Psikologis Penggawa Persipasi Terganggu
Editor Bolanet | 28 Maret 2014 10:26
- Ketua Umum Persipasi Bekasi, M Kartono Yulianto, menilai jika Disporbudpar Bekasi sudah bertindak semena-mena. Pasalnya, diakui Yulianto, klubnya sudah mendapatkan restu dari Walikota Bekasi untuk turun lapangan di Stadion Patriot.
Sebelumnya Laskar Patriot dilarang menggunakan Stadion Patriot oleh pihak Disporbudpar Bekasi karena belum memiliki payung hukum, fasilitas stadion belum lengkap 100 persen, dan masih dalam masa perawatan kontraktor stadion.
Hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Pasalnya bisa mengganggu kondisi psikologis manajemen dan pemain Persipasi yang tengah melakukan persiapan. Apalagi, kami memiliki target yang besar, yakni ingin membawa Persipasi promosi ke Indonesia Super League (ISL), ujar Yulianto.
Saya melihat, ini ada kepentingan dari Pemerintah Kota Bekasi. Kami pun sangat paham aturan. Andai sejak awal tidak mendapatkan restu dari Walikota untuk menggunakan stadion tersebut, maka tidak akan ngotot menggunakannya, tegasnya.
Untuk mendapatkan solusi tersebut, Yulianto menambahkan, sudah mengirimkan undangan silahturahmi kepada semua pihak terkait di Kota Bekasi. Mulai dari Pengurus Cabang PSSI, tokoh sepak bola, Ketua/Manager SSB/klub internal, media massa hingga suporter di Sekretariat Persipasi, Stadion Patriot, Jumat (28/3) pukul 14.00.
Bahkan kabarnya, kelompok suporter Persipasi ada yang ingin membubuhkan spanduk berisikan cap jempol darah, menginap, memasang spanduk protes, hingga aksi mogok makan untuk memberi dukungan. Semua itu, saya persilahkan. Namun, keinginan tersebut bukan datang atau karena dorongan saya. Saya tidak bisa melarang jika suporter ingin mengekspresikan dukungan dalam bentuk apa saja untuk Persipasi, beber Yulianto.
Sementara itu, Stephen Mennoch dan kawan-kawan dijadwalkan menjalani uji coba kontra Persib Bandung U-21 di Lapangan Sutasoma 77, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (28/3) petang.
Persib Senior atau U-21, saya belum mendapatkan kepastian. Namun yang pasti, kami akan melawan Persib, pungkasnya. [initial]
(esa/pra)
Sebelumnya Laskar Patriot dilarang menggunakan Stadion Patriot oleh pihak Disporbudpar Bekasi karena belum memiliki payung hukum, fasilitas stadion belum lengkap 100 persen, dan masih dalam masa perawatan kontraktor stadion.
Hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Pasalnya bisa mengganggu kondisi psikologis manajemen dan pemain Persipasi yang tengah melakukan persiapan. Apalagi, kami memiliki target yang besar, yakni ingin membawa Persipasi promosi ke Indonesia Super League (ISL), ujar Yulianto.
Saya melihat, ini ada kepentingan dari Pemerintah Kota Bekasi. Kami pun sangat paham aturan. Andai sejak awal tidak mendapatkan restu dari Walikota untuk menggunakan stadion tersebut, maka tidak akan ngotot menggunakannya, tegasnya.
Untuk mendapatkan solusi tersebut, Yulianto menambahkan, sudah mengirimkan undangan silahturahmi kepada semua pihak terkait di Kota Bekasi. Mulai dari Pengurus Cabang PSSI, tokoh sepak bola, Ketua/Manager SSB/klub internal, media massa hingga suporter di Sekretariat Persipasi, Stadion Patriot, Jumat (28/3) pukul 14.00.
Bahkan kabarnya, kelompok suporter Persipasi ada yang ingin membubuhkan spanduk berisikan cap jempol darah, menginap, memasang spanduk protes, hingga aksi mogok makan untuk memberi dukungan. Semua itu, saya persilahkan. Namun, keinginan tersebut bukan datang atau karena dorongan saya. Saya tidak bisa melarang jika suporter ingin mengekspresikan dukungan dalam bentuk apa saja untuk Persipasi, beber Yulianto.
Sementara itu, Stephen Mennoch dan kawan-kawan dijadwalkan menjalani uji coba kontra Persib Bandung U-21 di Lapangan Sutasoma 77, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (28/3) petang.
Persib Senior atau U-21, saya belum mendapatkan kepastian. Namun yang pasti, kami akan melawan Persib, pungkasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Persipasi Ancam Lakukan Aksi Mogok
- Manajemen Persipasi Diminta Lempar Handuk
- Manajemen Persipasi Didesak Segera Siapkan Dana
- Persipasi Bekasi Batal Gelar Pemusatan Latihan
- Soal TC, Pelatih Persipasi Keluhkan Sikap Manajemen
- Tergabung di Grup 3, Persipasi Ogah Telan Kekalahan
- Jabatan Kapten Persipasi Masih Belum Jelas
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persebaya 99 Persen Yakin Berkompetisi Lagi
Bola Indonesia 29 Desember 2016, 07:59
-
Arema Indonesia Segera Jajal Persipasi Bekasi
Bola Indonesia 27 September 2016, 18:48
-
Tujuh Klub Terhukum Minta Pemerintah Kawal Kongres PSSI
Bola Indonesia 26 September 2016, 20:35
-
Tolak Main di Liga Nusantara, Persebaya Minimal di Divisi Utama
Bola Indonesia 17 Agustus 2016, 08:06
-
Kesaksian Pelaku Sepakbola Gajah Ternyata Diskenariokan
Bola Indonesia 30 Juli 2015, 17:07
LATEST UPDATE
-
3 Hal Penting Jelang Athletic Club vs Barcelona di La Liga
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 18:25
-
Prediksi Susunan Pemain Newcastle vs Man City, Tim Tamu Tanpa Haalad
Liga Inggris 7 Maret 2026, 18:01
-
Tempat Menonton Wrexham vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 18:00
-
Live Streaming Wrexham vs Chelsea - Link Nonton Piala FA/FA Cup di Vidio
Liga Inggris 7 Maret 2026, 17:45
-
Prediksi Susunan Pemain Juventus Kontra Pisa, Bianconeri Wajib Menang
Liga Italia 7 Maret 2026, 17:31
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs Semen Padang 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 14:54











