Persija Juara Piala Menpora 2021: Satu Drama, Banyak Cerita
Serafin Unus Pasi | 26 April 2021 18:12
Bola.net - Persija Jakarta berhasil menjuarai Piala Menpora 2021. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu menumbangkan Persib Bandung dalam final yang berlangsung dua leg.
Pada leg pertama yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (22/4), Persija berhasil mengalahkan Maung Bandung 2-0. Lalu pada pertemuan kedua, tim Ibu Kota menang lagi dengan skor 2-1, di Stadion Manahan, Solo, Minggu (25/4).
Dengan begitu, Persija menang agregat 4-1 atas Persib di partai final Piala Menpora. Macan Kemayoran berhak atas hadiah uang Rp 2 miliar.
Sukses Persija bertambah lengkap dengan terpilihnya gelandang andalan mereka, Marc Anthony Klok sebagai pemain terbaik. Ia memenangi persaingan dengan dua kandidat lainnya yaitu winger Persib Bandung, Frets Butuan dan kiper PSM Makassar, Hilman Syah.
Apa yang didapat Persija di Piala Menpora tentu tidak mudah. Sejak persiapan, mulai bertanding di fase grup, lolos ke delapan besar, semifinal, dan final, semua memiliki cerita tersendiri.
Lalu seperti apa drama yang dijalani Persija hingga menjadi juara Piala Menpora? Berikut fakta-fakta yang sekiranya menarik untuk diketahui:
Ditinggal Evan Dimas

Saat memulai persiapan turun di Piala Menpora, Persija harus kehilangan gelandang andalannya, Evan Dimas Darmono. Pemain asal Surabaya itu memilih kembali memperkuat Bhayangkara Solo FC.
Padahal, Evan yang dikontrak pada 2020 sudah nyetel dengan barisan pemain tengah Persija. Kerja samanya dengan Klok, Rohit Chand, Sandi Sute, hingga Ramdani Lestaluhu menjadi andalan tim Ibu Kota.
Namun, Persija tidak ingin terganggu dengan hengkangnya Evan. Perginya gelandang Timnas Indonesia itu justru membuka peluang buat pemain muda promosi ke tim senior.
Beberapa pemain muda yang dikontrak Persija untuk Piala Menpora antara lain Reza Fauzan, Cahya Supriadi, Raka Cahyana Rizky, hingga Fajar Firdaus. Ada juga perekrutan Yann Motta dari Brasil.
Persiapan Singkat

Masa persiapan Persija untuk turun di Piala Menpora bisa dikatakan singkat. Tidak lebih dari sebulan, mereka mengumpulkan pemain, cek kesehatan bebas COVID-19, karantina pemain yang datang dari luar negeri, hingga berangkat ke Malang untuk main di Grup B.
Namun, tim pelatih yang dikepalai Sudirman bisa bernafas lega karena materi pemain yang dimiliki tak beda jauh dari musim 2020, sehingga kekompakan relatif mudah dikembalikan. Tantangan terbesarnya adalah mengembalikan kebugaran pemain, karena selama setahun terakhir tidak ada kompetisi.
Di masa persiapan, Persija juga sempat menggelar laga uji coba dengan sesama klub Liga 1, Persita Tangerang. Pertandingan yang berakhir imbang 0-0 itu sangat berharga untuk mengukur kemampuan tim menuju Piala Menpora.
Syok di Laga Pertama

Persija langsung syok di pertandingan pertama Grup B. Menghadapi PSM Makassar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin (22/3), Macan Kemayoran kalah 0-2 lewat gol yang dicetak Patrich Wanggai dan Yakub Sayuri.
Belum hilang rasa syok, tim pelatih dan pemain Persija disemprot amarah Presiden Klub, Mohamad Prapanca. Skema Sudirman dinilai tak jalan, dan Riko Simanjuntak dkk dianggap bermain loyo serta tidak punya keinginan menang.
Kemarahan Prapanca bahkan diumbar ke publik melalui pemberitaan di website resmi Persija. Sungguh kekesalan yang sudah tak terbendung.
“Tim tampil tanpa determinasi, saya tidak habis pikir, mereka seperti tidak ingin menang. Skema permainan tidak berjalan dan semua pemain tampil buruk," ujar Prapanca.
Bangkit Jadi Juara Grup

Amarah dari petinggi klub mampu dikonversi Marko Simic dan kawan-kawan menjadi semangat perbaikan. Tim pelatih berbenah, dan pemain lebih fokus mengejar target masuk tiga besar.
Hasilnya di dua pertandingan berikutnya tim kesayangan The Jakmania itu mampu bangkit. Persija menang 4-0 atas Borneo FC, dan 2-1 kala bersua Bhayangkara FC. Posisi juara Grup B pun menjadi milik tim Ibu Kota.
Apa yang diperlihatkan dalam pertandingan kedua dan ketiga di penyisihan Grup B menunjukkan jika para pemain ingin menebus kesalahan. Andritany Ardhiyasa dan kolega tidak ingin lagi membuat malu petinggi klub dan tentunya The Jakmania.
Mulus di Delapan Besar

Persija bertemu Barito Putera yang merupakan runner-up Grup A. Pertandingan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (10/4).
Walau hanya menang tipis 1-0, langkah Persija di babak delapan besar terbilang mulus. Gol penentu kemenangan Macan Kemayoran dihasilkan oleh Marko Simic.
Secara permainan, Persija dan Barito Putera tampak imbang, seperti terlihat dari statistik penguasaan bola yang 50-50. Namun, Macan Kemayoran bermain lebih efektif terutama dalam jumlah tembakan. Tim Ibu Kota mampu melepaskan lima tembakan akurat dengan tingkat akurasi 62,5 persen.
Drama Semifinal

Dengan tiket semifinal yang sudah di tangan, itu berarti target makin dekat. Di babak empat besar, Persija menghadapi PSM, lawan yang memberi kejutan di laga pertama Piala Menpora.
Semangat untuk membalas kekalahan tampak membara di kubu Persija. Dengan babak semifinal yang menggunakan format dua leg, sudah diperkirakan akan terjadi drama yang menguras emosi dan tenaga.
Benar saja, leg pertama yang digelar di Maguwoharjo, dan pertemuan kedua yang berlangsung di Manahan, sama-sama berakhir imbang 0-0. Pada leg pertama, pemain Persija, Marco Motta diganjar kartu merah.
Ditambah lagi ada perselisihan antara Marco Simic dengan asisten pelatih dan kapten tim, Andritany. Momen Simic bersitegang di bench pemain setelah pertandingan selesai itu tertangkap kamera dan menjadi isu panas.
Pada leg kedua, pertandingan harus diakhiri lewat drama adu penalti. Adu tos-tosan berlangsung hingga mencari selisih gol karena lima penendang pertama menghasilkan angka yang sama.
Kiper Persija, Andritany dan penjaga gawang PSM, Hilman Syah terlihat maksimal dengan sama-sama melakukan penyelamatan. Namun pada akhirnya, Macan Kemayoran yang unggul dalam adu penalti 4-3.
El Clasico Final Ideal

Final Piala Menpora menghadirkan partai puncak yang menarik, yaitu duel antara Persija versus Persib. Ini seperti El Clasico Barcelona kontra Real Madrid untuk ukuran Indonesia.
Persija dan Persib sama-sama punya gengsi tinggi sebagai klub besar di Tanah Air. Kedua tim juga memiliki banyak penggemar fanatik.
Dengan atmosfer seperti itu, maka final Piala Menpora menjadi partai yang paling ditunggu. Final berlangsung dua leg, di Maguwoharjo, dan Manahan.
Hasilnya, Persija mampu menang dalam dua leg pertandingan, 2-0 dan 2-1. Persib agaknya sudah melewati klimaks di Piala Menpora, ketika habis-habisan di semifinal melawan PSS Sleman.
Tapi yang jelas, usaha Persija menjadi juara tidak ringan karena final tetap berlangsung sengit. Pada leg pertama, dua gol cepat Macan Kemayoran mengunci Persib, melalui Braif Fatari (detik 32), dan Taufik Hidayat (7').
Pada pertemuan kedua, Persija makin di atas angin saat Persib harus bermain dengan 10 orang ketika Bayu Fiqri dikartu merah menit ke-22. Dua gol Persija pada leg ini dihasilkan Osvaldo Haay dan Riko Simanjuntak, sementara Persib hanya sempat menyela lewat Ferdinand Sinaga.
Marc Klok Terbaik

Nomor punggung 10 yang dikenakan Klok sudah memperlihatkan betapa besarnya arti pemain asal Belanda ini buat Persija. Benar, dia adalah nyawa lapangan tengah Macan Kemayoran.
Usai final Piala Menpora, Klok diumumkan sebagai pemain terbaik usai menyisihkan Hilman Syah dan Frets Butuan. Peran mantan pemain PSM ini sangat sentral di Persija.
Klok memberi pengaruh besar terhadap permainan Persija, baik dalam menyerang maupun bertahan. Ia pintar membuka ruang, melepas umpan, hingga akurasi tembakan.
Setelah terpilih sebagai pemain terbaik, mimpi Klok dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia menjadi kenyataan. Pemain naturalisasi asal Belanda ini akan mengikuti pemusatan latihan (TC) untuk persiapan menghadapi partai sisa putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia Grup G melawan Thailand (3/6), Vietnam (7/6), dan UEA (11/6).
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
-
Siapa Mampu Hentikan Arsenal di Liga Champions Musim Ini?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:10
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
LATEST UPDATE
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
-
Lawan Arsenal, Inter Kebobolan Tiga Gol Terlalu Mudah
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:36
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Malam Gemilang Vinicius Junior, Bungkam Siulan Bernabeu
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:17
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06


