Persiram: KLB PSSI Sebuah Harga Mati
Editor Bolanet | 24 Januari 2012 15:59
- Manajemen Klub Persiram Raja Ampat mendukung rencana digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) untuk menggantikan pengurus Persatuan Sepak Bola Indonesia saat ini.
Manajer Tim Persiram Raja Ampat, Henry Wairara, kepada pers di Jayapura, Selasa (24/01), mengatakan, KLB adalah harga mati dan harus dilakukan, karena dianggap sebagai satu-satunya solusi perbaikan kondisi sepak bola Indonesia saat ini.
KLB adalah harga mati bagi Persiram, kami mendukung dan berharap kongres itu dapat segera dilaksanakan, agar sepak bola Indonesia menjadi lebih baik, ujarnya.
Menurut Henry Wairara, sepak bola Indonesia saat ini memang dalam kondisi relatif kurang baik, terbukti dari adanya dua liga yang bergulir bersamaan, dan banyaknya aksi tidak puas pengurus klub pada pengurus Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Perlu ada solusi baru untuk memecahkan masalah dunia sepak bola kita saat ini. Semoga KLB nanti bisa menghasilkan keputusan yang baru dan bisa disepakati semua pihak, harapnya.
Menyinggung adanya wacana membuat kompetisi sendiri di bagi klub sepak bola profesional di Tanah Papua, sebagaimana pemberitaan salah satu media cetak lokal Jayapura (Bintang Papua-red), Henry Wairara mengaku menyambut baik rencana itu.
Kami siap bergabung dalam kompetisi itu, selama bertujuan baik dan positif bagi klub, tuturnya.
Klub Persiram Raja Ampat merupakan salah satu tim promosi baru di ajang Liga Super Indonesia musim ini. Sebelumnya tim asal Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat itu berlaga di ajang divisi utama.
Tim berjuluk Dewa Laut itu, selama kompetisi ISL musim ini, bermarkas di stadion Lebak Bulus, Jakarta, karena stadion Wambik Sorong yang menjadi home basenya selama ini, dalam masa renovasi, dan diperkirakan kembali digunakan bulan Maret nanti. (ant/mac)
Manajer Tim Persiram Raja Ampat, Henry Wairara, kepada pers di Jayapura, Selasa (24/01), mengatakan, KLB adalah harga mati dan harus dilakukan, karena dianggap sebagai satu-satunya solusi perbaikan kondisi sepak bola Indonesia saat ini.
KLB adalah harga mati bagi Persiram, kami mendukung dan berharap kongres itu dapat segera dilaksanakan, agar sepak bola Indonesia menjadi lebih baik, ujarnya.
Menurut Henry Wairara, sepak bola Indonesia saat ini memang dalam kondisi relatif kurang baik, terbukti dari adanya dua liga yang bergulir bersamaan, dan banyaknya aksi tidak puas pengurus klub pada pengurus Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Perlu ada solusi baru untuk memecahkan masalah dunia sepak bola kita saat ini. Semoga KLB nanti bisa menghasilkan keputusan yang baru dan bisa disepakati semua pihak, harapnya.
Menyinggung adanya wacana membuat kompetisi sendiri di bagi klub sepak bola profesional di Tanah Papua, sebagaimana pemberitaan salah satu media cetak lokal Jayapura (Bintang Papua-red), Henry Wairara mengaku menyambut baik rencana itu.
Kami siap bergabung dalam kompetisi itu, selama bertujuan baik dan positif bagi klub, tuturnya.
Klub Persiram Raja Ampat merupakan salah satu tim promosi baru di ajang Liga Super Indonesia musim ini. Sebelumnya tim asal Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat itu berlaga di ajang divisi utama.
Tim berjuluk Dewa Laut itu, selama kompetisi ISL musim ini, bermarkas di stadion Lebak Bulus, Jakarta, karena stadion Wambik Sorong yang menjadi home basenya selama ini, dalam masa renovasi, dan diperkirakan kembali digunakan bulan Maret nanti. (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 10 Juni 2026, 23:12
-
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia U-19 vs Australia
Tim Nasional 10 Juni 2026, 21:20
-
Barcelona Putuskan Tak Permanenkan Marcus Rashford
Liga Spanyol 10 Juni 2026, 20:47
LATEST EDITORIAL
-
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersinar di Piala Dunia
Editorial 10 Juni 2026, 13:24
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59













