Pesepak Bola Diakui Sebagai Profesi, Klub Wajib Bayar BPJS
Ari Prayoga | 23 November 2021 01:38
Bola.net - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mempertanyakan masih banyaknya pesepak bola yang belum menerima perlindungan kesehatan dan kesejahteraan. Padahal, pemain bola sepak sudah diakui sebagai profesi, bukan lagi hobi yang dibayar.
Hal tersebut dikatakan Staf Khusus (Stafsus) Menaker, Dita Indah Sari. Dalam keterangan pers di Twin House M Bloc, Jakarta Selatan, Senin (22/11/2021), ia mendorong kepada klub agar tertib menjalankan program BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
“Perlindungan pekerjaan itu bukan hanya pekerja dalam tingkat perkantoran, perusahaan atau sektor formal. Tapi juga pekerja di sektor lain, termasuk di keolahragaan,” ujar Dita.
“Awalnya kami diskusi pesepak bola itu pekerja atau bukan sih? Bagi kami untuk bisa disebut sebagai pekerja harus ada hubungan kerja."
"Ada tiga syarat hubungan kerja. Mulai ada upah, perintah, dan pekerjaan. Lalu kami cek di kontrak klub-klub, ternyata tiga itu ada. Jadi pemain sepak bola itu pekerja,” katanya menambahkan.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters
Sambutan Positif PSSI dan PT LIB
Terkait program BPJS buat pesepak bola ini, Dita lantas mengungkapkan respons dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB). Ternyata, ada reaksi yang positif dari federasi sepak bola di Tanah Air itu dan operator kompetisi tersebut.
“Setelah pertemuan lima kali akhirnya tercapai kata sepakat. Kesepakatan itu adalah BPJS merupakan hal yang wajib,” ucap Dita.
Dengan demikian, semua klub wajib mendaftarkan pekerjanya, termasuk pemain ke dalam program BPJS. Sehingga semua menjadi jelas dan tertib bagi semua pihak.
“BPJS pun menyatakan ada jaminan kecelakaan kerja dan kematian. Bahwa semua pengobatan ditanggung, plus kalau cacat atau terhambat main di tahun pertama, maka gaji dibayar penuh," kata Dita.
"Terus tahun pertama dalam masa rehabilitasi belum main, bagi BPJS kalau ikut kepesertaan gajinya dibayar penuh, baru tahun kedua gajinya dibayar 50 persen,” tambahnya.
Berlaku Buat Atlet Lainnya
Program ini dikatakan Dita tidak hanya berlaku bagi para pesepak bola. Seluruh atlet lainnya juga mendapatkan jaminan hidup yang layak.
Jadi, tidak ada pembedaan mengenai kewajiban mengikutkan program BPJS. Sebab, di cabang olahraga (cabor) lain juga ada kompetisi, dengan di dalamnya ada hubungan kerja.
“Tanggal 30 November mendatang kami juga akan mengundang Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI), Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi), dan Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Itu tiga cabor yang banyak juga atletnya,” ungkap Dita.
Keuntungan Tertib BPJS
Pada kesempatan yang sama, Janes Silitonga selaku tim legal Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) membeberkan keuntungan pesepak bola jika mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS. Satu di antaranya mengenai cedera yang akan ditanggung penuh BPJS.
“Saat teman-teman berlatih dan bertanding, bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya kecelakaan kerja, itu pasti butuh pengobatan dan perawatan hingga pulih," tutur Janes.
"Hal tersebut yang kita inginkan, karena nilai untuk pengobatan biayanya sangat besar. Terus tidak bisa dokter umum, harus dokter spesialis dan pastinya biaya besar. Di sini kita butuh peran jaminan sosial dan BPJS sanggup melakukan itu,” imbuhnya.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pemain Persija Cedera Jelang Pekan ke-1 BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 2 September 2026, 21:16
-
Alex Martins Belum Pasti Bela Persebaya di Pekan Pertama BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 2 September 2026, 20:24
-
10 Transfer Termahal Serie A 2026/2027: Goncalo Ramos Teratas, AC Milan Borong 2 Besar
Liga Italia 2 September 2026, 15:12
-
Rekap Transfer Manchester United 2026/2027: 7 Pemain Masuk, 24 Dilepas Setan Merah
Liga Inggris 2 September 2026, 14:00
LATEST UPDATE
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


