'Persipasi Bubar Bersyarat'
Editor Bolanet | 16 April 2014 10:16
- Ketua Umum Persipasi Bekasi, Kartono Yulianto, mengaku tengah merasakan kekecewaan yang mendalam. Upayanya mengurus Laskar Patriot justru bertepuk sebelah tangan.
Walikota Bekasi Rahmat Effendi, Disporbudpar dan pihak kontraktor masih kompak tidak mengeluarkan izin bagi Persipasi untuk menggunakan Stadion Patriot.
Alhasil, Stephen Mennoch dan kawan-kawan gagal menjamu Persikab Bandung, dalam laga perdana kompetisi Divisi Utama musim ini, di Stadion Patriot, Kota Bekasi, Selasa (15/4) petang.
Persipasi saya bubarkan bersyarat. Alias, untuk sementara waktu saja. Tujuannya, sambil kami terus berupaya mendapatkan izin dari pihak pemerintah Kota Bekasi. Sekarang, Walikota masih menolak permohonan Persipasi bermain di Bekasi, ujar Kartono.
Yulianto berharap, Laskar Patriot tetap bisa meladeni Persires di Stadion Patriot, Kota Bekasi, pada 18 April. Namun, dikatakannya, membutuhkan dukungan dari seluruh masyarakat Kota Bekasi supaya Rahmat Effendi dan kawan-kawan bersedia mengeluarkan izin.
Yang bisa menyelamatkan Persipasi bukan saya, namun semua elemen masyarakat Bekasi. Sebab, Persipasi bukan milik saya pribadi. Melainkan, miliknya masyarakat Bekasi. Karena itu, mari bersama-sama berjuang menuntut keadilan bagi Persipasi ke Walikota, lanjutnya.
Saya bukan memprovokasi suporter untuk ikut turun tangan. Namun, sehebat apapun tim jika tanpa suporter itu tidak bisa berbuat apa-apa, tutupnya. [initial]
(esa/pra)
Walikota Bekasi Rahmat Effendi, Disporbudpar dan pihak kontraktor masih kompak tidak mengeluarkan izin bagi Persipasi untuk menggunakan Stadion Patriot.
Alhasil, Stephen Mennoch dan kawan-kawan gagal menjamu Persikab Bandung, dalam laga perdana kompetisi Divisi Utama musim ini, di Stadion Patriot, Kota Bekasi, Selasa (15/4) petang.
Persipasi saya bubarkan bersyarat. Alias, untuk sementara waktu saja. Tujuannya, sambil kami terus berupaya mendapatkan izin dari pihak pemerintah Kota Bekasi. Sekarang, Walikota masih menolak permohonan Persipasi bermain di Bekasi, ujar Kartono.
Yulianto berharap, Laskar Patriot tetap bisa meladeni Persires di Stadion Patriot, Kota Bekasi, pada 18 April. Namun, dikatakannya, membutuhkan dukungan dari seluruh masyarakat Kota Bekasi supaya Rahmat Effendi dan kawan-kawan bersedia mengeluarkan izin.
Yang bisa menyelamatkan Persipasi bukan saya, namun semua elemen masyarakat Bekasi. Sebab, Persipasi bukan milik saya pribadi. Melainkan, miliknya masyarakat Bekasi. Karena itu, mari bersama-sama berjuang menuntut keadilan bagi Persipasi ke Walikota, lanjutnya.
Saya bukan memprovokasi suporter untuk ikut turun tangan. Namun, sehebat apapun tim jika tanpa suporter itu tidak bisa berbuat apa-apa, tutupnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Laga Pembuka Divisi Utama di Manahan Diwarnai Kericuhan
- Deltras Hanya Bermain Imbang, Ini Komentar Riono Asnan
- Review DU: Deltras Tertahan di Sidoarjo
- Warta Kusuma Dibikin Stres Oleh Kisruh Persipasi
- Persipasi Tak Terima Perlakuan Walikota Bekasi
- Tanpa Pemain Pantai Gading, Persitara Tetap Optimis Menang
- Tantang Persitara, Ini Tekad Persikad
- Laga Perdana Divisi Utama, Persitara Siap Tempur
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persema: 99,99 Persen ke Divisi Utama
Bola Indonesia 23 Januari 2017, 17:46
-
Kerjasama Persebaya dan Investor Terhambat Administrasi
Bola Indonesia 16 Januari 2017, 09:30
-
Persebaya Sempat Lirik Dejan Antonic
Bola Indonesia 16 Januari 2017, 09:19
-
Pengumuman Pelatih Persebaya Dipastikan Molor
Bola Indonesia 16 Januari 2017, 09:08
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Persebaya 7 Maret 2026
Bola Indonesia 6 Maret 2026, 18:51
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs PSM 7 Maret 2026
Bola Indonesia 6 Maret 2026, 17:41
-
Kalah dari Newcastle, Bukti Mental Juara MU Belum Cukup Oke
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:21
-
Inikah Calon Pengganti Manuel Ugarte di Manchester United?
Liga Inggris 6 Maret 2026, 15:07















