3 Hal yang Disesali Persija Usai Imbang 2-2 Lawan Borneo FC: Peluang Terbuang dan Kesalahan Detik Terakhir

3 Hal yang Disesali Persija Usai Imbang 2-2 Lawan Borneo FC: Peluang Terbuang dan Kesalahan Detik Terakhir
Ekspresi Rizky Ridho usai Persija bermain imbang 2-2 lawan Borneo FC pada pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 (c) Muhammad Iqbal Ichsan

Bola.net - Persija Jakarta akan menyesali apa yang terjadi pada duel lawan Borneo FC di pekan ke-24 BRI Super League, Selasa (3/3) malam WIB. Macan Kemayoran nyaris dapat tiga poin penuh, sebelum kebobolan pada menit 90+4.

Laga di Jakarta International Stadium itu berjalan sangat ketat sejak menit awal. Tanpa gol pada babak pertama, Persija unggul 1-0 pada menit ke-47 lewat gol yang dicetak Gustavo Almeida.

Setelah itu, drama terjadi. Borneo membuat skor menjadi 1-1 lewat Juan Villa. Lalu, Fabio Calonego kembali membawa Persija unggul pada menit ke-75. Borneo FC membuat laga berakhir imbang dari gol Ikshan Zikrak pada menit 90+4.

Persija gagal mendekati Persib Bandung di puncak klasemen BRI Super League. Macan Kemayoran akan sangat menyesalkan dua poin yang hilang pada menit-menit akhir laga lawan Borneo FC.

Berikut adalah catatan tiga hal yang akan disesali Persija usai hanya imbang lawan Borneo FC.

Cedera Alaeddine Ajaraie Berdampak Besar

Cedera Alaeddine Ajaraie Berdampak Besar

Aksi Alaaeddine Ajaraie bersama Persija Jakarta pada duel lawan Borneo FC di pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 (c) Muhammad Iqbal Ichsan

Persija menurunkan kuartet Allano, Maxwell, Gustavo, dan Alaeddine Ajaraie di lini depan. Mereka bergerak dengan sangat cair untuk membuat pertahanan Borneo FC dapat banyak masalah.

Namun, Alaeddine mengalami cedera pada menit ke-55 dan harus diganti Jean Motta. Cedera ini harus diakui berdampak besar bagi permainan menyerang yang diperagakan pasukan Mauricio Souza.

Alaeddine menawarkan banyak hal bagi Persija. Dia bukan hanya bahaya ketika menyerang, tetapi juga punya etos tinggi untuk bertahan. Setelah Alaeddine keluar, cara dan pergerakan menyerang Persija sama sekali berbeda.

Banyak Peluang Terbuang

Banyak Peluang Terbuang

Duel antara Rizky Ridho dan Mariano Peralta pada laga Persija vs Borneo FC di pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 (c) Abdul Aziz

Borneo FC sejatinya tidak memiliki banyak peluang gol. Pada babak pertama, berdasar data Soccerway, tidak ada shots on target yang mereka lepas. Peluang pada babak kedua juga minim.

Namun, Borneo FC bermain efektif dan mampu memaksimalkan setiap peluang yang didapat. Borneo FC tidak melewatkan banyak peluang gol, seperti yang dilakukan Persija.

Persija melepas 10 tendangan sepanjang laga, tetapi hanya tiga yang tepat sasaran. Ada peluang emas Maxwell Souza dan Rizky Ridho yang gagal jadi gol. Persija juga gagal memanfaatkan sembilan sepak sudut yang didapat.

Kesalahan Pada Menit Terakhir

Kesalahan Pada Menit Terakhir

Ekspresi Andritani Ardhiyasa usai Persija bermain imbang 2-2 lawan Borneo FC pada pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 (c) Muhammad Iqbal Ichsan

Laga Persija vs Borneo FC berjalan dengan tensi tinggi sejak awal. Pada babak kedua, Mauricio Souza melakukan pergantian pemain untuk penyegaran. Salah satunya adalah saat memainkan Fajar Fatthurahman.

Awalnya, pemain 23 tahun itu tampil solid dan mampu membaca pergerakan Mariano Peralta. Dia cukup kuat dalam duel satu lawan satu karena punya energi yang belum terkuras.

Hanya saja, kegagalan Fajar memotong umpan yang ditujukan pada Caxambu akan disesali. Sebab, momen pada menit 90+4 itu jadi awal dari terciptanya gol Ikhsan Zikrak yang membuat skor 2-2. Bukan blunder fatal, akan tetapi pasti disesali.