Persipura Sesalkan Cara PSSI Bujuk Stevie Bonsapia
Editor Bolanet | 8 Februari 2013 15:58
- Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tommi Mano menyesalkan cara manajemen Timnas dalam melakukan perekrutan pemain. Benhur menyesal harus kehilangan Stevie Bonsapia yang memilih memutus kontrak dengan Persipura demi gabung timnas.
Saya sangat menyesalkan cara-cara yang dilakukan manajemen organisasi besar seperti PSSI dalam melakukan perekrutan pemain, ucap Benhur seperti dilansir Antara.
Menurut Benhur, seharusnya surat resmi penolakan yang dilayangkan manajemen Persipura untuk tidak mengirim pemain ke timnas dihargai secara profesional dan tidak lagi memengaruhi pemain dengan cara bujuk rayu menggunakan pesan singkat kepada pemain.
Surat pemanggilan ada tujuh pemain Persipura yang dipanggil, tidak termasuk Stevie. Kita sudah memberikan tanggapan, namun belakangan manajemen Timnas melakukan ajakan melalui pesan singkat dan telepon, katanya.
Kita tidak menghalangi pemain untuk memperkuat Indonesia, tetapi yang patut diketahui, saat ini masih terjadi dualisme kepemimpinan PSSI. Apabila terjadi cedera terhadap pemain siapa yang bertanggung jawab, katanya.
Lebih lanjut Benhur menjelaskan jika alasan Persipura tidak melepas pemain juga dikarenakan PSSI hingga saat ini belum membayar denda kepada Persipura yang dijatuhkan CAS kepada PSSI sebesar Rp84 juta. Denda ini buntut karena tidak mengikutsertakan Persipura sebagai perwakilan Indonesia yang mengikuti Liga Champion Asia (LCA) dan menganggap Persipura tim ilegal karena bermain di ISL.
Tidak mungkin pemain yang berasal dari tim dianggap ilegal akan mau memperkuat Timnas PSSI, tegasnya.
Seperti diberitakan, pemain sayap Persipura Stevie Bonsavia lebih memilih memperkuat Timnas dan memutus kontrak memperkuat Persipura Jayapura. Pilihan itu mengharuskan Stevie membayar 50 persen atau mencapai Rp129 juta kontrak yang telah diterima dan sanggupi untuk dibayar manajemen timnas setelah kembali dari Abu Dhabi.
Janji saudara wakil manajer timnas Niko Dimo akan membayar uang kontrak Stevie setelah tiba dari bermain di Abu Dhabi dan saya tunggu komitmen dia. Apabila tidak dibayar masyarakat Papua akan menilai apa dia janjikan, pungkas Benhur. (ant/mac)
Saya sangat menyesalkan cara-cara yang dilakukan manajemen organisasi besar seperti PSSI dalam melakukan perekrutan pemain, ucap Benhur seperti dilansir Antara.
Menurut Benhur, seharusnya surat resmi penolakan yang dilayangkan manajemen Persipura untuk tidak mengirim pemain ke timnas dihargai secara profesional dan tidak lagi memengaruhi pemain dengan cara bujuk rayu menggunakan pesan singkat kepada pemain.
Surat pemanggilan ada tujuh pemain Persipura yang dipanggil, tidak termasuk Stevie. Kita sudah memberikan tanggapan, namun belakangan manajemen Timnas melakukan ajakan melalui pesan singkat dan telepon, katanya.
Kita tidak menghalangi pemain untuk memperkuat Indonesia, tetapi yang patut diketahui, saat ini masih terjadi dualisme kepemimpinan PSSI. Apabila terjadi cedera terhadap pemain siapa yang bertanggung jawab, katanya.
Lebih lanjut Benhur menjelaskan jika alasan Persipura tidak melepas pemain juga dikarenakan PSSI hingga saat ini belum membayar denda kepada Persipura yang dijatuhkan CAS kepada PSSI sebesar Rp84 juta. Denda ini buntut karena tidak mengikutsertakan Persipura sebagai perwakilan Indonesia yang mengikuti Liga Champion Asia (LCA) dan menganggap Persipura tim ilegal karena bermain di ISL.
Tidak mungkin pemain yang berasal dari tim dianggap ilegal akan mau memperkuat Timnas PSSI, tegasnya.
Seperti diberitakan, pemain sayap Persipura Stevie Bonsavia lebih memilih memperkuat Timnas dan memutus kontrak memperkuat Persipura Jayapura. Pilihan itu mengharuskan Stevie membayar 50 persen atau mencapai Rp129 juta kontrak yang telah diterima dan sanggupi untuk dibayar manajemen timnas setelah kembali dari Abu Dhabi.
Janji saudara wakil manajer timnas Niko Dimo akan membayar uang kontrak Stevie setelah tiba dari bermain di Abu Dhabi dan saya tunggu komitmen dia. Apabila tidak dibayar masyarakat Papua akan menilai apa dia janjikan, pungkas Benhur. (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








