Petar Bisa Jadi Tak Mundur Jika Pemain Tak Mogok
Editor Bolanet | 13 Juni 2013 09:40
- Beberapa pemain PSM Makassar masih berharap agar Petar Segrt mengubah keputusannya. Mereka masih berharap Petar tetap tinggal dan melatih tim Ayam Jantan dari Timur.
Ada beberapa yang menghubungi saya dan meminta untuk tetap tinggal. Tapi saya sudah katakan, saya sudah selesai. Kalian berjuanglah untuk PSM, untuk suporter, dan demi masyarakat Sulawesi Selatan, kata Petar kepada media, Selasa (11/6) sore.
Petar kecewa karena pemain baru mau latihan hanya dua hari jelang laga melawan Persebaya Surabaya. Pemain akhirnya mau latihan setelah manajemen berjanji akan membayar gaji mereka. Padahal dari awal Petar minta tolong agar jangan mogok, tapi pemain tetap tidak mogok.
Tapi sudah terlambat. Seandainya pemain mau bersabar dan latihan lebih awal, mau latihan pekan lalu atau dua pekan sebelumnya, mungkin tidak tidak akan seperti ini. Jika manajemen segera carikan dana, pemain tidak mogok, dan mungkin saya masih melatih di sini. Tapi, semuanya sudah berlalu, sesal Petar.
Petar mengaku sulit mengambil keputusan itu. Pasalnya, pelatih berusia 47 tahun itu sudah senang di sini. Apalagi kepada suporter yang selalu mendukungnya.
Saya sangat sulit menyampaikan ini, terutama kepada suporter. Selama ini, saya memimpikan suporter seperti yang ada di sini, suporter PSM. Sudah puluhan tahun saya melatih di beberapa klub dan negara, tapi tidak ada yang sehebat di sini. Suporter PSM yang paling luar biasa, tuturnya.
Suporter pun terhenyak mendengar Petar meninggalkan PSM. Pasalnya, Petar mungkin satu dari sekian pelatih PSM yang begitu dekat dengan suporter maupun masyarakat Makassar. Mereka merasa kehilangan.
Kami sangat menyayangkan dan merasa kehilangan Coach Petar. Apalagi secara tiba-tiba dan jelang laga melawan Persebaya. Tapi, kami respek dan menghargai keputusan beliau, kata Sekretaris Red Gank, Sadakati Sukma yang akrab disapa Sadat.
Dia satu-satunya pelatih yang selam ini sangat peduli pada pemain dan suporter. Tidak mudah mendapatkan pelatih seperti dia. Semoga beliau sukses di masa mendatang, lanjutnya.
Sementara Menteri Peranan Wanita The Macz Man, Andi Nurhani, keputusan Petar itu merupakan puncak dari kejenuhan dan kekecewaan ada situasi PSM saat ini.
Dia sudah jenuh dengan sikap pemain yang terus-terusan mogok. Manajemen juga belum bisa mencarikan solusi agar gaji tidak telat tiap bulan, ditambah lagi pengurus yang cuek, katanya.
Ya, beginilah jadinya. Bagaimana PSM mau lolos ke empat besar kalau begini terus situasinya, ujar Nurhani. (nda/mac)
Ada beberapa yang menghubungi saya dan meminta untuk tetap tinggal. Tapi saya sudah katakan, saya sudah selesai. Kalian berjuanglah untuk PSM, untuk suporter, dan demi masyarakat Sulawesi Selatan, kata Petar kepada media, Selasa (11/6) sore.
Petar kecewa karena pemain baru mau latihan hanya dua hari jelang laga melawan Persebaya Surabaya. Pemain akhirnya mau latihan setelah manajemen berjanji akan membayar gaji mereka. Padahal dari awal Petar minta tolong agar jangan mogok, tapi pemain tetap tidak mogok.
Tapi sudah terlambat. Seandainya pemain mau bersabar dan latihan lebih awal, mau latihan pekan lalu atau dua pekan sebelumnya, mungkin tidak tidak akan seperti ini. Jika manajemen segera carikan dana, pemain tidak mogok, dan mungkin saya masih melatih di sini. Tapi, semuanya sudah berlalu, sesal Petar.
Petar mengaku sulit mengambil keputusan itu. Pasalnya, pelatih berusia 47 tahun itu sudah senang di sini. Apalagi kepada suporter yang selalu mendukungnya.
Saya sangat sulit menyampaikan ini, terutama kepada suporter. Selama ini, saya memimpikan suporter seperti yang ada di sini, suporter PSM. Sudah puluhan tahun saya melatih di beberapa klub dan negara, tapi tidak ada yang sehebat di sini. Suporter PSM yang paling luar biasa, tuturnya.
Suporter pun terhenyak mendengar Petar meninggalkan PSM. Pasalnya, Petar mungkin satu dari sekian pelatih PSM yang begitu dekat dengan suporter maupun masyarakat Makassar. Mereka merasa kehilangan.
Kami sangat menyayangkan dan merasa kehilangan Coach Petar. Apalagi secara tiba-tiba dan jelang laga melawan Persebaya. Tapi, kami respek dan menghargai keputusan beliau, kata Sekretaris Red Gank, Sadakati Sukma yang akrab disapa Sadat.
Dia satu-satunya pelatih yang selam ini sangat peduli pada pemain dan suporter. Tidak mudah mendapatkan pelatih seperti dia. Semoga beliau sukses di masa mendatang, lanjutnya.
Sementara Menteri Peranan Wanita The Macz Man, Andi Nurhani, keputusan Petar itu merupakan puncak dari kejenuhan dan kekecewaan ada situasi PSM saat ini.
Dia sudah jenuh dengan sikap pemain yang terus-terusan mogok. Manajemen juga belum bisa mencarikan solusi agar gaji tidak telat tiap bulan, ditambah lagi pengurus yang cuek, katanya.
Ya, beginilah jadinya. Bagaimana PSM mau lolos ke empat besar kalau begini terus situasinya, ujar Nurhani. (nda/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eks Persebaya 1927 Kembali Tanyakan Gaji
Bola Indonesia 25 Maret 2014, 11:26
-
Ditanya Soal Gaji Persebaya IPL, Ini Jawaban Cholid
Bola Indonesia 1 Maret 2014, 12:42
-
Jorg Mundur, Rudi Keltjes Jadi Pelatih PSM Makassar
Bola Indonesia 12 Februari 2014, 16:23
-
Kontrak Pemain PSM Diharapkan Beres Pekan Depan
Bola Indonesia 17 Januari 2014, 20:26
-
Manajemen PSM Juga Coret Samsidar
Bola Indonesia 30 Desember 2013, 19:26
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




