Pertahanan Terburuk, Pelatih Surabaya United Woles
Editor Bolanet | 5 Desember 2015 08:15
Enam gol yang bersarang ke gawang Jendri Pitoy maupun Thomas Rian Bayu, membuat Surabaya United menjadi tim dengan pertahanan terburuk di antaranya para peserta babak delapan besar. Padahal mereka cukup produktif dengan torehan sembilan gol.
Ibnu Grahan sebagai head coach terkesan santai menanggapi hal ini. Itu risiko suatu tim karena melakukan banyak serangan untuk mencetak gol, akhirnya pasti kebobolan, tutur Ibnu saat menjawab pertanyaan dari Bola.net.
Padahal Surabaya United memiliki dua bek tangguh, yakni Otavio Dutra dan Firly Apriansyah. Toh hal ini belum menjamin rasa aman bagi penjaga gawang. Meski terkesan meremehkan, Ibnu berjanji akan mengevaluasi kinerja lini belakangnya.
Pasti kita evaluasi organisasi pertahanan kita. Waktu transisi dari menyerang ke bertahan harus kita perhatikan betul, ucap eks pelatih Persebaya 1927 ini. [initial]
Baca Juga:
- Surabaya United Nunggak Gaji Pelatih
- Surabaya United vs Arema Cronus 19 Desember, Ini Jadwal 8 Besar Piala Jenderal Sudirman
- Surabaya United Tunggu Jadwal Delapan Besar
- Surabaya United Optimis Tembus Semifinal
- Ibnu Sebut Surabaya United Masuk Grup Neraka
- Gabung Grup Neraka, Surabaya United Incar Dua Kemenangan
- Jumpa Arema Cronus, Ini Kata Pelatih Surabaya United
- Surabaya United Tak Masalah Main di Tempat Netral
- Arema Cronus Jumpa Surabaya United, Ini Grup 8 Besar Piala Jenderal Sudirman
- Surabaya United Sepakat Main di Tempat Netral
- 17 Pemain Absen di Latihan Perdana Surabaya United
- Panpel Surabaya United Isyaratkan Merugi
- Surabaya United tak Pilih Lawan di Delapan Besar
- Piala Jenderal Sudirman Dinilai Berlangsung Sesuai Rencana
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bhayangkara FC Minta Ibnu Grahan Bertahan
Bola Indonesia 4 Januari 2017, 17:49
-
Ibnu Grahan Benarkan Ada Tawaran dari Persegres
Bola Indonesia 4 Januari 2017, 16:08
-
Ibnu Grahan Kandidat Kuat Pelatih Persegres
Bola Indonesia 3 Januari 2017, 11:18
-
Ibnu Grahan Bisa Jadi Asisten McMenemy
Bola Indonesia 24 Desember 2016, 13:57
-
Bhayangkara FC Harus Lebih Tangguh Lagi
Bola Indonesia 22 Desember 2016, 12:34
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Dortmund vs Atalanta - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Monaco vs PSG - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Benfica vs Real Madrid - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Persib vs Ratchaburi Rabu 18 Februari 2026, Siaran Langsung RCTI dan GTV
Bola Indonesia 17 Februari 2026, 19:55
-
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions di SCTV Malam Ini, 18 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:57
-
Live Streaming Galatasaray vs Juventus - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:45
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV dan MOJI, 18-19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:33
-
Olympiacos dan Leverkusen Bukan Lawan yang Asing
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:00
-
Club Brugge yang Kuat di Kandang, Atletico Madrid yang Berpengalaman di Fase Gugur
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:29
-
Inter Milan Punya Nama Besar, tapi Bodo/Glimt Bukan Sekadar Penggembira
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:01
-
Rekor Buruk Qarabag FK, Performa Stabil Newcastle
Liga Champions 17 Februari 2026, 15:34
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48



