Persela Kritik Pedas Wasit Nusur Fadilah
Asad Arifin | 30 November 2016 23:31
Bola.net - - Untuk kesekian kalinya klub peserta Indonesia Soccer Championship (ISC) memprotes kepemimpinan wasit. Kali ini giliran Persela Lamongan yang melakukannya. Persela mengeluhkan kualitas kepemimpinan Nusur Fadilah di laga lawan Persiba Balikpapan, Rabu petang.
Menurut pelatih Persela, Aji Santoso, ada sejumlah keputusan wasit yang merugikan timnya. Persela yang sempat dua kali unggul, akhirnya hanya bermain imbang 3-3 dengan Persiba. Sangat disayangkan kami tidak bisa meraih tiga poin. Tapi yang lebih saya sayangkan itu kepemimpinan wasit. Saya sangat kecewa, ungkap Aji dalam laman resmi klub.
Di babak pertama, seribu persen seharusnya kami dapat penalti. Pelatihnya (Persiba, red) sendiri mengakui itu seharusnya penalti. Bola tidak pergi kemana-mana tapi pemain saya dihajar di kotak penalti, sambung mantan pelatih Timnas U-23 ini.
Pertandingan ini berlangsung keras. Enam kartu kuning dan dua kartu merah keluar dari saku wasit. Dua pemain yang terpaksa diusir oleh sang pengadil adalah Dirkir Kohn Glay (Persiba) dan Ivan Carlos (Persela). Aji menganggap Ivan tak layak mendapat kartu merah.
Pemain saya dipukul kenapa dikasih kartu merah. Padahal tidak melakukan apa-apa. Kejadian itu di depan saya, sesal Aji. (faw/asa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bhayangkara FC Kembali ke BRI Liga 1 Musim Depan, Siapa Bakal Menyusul?
Bola Indonesia 13 Februari 2025, 11:03
-
Bagaimana Peluang Timnas Indonesia Lawan Australia dan Bahrain? Ini Kata Aji Santoso
Tim Nasional 25 November 2024, 00:50
LATEST UPDATE
-
Cari Pengganti Rafael Leao, AC Milan Ikut Berebut Winger West Ham
Liga Italia 4 Juni 2026, 21:50
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47















