Persija Matangkan Organisasi Pertahanan
Editor Bolanet | 28 April 2014 20:00
- Organisasi pertahanan jadi penekanan Persija Jakarta ketika ketika menjalani latihan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (28/4) petang.
Dengan begitu, Macan Kemayoran- julukan Persija Jakarta- bisa memiliki permainan yang apik antara penjaga gawang, pemain belakang, dan barisan pemain tengah. Kemudian, mampu memotong laju pergerakan lawan.
Hal tersebut, diungkapkan pelatih Persija Jakarta, Benny Dollo. Apalagi, Macan Kemayoran akan menjamu Gresik United di SUGBK, dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2013-2014, Senayan, Jakarta, Selasa (29/4) malam.
Kami juga berlatih bagaimana melakukan eksekusi dan antisipasi bola-bola mati. Hal tersebut, kami yakini bisa menjadi strategi jitu ketika menghadapi lawan yang memiliki keunggulan dalam duel bola udara, ungkap Benny Dollo.
Ismed sofyan dan kawan-kawan, memiliki catatan kurang bagus dalam mengantisipasi bola mati. Yakni sudah kemasukan empat gol dari situasi set piece. Tak mengherankan ketika hal tersebut menjadi salah satu materi latihan yang di kedepankan Bendol- sapaan Benny Dollo.
Hal tersebut, terbukti ketika menantang Persik Kediri, Senin (21/4). Macan Kemayoran kalah dengan skor 1-2. Gawang Andritany Ardhiyasa, juga pernah kebobolan dua kali melalui cara yang sama. Masing-masing terjadi ketika bertemu Barito Putera dan Sriwijaya FC.
Persija Jakarta kini tertahan di posisi lima klasemen sementara ISL wilayah Barat. Tambahan tiga poin dari Persegres, begitu dinanti demi menjaga peluang memperoleh posisi tiga besar jelang akhir kompetisi.
Skenario bola mati memang sangat krusial. Jika lengah sedikit saja, maka berantakan semuanya. Selain itu, materi latihan juga ditekankan soal pressure dan counter pressure, sambung sosok kelahiran Manado, 22 September 1950 tersebut. (esa/dzi)
Dengan begitu, Macan Kemayoran- julukan Persija Jakarta- bisa memiliki permainan yang apik antara penjaga gawang, pemain belakang, dan barisan pemain tengah. Kemudian, mampu memotong laju pergerakan lawan.
Hal tersebut, diungkapkan pelatih Persija Jakarta, Benny Dollo. Apalagi, Macan Kemayoran akan menjamu Gresik United di SUGBK, dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2013-2014, Senayan, Jakarta, Selasa (29/4) malam.
Kami juga berlatih bagaimana melakukan eksekusi dan antisipasi bola-bola mati. Hal tersebut, kami yakini bisa menjadi strategi jitu ketika menghadapi lawan yang memiliki keunggulan dalam duel bola udara, ungkap Benny Dollo.
Ismed sofyan dan kawan-kawan, memiliki catatan kurang bagus dalam mengantisipasi bola mati. Yakni sudah kemasukan empat gol dari situasi set piece. Tak mengherankan ketika hal tersebut menjadi salah satu materi latihan yang di kedepankan Bendol- sapaan Benny Dollo.
Hal tersebut, terbukti ketika menantang Persik Kediri, Senin (21/4). Macan Kemayoran kalah dengan skor 1-2. Gawang Andritany Ardhiyasa, juga pernah kebobolan dua kali melalui cara yang sama. Masing-masing terjadi ketika bertemu Barito Putera dan Sriwijaya FC.
Persija Jakarta kini tertahan di posisi lima klasemen sementara ISL wilayah Barat. Tambahan tiga poin dari Persegres, begitu dinanti demi menjaga peluang memperoleh posisi tiga besar jelang akhir kompetisi.
Skenario bola mati memang sangat krusial. Jika lengah sedikit saja, maka berantakan semuanya. Selain itu, materi latihan juga ditekankan soal pressure dan counter pressure, sambung sosok kelahiran Manado, 22 September 1950 tersebut. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Beckham Putra Dicibir Oknum Suporter, Jay Idzes Langsung Beri Dukungan
Tim Nasional 11 Juni 2026, 11:48
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

















