Proyek 'Spanyolisasi' Persik Kediri: 5 Pemain Asing Macan Putih Beraroma Matador

Asad Arifin | 4 Februari 2026 20:14
Proyek 'Spanyolisasi' Persik Kediri: 5 Pemain Asing Macan Putih Beraroma Matador
Starting XI Persik Kediri pada laga BRI Super League musim 2025/2026 (c) Dok. ILeague

Bola.net - Persik Kediri tidak setengah-setengah menatap putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Macan Putih melakukan manuver besar di bursa transfer paruh musim dengan pendekatan yang tak lazim, yakni proyek 'Spanyolisasi' skuat.

Tiga pemain asing anyar asal Spanyol didatangkan sekaligus. Langkah ini membuat Persik kini memiliki lima pemain impor dari Negeri Matador, sebuah komposisi yang jarang ditemui di kompetisi domestik.

Advertisement

Kelima pemain tersebut adalah Jon Toral, Ernesto Gomez, Chechu Meneses, Imanol Garcia, dan Jose Enrique. Mereka diharapkan menjadi tulang punggung baru Persik dalam upaya mendongkrak performa yang inkonsisten pada putaran pertama.

Perombakan ini juga menandai keseriusan manajemen Persik Kediri. Lima pemain asing baru masuk sebagai pengganti legiun asing lain yang dilepas, menegaskan bahwa perubahan dilakukan secara terencana, bukan reaktif.

1 dari 3 halaman

Marcos Reina dan Arah Baru Persik Kediri

Marcos Reina dan Arah Baru Persik Kediri

Marcos Reina bakal memulai kariernya di BRI Super League dengan melatih Persik Kediri (c) Gatot Sumitro/Bola.com

Sosok Marcos Reina Torres menjadi figur sentral di balik proyek Spanyolisasi Persik. Pelatih asal Spanyol tersebut membawa filosofi sepak bola Eropa Selatan yang menekankan keseimbangan antar lini.

Marcos Reina melihat ada ketimpangan serius dalam kinerja timnya. Persik mencetak 22 gol, tetapi kebobolan 32 kali, menciptakan defisit sepuluh gol yang menjadi alarm keras bagi staf pelatih.

Mantan pelatih Ranger’s di Liga Andorra itu menilai perbaikan harus menyentuh dua sektor krusial sekaligus: pertahanan dan penyerangan. Karena itu, pemain Spanyol yang didatangkan tidak hanya terfokus pada satu lini.

Chechu Meneses menjadi solusi di jantung pertahanan setelah dipinjam dari Malut United. Sementara itu, kehadiran Imanol Garcia di lini tengah dirancang untuk suggests stabilitas sekaligus distribusi bola yang lebih terkontrol.

2 dari 3 halaman

Formasi Diamond dan Harapan Baru Macan Putih

Formasi Diamond dan Harapan Baru Macan Putih

Laga Persik Kediri vs Bali United pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2926 di Stadion Brawijaya (c) Dok. Bali United/@BaliUtd

Di lini tengah, Imanol Garcia disiapkan menjadi tandem Jon Toral. Garcia sendiri bukan nama sembarangan, karena ia merupakan jebolan Akademi La Masia Barcelona dan Arsenal sebelum berlabuh di Mumbai City FC.

Menjelang penutupan bursa transfer paruh musim, Persik juga mengamankan tanda tangan Ernesto Gomez. Winger asal Spanyol ini diharapkan memberi suplai maksimal kepada Jose Enrique, top skor internal Persik dengan koleksi delapan gol.

Susunan ini membuka peluang besar bagi Marcos Reina untuk menerapkan formasi diamond. Imanol Garcia diplot sebagai gelandang bertahan, dengan Jon Toral dan Ernesto Gomez menopang dari sisi kanan dan kiri.

Tiga gelandang tersebut akan menjadi mesin kreatif bagi Jose Enrique di lini depan. Brace Enrique ke gawang Bali United menjadi indikasi awal bahwa harmonisasi pemain Spanyol mulai berjalan.

Disadur dari: Bola.com/Gatot Sumitro