Persiwa Targetkan Poin Maksimal di Kandang Sriwijaya FC
Editor Bolanet | 13 April 2013 12:06
- Pelatih Persiwa Wamena, Subangkit akan berupaya untuk meraih poin maksimal saat bermain di kandang Sriwjaya FC, Selasa (16/4). Subangkit yakin anak asuhnya tetap bersikap profesional meski saat ini klub sedang dilanda krisis keuangan.
Untuk target, yang pasti anak-anak akan bermain maksimal dengan harapan bisa dapatkan hasil yang maksimal juga, ucap Subangkit kepada Antara.
Yang saya inginkan adalah bagaimana membangun suatu komunikasi yang baik untuk tim, dan saya bertekad untuk berikan kemampuan saya untuk Persiwa, imbuhnya.
Ketika disinggung soal berapa jumlah pemain yang akan dibawanya ke Palembang, Subangkit katakan bahwa dia akan membawa semua pemain yang ada di Sidoarjo, Jawa Timur. Semua pemain yang ikut berlatih di Sidoarjo akan berangkat ke Palembang, katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, tim kebanggaan warga Wamena, Kabupaten Jayawijaya itu tengah diterpa krisis keuangan sehingga berdampak pada keterlambatan pembayaran gaji tiga bulan terakhir. Dan berujung pada aksi mogok dua pemain seniornya, Yesaya Desnam dan Isak Konon.
Selain itu, tiga pemainnya telah menyatakan mundur yakni kiper M. Yasir karena masalah keluarga, Ahmad Ikwan kembali ke tim asalnya Villa 2000 dan Marthen Ayomi dilepas oleh manajemen untuk diberikan kesempatan menambah jam terbang di klub-klub lainya.
Saat ini Persiwa memiliki 18 pemain yang dikontrak dan tengah bertengger di papan tengah klasemen ISL dengan poin 22 dari 13 kali bertanding dengan tujuh kali menang, sekali seri dan lima kali tuai kekalahan. Sementara Sriwijaya FC berada di peringkat ke-4 dengan poin 26 dari 13 kali bermain, delapan kali menang, dua kali seri dan tiga kali tuai kekalahan. (ant/mac)
Untuk target, yang pasti anak-anak akan bermain maksimal dengan harapan bisa dapatkan hasil yang maksimal juga, ucap Subangkit kepada Antara.
Yang saya inginkan adalah bagaimana membangun suatu komunikasi yang baik untuk tim, dan saya bertekad untuk berikan kemampuan saya untuk Persiwa, imbuhnya.
Ketika disinggung soal berapa jumlah pemain yang akan dibawanya ke Palembang, Subangkit katakan bahwa dia akan membawa semua pemain yang ada di Sidoarjo, Jawa Timur. Semua pemain yang ikut berlatih di Sidoarjo akan berangkat ke Palembang, katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, tim kebanggaan warga Wamena, Kabupaten Jayawijaya itu tengah diterpa krisis keuangan sehingga berdampak pada keterlambatan pembayaran gaji tiga bulan terakhir. Dan berujung pada aksi mogok dua pemain seniornya, Yesaya Desnam dan Isak Konon.
Selain itu, tiga pemainnya telah menyatakan mundur yakni kiper M. Yasir karena masalah keluarga, Ahmad Ikwan kembali ke tim asalnya Villa 2000 dan Marthen Ayomi dilepas oleh manajemen untuk diberikan kesempatan menambah jam terbang di klub-klub lainya.
Saat ini Persiwa memiliki 18 pemain yang dikontrak dan tengah bertengger di papan tengah klasemen ISL dengan poin 22 dari 13 kali bertanding dengan tujuh kali menang, sekali seri dan lima kali tuai kekalahan. Sementara Sriwijaya FC berada di peringkat ke-4 dengan poin 26 dari 13 kali bermain, delapan kali menang, dua kali seri dan tiga kali tuai kekalahan. (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sriwijaya FC Mencoba Bangkit Lawan Persebaya
Bola Indonesia 15 September 2018, 19:47
-
Tumbang di Markas Persib, Subangkit Akui Buruknya Performa Pemain Sriwijaya FC
Bola Indonesia 5 Agustus 2018, 00:05
-
Suporter PSIS Sayangkan Pemecatan Subangkit
Bola Indonesia 17 Maret 2018, 02:49
-
PSIS Mulai Inventarisasi Pengganti Subangkit
Bola Indonesia 17 Maret 2018, 01:21
-
Subangkit Dicopot dari Posisi Pelatih Kepala PSIS
Bola Indonesia 15 Maret 2018, 20:19
LATEST UPDATE
-
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 23:21
-
Guillermo Ochoa, Ikon Timnas Meksiko di Piala Dunia
Piala Dunia 9 Juni 2026, 20:31
-
3 Tim kuda hitam di Piala Dunia 2026: Norwegia Punya Erling Haaland!
Piala Dunia 9 Juni 2026, 20:30
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19












