Pilih Nuansa Kanjuruhan Ketimbang Singasari, Arema FC Dapat Pujian
Dimas Ardi Prasetya | 17 Agustus 2021 18:52
Bola.net - Sebuah pujian dilontarkan sejarawan Universitas Negeri Malang, Dwi Cahyono, terhadap Arema FC yang mengangkat sejarah kerajaan Kanjuruhan di jersey kandang musim 2021/2022 mereka. Menurut Dwi, Arema telah melakukan hal yang tepat dengan memilih nuansa Kanjuruhan, alih-alih Singasari, sebagai tema jersey mereka.
"Kenapa tidak mengangkat Singasari, tapi mengangkat Kanjuruhan? Memang, Arema juga berkewajiban untuk menyuarakan Kanjuruhan," papar Dwi Cahyono, Selasa (17/08/2021).
Menurut Dwi, saat ini, pengetahuan generasi muda ihwal Kerajaan Kanjuruhan bisa dibilang tak banyak. Generasi muda lebih banyak mengetahui bahwa Kanjuruhan adalah nama stadion, alih-alih sebagai nama kerajaan.
"Sementara, nama raja mereka pun, Gajayana, saat ini lebih dikenal sebagai nama kereta api," sambungnya.
Sebelumnya, Arema FC merilis jersey kandang mereka pada Selasa (17/08/2021) ini. Jersey kandang ini mengambil tema relief yang ada di Candi Badut, salah satu candi peninggalan Kerajaan Kanjuruhan di Malang Raya.
Selain Kanjuruhan, Malang Raya sempat menjadi pusat sejumlah kerajaan, termasuk Kerajaan Singasari, yang tenar dengan politik ekspansif mereka.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Arti Penting Kanjuruhan
Kendati tak setenar Singasari, menurut Dwi, Kerajaan Kanjuruhan sama sekali tak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya, kerajaan ini merupakan kerajaan tertua di Jawa Timur.
"Saya kira, pilihan Arema untuk mengangkat Kanjuruhan merupakan pilihan strategis," papar Dwi.
"Semoga dengan mengangkat relief di Candi Badut, Arema kian mengenalkan Kanjuruhan ke antero Nusantara," ia menandaskan.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
Jangan Lewatkan:
- Arema FC Luncurkan Jersey yang Kental Nuansa Sejarah
- Ulang Tahun Arema 11 Agustus, Dua Kado Spesial Disiapkan Presiden Klub
- Bukan Cuma Pemain yang Senang dengan Mes Baru Arema, tapi Tim Medis juga
- Pelatih Arema: Jika Liga 1 Tidak Dimulai, Mental Pemain Akan Terus Turun
- Liga 1 Mundur, Arema FC Tak Patah Arang
- Nasib Mujur Eduardo Almeida: Tanpa Kompetisi Saat Pandemi, Tapi Tak Pernah Menganggur
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persija dan Playmaker Brasil Sepakat Berpisah, Segera Bergabung dengan Arema FC
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 08:47
-
Persib Bandung Dekati Layvin Kurzawa, Eks Bek PSG Siap Ramaikan BRI Super League
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 21:39
-
Kabar Duka, Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Tutup Usia
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 18:32
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







