebagai tim yang tidak gampang menyerah. Ini sinyal bagus bagi perkembangan tim berikutnya. Semoga, ini menjadi efek positif untuk kompetisi mendatang, tambah Didik.
Sementara itu, Persela hanya menempati posisi keempat di ajang pramusim bertajuk SCM Cup 2015. Pada babak final, Laskar Joko Tingkir dikalahkan Persebaya Surabaya dengan skor 1-0, di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Selasa (27/1).
Kedua tim, harus bermain imbang 0-0 dalam pertandingan waktu normal. Kemudian, Persebaya dan Persela bermain dengan 10 pemain usai dikeluarkannya Asep Berlian dan Rizky Mirzamah.
Bajul Ijo- julukan Persebaya- baru menciptakan gol pada babak tambahan waktu, tepatnya menit ke-110. Gol untuk Persebaya, diciptakan Otavio Dutra dari sepakan penalti.
Lahirnya gol, berawal dari upaya yang dilakukan Evan Dimas. Ia bergerak di sisi samping dalam kotak penalti dan mencoba melakukan tusukan. Wasit menunjuk titik putih pada menit ke-109 setelah Evan Dimas dianggap dijatuhkan di kotak penalti lawan. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Lengkap Klub Lolos 12 Besar Liga 2 2023/2024
Bola Indonesia 12 Desember 2023, 07:22
-
Pulih dan Keluar dari Rumah Sakit, Silvio Escobar Pulang ke Lamongan
Bola Indonesia 26 September 2023, 01:50
-
Sempat Tak Sadarkan Diri pada Laga Kontra Persekat, Kondisi Silvio Escobar Membaik
Bola Indonesia 25 September 2023, 21:23
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
















