Pertemuan Manajer Klub Liga 1, Ini Harapan Madura United
Dimas Ardi Prasetya | 11 Oktober 2020 22:17
Bola.net - Manajemen Madura United angkat bicara soal gelaran Extraordinary Club Meeting, yang dihelat pada awal pekan ini. Laskar Sapeh Kerrab, julukan Madura United, berharap agar pertemuan tersebut membawa berita gembira bagi klub-klub peserta.
Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PT PBMB), Ziaul Haq, dalam rilis yang diterima redaksi Bola.net, menyebut bahwa mereka sudah menerima undangan ini. Menurutnya, pertemuan ini sangat baik dan penting jika PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) sudah mengantongi perkembangan terbaru rencana kelanjutan kompetisi.
"Bukan untuk mendiskusikan rencana penghentian kompetisi karena gagal mempresentasikan tentang protokol kesehatan Covid 19 kepada Polri di pelaksanaan kompetisi Liga sehingga Polri tidak mengizinkan sebagaimana akhir September lalu," ucap Ziaul Haq.
Sebelumnya, PT LIB mengundang perwakilan klub-klub peserta Liga 1 dan 2 untuk menggelar pertemuan terkait kelanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2. Pertemuan ini dijadwalkan bakal dihelat di Royal Ambarukmo Hotel Yogyakarta, Selasa (13/10).
Sejauh ini belum diketahui bahasan utama pada pertemuan ini. Namun, berdasar info yang beredar, pada pertemuan ini akan dibahas nasib kelanjutan kompetisi, setelah sebelumnya tertunda.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Bahas Subsidi
Lebih lanjut, menurut Ziaul Haq, ada hal lain yang perlu dibahas pada agenda ini. Hal tersebut adalah skema subsidi dari operator kepada klub.
"Madura United memandang penting untuk mengetahui skema distribusi subsidi terhadap klub peserta, utamanya atas tertundanya kompetisi sebulan ini," kata Ziaul Haq.
"Yang namanya argo kontrak dengan pemain sebagian sudah berjalan dan cost lainnya juga tetap berjalan," ia menambahkan.
Kesiapan PSSI dan PT LIB
Selain itu, pada pertemuan ini, menurut Ziaul Haq, PSSI dan PT LIB harus membeber kesiapan mereka. Dua otoritas sepak bola Indonesia ini harus membeber konsep mereka terkait kelanjutan kompetisi.
"Kesiapan PSSI dan LIB dalam melanjutkan atau menghentikan kompetisi harus disampaikan tegas dalam pertemuan nanti di Yogya. Karena kepastian itu menjadi hal yang sedang ditunggu oleh klub peserta," tegasnya.
"Jika masih setengah-setengah, mungkin lebih baik tanpa ada pertemuan lagi. Cukup umumkan seperti yang telah dijalankan oleh PSSI dan LIB beberapa waktu lalu," pria yang karib disapa Habib ini menambahkan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Baca Juga:
Saran Rahmad Darmawan: Shopee Liga 1 2020 Dihentikan, Ganti Turnamen atau Fokus Musim 2021
Mantan Kiper Persib Luncurkan Apparel Lokal, Pertama-tama Gandeng Madura United
Sikap Madura United Atas Penundaan Gelaran Shopee Liga 1 2020
Pemain Senior Bali United Usulkan Lanjutan Shopee Liga 1 2020 Satu Putaran
Pelatih Arema FC Carlos Oliveira Tak Gentar Jajal Makanan Pedas
Ada Duet 'Puyol dan Pique' di Lini Belakang Arema FC
Pelatih Arema FC Terpikat Kelezatan Nasi Goreng
Lanjutan Shopee Liga 1 2020 Tertunda, Persipura Jayapura Adendum Kontrak
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
LATEST UPDATE
-
10 Jersey Terbaik di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juni 2026, 16:00
-
Gattuso Minta Lazio Datangkan 4 Pemain Baru, Ini Posisi yang Diburu
Liga Italia 3 Juni 2026, 15:27
-
12 Wonderkid yang Siap Mencuri Perhatian di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juni 2026, 15:24
-
Barcelona Dapat Angin Segar, Joao Cancelo Berpotensi Turun Harga
Liga Spanyol 3 Juni 2026, 15:18
-
Status Nonunggulan Jadi Keuntungan Brasil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juni 2026, 15:02
-
Piala Dunia 2026, Misi Terakhir Cristiano Ronaldo Bersama Portugal
Piala Dunia 3 Juni 2026, 14:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














