Protokol Kesehatan Shopee Liga 1 Sudah Siap, Bagaimana Kalau Ada yang Kena COVID-19?
Asad Arifin | 12 September 2020 23:05
Bola.net - Shopee Liga 1 2020 tetap dilanjutkan di tengah pandemi COVID-19 yang tidak kunjung melandai. Misalnya di Jakarta malah segera diterapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) lagi.
Lantas bagaimana jika ada pemain atau ofisial dari tim Shopee Liga 1 yang menderita COVID-19 saat kompetisi akan atau sedang dilanjutkan? Apa antisipasi dan penanganan yang bakal dilakukan?
Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi coba menjelaskan prosedur jika peristiwa seperti itu terjadi.
"Kalau ada yang terpapar, satu sampai dua pemain, setengah tim, atau bahkan satu tim, sudah ada protokol kesehtan yang konkret dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator. Nanti akan diumumkan dalam workshop kesehatan di Yogyakarta," ujar Yunus Nusi.
"Semua sudah ditata. Nanti tertuang dalam regulasi. Kami berharap pertandingan tidak dihentikan atau kompetisi berhenti karena kami sudah punya antisipasi," katanya menambahkan.
Dijelaskan lagi oleh Yunus bahwa PSSI dan LIB sudah memiliki gugus tugas tersendiri untuk mengawal kelanjutan Shopee Liga 1 musom ini. Protokol kesehatan juga sudah disusun.
Bahkan bisa dikatakan protokol kesehatan yang dibuat terbilang nyaris sempurna. Alasannya karena mengadopsi dari WHO, Bundesliga Jerman, BNPB, Kemenkes, AFC, dan FIFA.
Total ada dua buku protokol kesehatan yang menjadi panduan buat penyelenggaraan lanjutan Shopee Liga 1 2020. Jadi, semuanya sudah detail disiapkan.
"Begitu banyak opsi dalam protokol kesehatan. Sehingga aturannya sudah lengkap. Contohnya kami beri keleluasaan mendaftarkan dua pemain U-20, kalau mudah-mdahan tidak tidak terjadi, ada pemain yang kena COVID-19," ucap Yunus.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters
Opsi Kompetisi Dihentikan
Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) LIB, Akhmad Hadian Lukita coba menjawab apakah ada opsi kompetisi dihentikan kalau ada yang banyak kena COVID-19.
"Opsi dihentikan? Nama opsi berhenti itu ada levelnya. Kami akan berkoordinasi dengan PSSI. Satgas COVID-19 juga kami libatkan lebih awal. Di semua venue ada Satgas COVID-19. Kami berharap seminimal mungkin pemain terpapar COVID-19," tuturnya.
Ia lalu mencotohkan di Eropa kompetisi tetap jalan walaupun ada pemain yang kena COVID-19. Itu karena penanganan yang maksimal dan detail.
"Memang yang paling membahayakan itu kalau satu tim kena semua. Itu kami tidak mengharapkan, meski di awal sudah kami antisipasi dengan mewajibkan klub menggelar tes swab," imbuh Akhmad.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Ini Juga:
- Mulai 2021, Tidak Ada Tiket Kualifikasi Liga Champions Asia Buat Wakil Indonesia
- Pemain Muda Persebaya Rasakan Banyak Perkembangan
- Komentar Hambali Tolib Usai Sumbang Gol pada Laga Uji Coba Persebaya Surabaya
- Begini Evaluasi Aji Santoso Usai Persebaya Jajal Bintang Timur
- Uji Coba Perdana, Persebaya Jajal Klub Internal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
-
Kebangkitan Kobbie Mainoo Jadi Momen Emas bagi Ineos di Manchester United, Kok Bisa?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:11
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06













