Petar Perkenalkan PSM Kepada Legenda AC Milan
Editor Bolanet | 27 November 2012 20:15
- Pelatih PSM Makassar, Petar Segrt, baru saja mengikuti kongres kepelatihan internasional di Split, Kroasia, dalam rangka memperingati 100 tahun Federasi Sepakbola Kroasia (CFF). Di sana, Petar bertemu pelatih-pelatih top yang sudah menangani timnas maupun klub hebat di Eropa.
Pelatih berusia 46 tahun itu bertemu dengan Presiden Federasi Sepakbola Montenegro, Dejan Savicevic, dan pelatim timnas Montenegro, Branko Branovic. Dejan merupakan salah satu legenda klub Italia, AC Milan.
“Dejan adalah mantan pemain kelas dunia. Dia enam tahun bersama AC Milan dan menyumbangkan satu trofi Liga Champions dan empat kali juara Liga Italia,” ujar Petar.
“Saya sudah pernah bertemu dia sebelumnya tahun 2000 di Jerman dan kemudian saya menjadi pelatih. Sejak awal, dia senang cara saya melatih, tapi sekarang setelah 12 tahun, saya senang masih memiliki hubungan baik dan persahabatan,” kata Petar.
Petar bangga bisa bertukar pikiran dengan Dejan dan pelatih-pelatih lainnya. Mereka sering berdiskusi tentang metode kepelatihan. Di sela-sela pembicaraan mereka, Petar sering menceritakan tentang sepak bola Indonesia, khususnya PSM Makassar.
“Tentu bagi mereka mungkin sangat sulit memahami apa yang saya lakukan di Indonesia. Tetapi saya mengatakan kepada mereka bahwa saya yakin dan memiliki harapan untuk sepak bola Indonesia!” tutur pelatih pemilik lisensi Pro UEFA itu.
“ Karena saya melihat begitu banyak bakat di Indonesia. Juga begitu banyak orang yang benar-benar cinta sepak bola di Indonesia. Saya harap lahir orang-orang yang ingin mengubah sepak bola Indonesia menjadi lebih baik!” lanjutnya.
Petar mengatakan ingin lebih lama tinggal di Indonesia. Ia ingin ikut terlibat dalam perubahan sepak bola di Tanah Air. “Tapi saya hanya seorang pelatih dan saya tidak bisa mengubah seorang diri. Saya akan mencoba memberikan beberapa perubahan positif di PSM Makassar. Kita harus berdiri bersama sehingga sepak bola Indonesia masih memiliki kesempatan untuk masa depan yang lebih baik!” kata Petar.
Selain bertemu Dejan dan Branko, Petar juga banyak mengobrol dengan mantan pelatih timnas Jepang, Ivica Osim. Saat ini, Ivica menjabat sebagai Presiden Federasi Sepakbola Bosnia.
Petar memiliki kenangan tersendiri dengan Osim. Karena, Osim merupakan salah satu pengujinya saat mengikuti pelatihan mendapatkan lisensi Pro UEFA tahun 2001 lalu.
“Dia adalah pelatih top dunia. Saya senang bisa banyak berbagi cerita dengannya, khususnya tentang sepak bola. Dia sangat baik. Dia juga merupakan salah satu legenda di Yugoslavia dan juga di Jepang,” katanya. (nda/dzi)
Pelatih berusia 46 tahun itu bertemu dengan Presiden Federasi Sepakbola Montenegro, Dejan Savicevic, dan pelatim timnas Montenegro, Branko Branovic. Dejan merupakan salah satu legenda klub Italia, AC Milan.
“Dejan adalah mantan pemain kelas dunia. Dia enam tahun bersama AC Milan dan menyumbangkan satu trofi Liga Champions dan empat kali juara Liga Italia,” ujar Petar.
“Saya sudah pernah bertemu dia sebelumnya tahun 2000 di Jerman dan kemudian saya menjadi pelatih. Sejak awal, dia senang cara saya melatih, tapi sekarang setelah 12 tahun, saya senang masih memiliki hubungan baik dan persahabatan,” kata Petar.
Petar bangga bisa bertukar pikiran dengan Dejan dan pelatih-pelatih lainnya. Mereka sering berdiskusi tentang metode kepelatihan. Di sela-sela pembicaraan mereka, Petar sering menceritakan tentang sepak bola Indonesia, khususnya PSM Makassar.
“Tentu bagi mereka mungkin sangat sulit memahami apa yang saya lakukan di Indonesia. Tetapi saya mengatakan kepada mereka bahwa saya yakin dan memiliki harapan untuk sepak bola Indonesia!” tutur pelatih pemilik lisensi Pro UEFA itu.
“ Karena saya melihat begitu banyak bakat di Indonesia. Juga begitu banyak orang yang benar-benar cinta sepak bola di Indonesia. Saya harap lahir orang-orang yang ingin mengubah sepak bola Indonesia menjadi lebih baik!” lanjutnya.
Petar mengatakan ingin lebih lama tinggal di Indonesia. Ia ingin ikut terlibat dalam perubahan sepak bola di Tanah Air. “Tapi saya hanya seorang pelatih dan saya tidak bisa mengubah seorang diri. Saya akan mencoba memberikan beberapa perubahan positif di PSM Makassar. Kita harus berdiri bersama sehingga sepak bola Indonesia masih memiliki kesempatan untuk masa depan yang lebih baik!” kata Petar.
Selain bertemu Dejan dan Branko, Petar juga banyak mengobrol dengan mantan pelatih timnas Jepang, Ivica Osim. Saat ini, Ivica menjabat sebagai Presiden Federasi Sepakbola Bosnia.
Petar memiliki kenangan tersendiri dengan Osim. Karena, Osim merupakan salah satu pengujinya saat mengikuti pelatihan mendapatkan lisensi Pro UEFA tahun 2001 lalu.
“Dia adalah pelatih top dunia. Saya senang bisa banyak berbagi cerita dengannya, khususnya tentang sepak bola. Dia sangat baik. Dia juga merupakan salah satu legenda di Yugoslavia dan juga di Jepang,” katanya. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eks Real Madrid Ini Jadi Pembelian Kedua Ruben Amorim di AC Milan?
Liga Italia 4 Juli 2026, 14:00
-
RESMI: AC Milan Datangkan Goncalo Ramos dari PSG
Liga Italia 30 Juni 2026, 21:20
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








