Petar Sebut 3 Away Beruntun Rugikan Kondisi Pemain PSM
Editor Bolanet | 26 Januari 2013 20:50
- Tidak hanya manajemen PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM) yang memprotes jadwal terbaru yang dirilis PT LPIS, untuk kompetisi IPL musim 2013. Pelatih PSM Makassar, Petar Segrt, juga tidak terima dengan pertimbangan bisa membuat pemain rentan cedera dan sakit.
Dalam jadwal terbaru yang dirilis PT LPIS, PSM akan melakoni tiga laga away berturut-turut di awal kompetisi. Masing-masing menghadapi Perseman Manokwari pada 26 Februari, Persibo Bojonegoro (3 Maret) , dan Persepar Palangkaraya (7 Maret).
“Jadwal itu tidak adil untuk PS dan bisa sangat berbahaya untuk kesehatan pemain kami. Bagaimana bisa kami terbang dan melakukan 3 pertandingan di tempat yang sangat berjauhan,” kata pelatih berkebangsaan itu.
“Hanya dalam 10 hari, kami terbang dan naik bus berjam-jam, bagaimana bisa bertanding dalam kondisi tubuh yang lelah? Apakah mereka tidak memikirkan kesehatan pemain, bukan saja pemain PSM tapi juga pemain ,” lanjutnya.
Petar mengkalkulasi dari Makassar terbang ke Manokwari itu sekitar 4 jam naik pesawat. Dari Manokwari ke Surabaya sekitar 5 jam dan lanjut naik bus sekitar 4-5 jam ke Bojonegoro. Belum sempat istirahat, rombongan harus berangkat lagi ke Surabaya naik bus sekitar 4-5 jam dan terbang ke Palangkaraya.
“Perjalanan saja sudah menguras energi yang luar biasa. Kapan waktunya latihan mempersiapkan tim? Ini sangat berbahaya, pemain rentan cedera dengan jadwal pertandingan seperti ini. Kenapa tidak ada yang berpikir serius tentang kesehatan pemain di Indonesia?” tuturnya.
“Ini sangat merugikan kami. Kami juga butuh dukungan suporter dan menjaga kondisi fisik serta mental pemain. Tentu saja bagi saya tidak fair. Apalagi ada beberapa klub yang bermain 2-3 kali di kandangnya di awal kompetisi,” ujarnya lagi.
Petar berharap pihak operator liga bisa menyusun jadwal kompetisi dengan baik dan lebih fair tanpa harus merugikan klub manapun karena semua klub yang terlibat harusnya memiliki hak yang sama. (nda/rdt)
Dalam jadwal terbaru yang dirilis PT LPIS, PSM akan melakoni tiga laga away berturut-turut di awal kompetisi. Masing-masing menghadapi Perseman Manokwari pada 26 Februari, Persibo Bojonegoro (3 Maret) , dan Persepar Palangkaraya (7 Maret).
“Jadwal itu tidak adil untuk PS dan bisa sangat berbahaya untuk kesehatan pemain kami. Bagaimana bisa kami terbang dan melakukan 3 pertandingan di tempat yang sangat berjauhan,” kata pelatih berkebangsaan itu.
“Hanya dalam 10 hari, kami terbang dan naik bus berjam-jam, bagaimana bisa bertanding dalam kondisi tubuh yang lelah? Apakah mereka tidak memikirkan kesehatan pemain, bukan saja pemain PSM tapi juga pemain ,” lanjutnya.
Petar mengkalkulasi dari Makassar terbang ke Manokwari itu sekitar 4 jam naik pesawat. Dari Manokwari ke Surabaya sekitar 5 jam dan lanjut naik bus sekitar 4-5 jam ke Bojonegoro. Belum sempat istirahat, rombongan harus berangkat lagi ke Surabaya naik bus sekitar 4-5 jam dan terbang ke Palangkaraya.
“Perjalanan saja sudah menguras energi yang luar biasa. Kapan waktunya latihan mempersiapkan tim? Ini sangat berbahaya, pemain rentan cedera dengan jadwal pertandingan seperti ini. Kenapa tidak ada yang berpikir serius tentang kesehatan pemain di Indonesia?” tuturnya.
“Ini sangat merugikan kami. Kami juga butuh dukungan suporter dan menjaga kondisi fisik serta mental pemain. Tentu saja bagi saya tidak fair. Apalagi ada beberapa klub yang bermain 2-3 kali di kandangnya di awal kompetisi,” ujarnya lagi.
Petar berharap pihak operator liga bisa menyusun jadwal kompetisi dengan baik dan lebih fair tanpa harus merugikan klub manapun karena semua klub yang terlibat harusnya memiliki hak yang sama. (nda/rdt)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Petar Segrt, Eks Pelatih PSM Makassar yang Sukses Bikin Malu Timnas Malaysia
Tim Nasional 18 Oktober 2023, 08:36
-
Novan Sasongko Bereuni dengan Mantan Rekannya di Persibo Bojonegoro
Bola Indonesia 26 Oktober 2020, 22:03
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






