Petar Ancam Hengkang Jika Masalah Gaji Tidak Teratasi
Editor Bolanet | 11 Mei 2013 15:51
- Masalah finansial masih menghantui tim PSM Makassar. Manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM) masih saja menunggak gaji pemain. Saat ini, gaji untuk bulan April belum dibayarkan.
Pelatih Petar Segrt mulai khawatir pemainnya akan kembali mogok latihan jika masalah ini tidak juga teratasi. Petar tidak senang jika pemainnya mogok latihan karena itu akan menurunkan kualitas dan stamina pemain.
Hal itu sudah dirasakan berkali-kali sejak musim lalu. Setiap manajemen telat memberikan gaji, pemain memilih mogok latihan. Akibatnya, performa pemain tidak maksimal di lapangan.
Itu juga yang dirasakan Petar saat melawan Semen Padang, Minggu (05/5) malam lalu. Sebelum laga, pemain sempat mogok sampai 10 hari. Menurut Petar, meski pemain sudah tampil maksimal tapi masih ada yang kurang sehingga timnya kalah 0-1.
Setelah kalah dari Semen Padang, saya sangat kecewa. Kita tidak hanya kehilangan penalti tapi kehilangan semuanya di Indonesia. Ini bukan sepakbola profesional di IPL, tidak ada siaran TV, tidak ada gaji, pemain mogok, katanya.
Menurut saya, memang salah jika pemain mogok. Tapi salah juga kalau manajemen tidak bayar gaji. Saya berada di tengah-tengah mereka. Manajemen juga susah mencari dana untuk bayar gaji karena tidak ada sponsor. Ini adalah sebuah lingkaran yang saling terkait, tuturnya.
Yang membuat Petar resah karena selama hampir dua tahun menangani PSM, masalah gaji pemain yang tertunggak terus berulang. Makanya, ia menegaskan kepada manajemen, jika tidak ada kejelasan pembayaran gaji pemain, pelatih, dan ofisial, dia mengancam akan hengkang.
Saya di sini sudah satu tahun lebih. Musim lalu kita sempat di puncak usai mengalahkan Persebaya. Tapi kemudian pemain mogok karena tidak ada gaji, kita lalu drop, ujarnya.
Saya tidak suka adanya mogok latihan. Tapi, selama ini yang terjadi berulang-ulang: tidak ada gaji, mogok, tidak ada gaji, mogok. Kalau ini tidak dihentikan, saya harus katakan, 'Terima kasih PSM Makassar', dan saya akan pergi, ungkapnya.
Terkait masalah itu, Petar ingin sekali berbicara dengan ketua PSM Makassar, Sadikin Aksa, dan CEO PT PSM, Rully Habibie. Ia ingin mencari solusi untuk masalah finansial tersebut. Karena menurutnya, semua orang-orang yang bekerja untuk PSM membutuhkan uang.
Wina (media Officer PSM), Rully, suporter adalah orang-orang yang berjuang untuk PSM bukan karena uang. Tapi, bagaimana pun pemain dan oficial butuh uang, katanya.
Pelatih berkebangsaan Kroasia itu berharap agar manajemen bisa segera menemukan solusi ini, agar PSM bisa keluar dari jerat finansial. Ia berharap masih bisa di PSM untuk mengembangkan sepakbola di Makassar maupun di Indonesia. (nda/mac)
Pelatih Petar Segrt mulai khawatir pemainnya akan kembali mogok latihan jika masalah ini tidak juga teratasi. Petar tidak senang jika pemainnya mogok latihan karena itu akan menurunkan kualitas dan stamina pemain.
Hal itu sudah dirasakan berkali-kali sejak musim lalu. Setiap manajemen telat memberikan gaji, pemain memilih mogok latihan. Akibatnya, performa pemain tidak maksimal di lapangan.
Itu juga yang dirasakan Petar saat melawan Semen Padang, Minggu (05/5) malam lalu. Sebelum laga, pemain sempat mogok sampai 10 hari. Menurut Petar, meski pemain sudah tampil maksimal tapi masih ada yang kurang sehingga timnya kalah 0-1.
Setelah kalah dari Semen Padang, saya sangat kecewa. Kita tidak hanya kehilangan penalti tapi kehilangan semuanya di Indonesia. Ini bukan sepakbola profesional di IPL, tidak ada siaran TV, tidak ada gaji, pemain mogok, katanya.
Menurut saya, memang salah jika pemain mogok. Tapi salah juga kalau manajemen tidak bayar gaji. Saya berada di tengah-tengah mereka. Manajemen juga susah mencari dana untuk bayar gaji karena tidak ada sponsor. Ini adalah sebuah lingkaran yang saling terkait, tuturnya.
Yang membuat Petar resah karena selama hampir dua tahun menangani PSM, masalah gaji pemain yang tertunggak terus berulang. Makanya, ia menegaskan kepada manajemen, jika tidak ada kejelasan pembayaran gaji pemain, pelatih, dan ofisial, dia mengancam akan hengkang.
Saya di sini sudah satu tahun lebih. Musim lalu kita sempat di puncak usai mengalahkan Persebaya. Tapi kemudian pemain mogok karena tidak ada gaji, kita lalu drop, ujarnya.
Saya tidak suka adanya mogok latihan. Tapi, selama ini yang terjadi berulang-ulang: tidak ada gaji, mogok, tidak ada gaji, mogok. Kalau ini tidak dihentikan, saya harus katakan, 'Terima kasih PSM Makassar', dan saya akan pergi, ungkapnya.
Terkait masalah itu, Petar ingin sekali berbicara dengan ketua PSM Makassar, Sadikin Aksa, dan CEO PT PSM, Rully Habibie. Ia ingin mencari solusi untuk masalah finansial tersebut. Karena menurutnya, semua orang-orang yang bekerja untuk PSM membutuhkan uang.
Wina (media Officer PSM), Rully, suporter adalah orang-orang yang berjuang untuk PSM bukan karena uang. Tapi, bagaimana pun pemain dan oficial butuh uang, katanya.
Pelatih berkebangsaan Kroasia itu berharap agar manajemen bisa segera menemukan solusi ini, agar PSM bisa keluar dari jerat finansial. Ia berharap masih bisa di PSM untuk mengembangkan sepakbola di Makassar maupun di Indonesia. (nda/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eks Persebaya 1927 Kembali Tanyakan Gaji
Bola Indonesia 25 Maret 2014, 11:26
-
Ditanya Soal Gaji Persebaya IPL, Ini Jawaban Cholid
Bola Indonesia 1 Maret 2014, 12:42
-
Jorg Mundur, Rudi Keltjes Jadi Pelatih PSM Makassar
Bola Indonesia 12 Februari 2014, 16:23
-
Kontrak Pemain PSM Diharapkan Beres Pekan Depan
Bola Indonesia 17 Januari 2014, 20:26
-
Manajemen PSM Juga Coret Samsidar
Bola Indonesia 30 Desember 2013, 19:26
LATEST UPDATE
-
Guardiola Lempar Pertanyaan: Siapa di Puncak Klasemen Liga Inggris?
Liga Inggris 20 April 2026, 18:18
-
Prediksi Brighton vs Chelsea 22 April 2026
Liga Inggris 20 April 2026, 18:14
-
Liga Inggris 20 April 2026, 17:47

-
Trofi Bundesliga di Kantong, tapi Ambisi Bayern Munchen Masih Membara!
Bundesliga 20 April 2026, 17:17
-
Mikel Arteta: Premier League Dimulai Lagi!
Liga Inggris 20 April 2026, 16:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00











