PSIS Sebut Menjadi Korban Dari Rencana Kotor PSS Sleman
Editor Bolanet | 28 Oktober 2014 23:46
- PSIS Semarang mengeluarkan penyataan keras. Yakni, terkait pertemuan dengan PSS Sleman, lanjutan kompetisi Divisi Utama pada musim ini, di Stadion Sasana Krida, Kompleks Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta, Minggu (26/10).
Laga tersebut, dimenangkan PSS Sleman dengan skor 3-2, akibat PSIS melakukan tiga gol bunuh diri.
Ironisnya, Chief Executive Officer (CEO) PSIS, Yoyok Sukawi, mengaku jika pihaknya tidak melakukan pengaturan skor atau sengaja menghindari lawan pada babak semifinal Divisi Utama.
Kami justru yang menjadi korban dari rencana kotor yang dilakukan PSS Sleman. Kami kaget ketika melihat mereka (PSS) melakukan dua gol bunuh diri dalam waktu yang sangat berdekatan. Merasa bakal menjadi korban rencana kotor, anak-anak pun spontan melakukan hal yang sama, ujar Yoyok.
Kalau kami berniat menghindari lawan pada babak semifinal, tentnya akan menginstruksikan timnya untuk tidak berangkat ke Sleman dan memilih kalah WO. Tetapi kami justru masih ingin menjunjung tinggi sportivitas, imbuhnya.
Dalam pertandingan tersebut, kedua tim tidak berniat menyerang lawan. Mereka hanya mengutak-atik bola di tengah lapangan. Bahkan sesekali, mereka melakukan back pass ke penjaga gawang. Padahal, lawan sama sekali tidak melakukan tekanan
Kejanggalan mulai terlihat ketika laga memasuki 10 menit terakhir waktu normal. Hal tersebut, setelah kedua tim sama-sama mengetahui jika Borneo FC menjadi runner up grup P.
Aksi konyol pertama kali dilakukan oleh pihak PSS. Pemain mereka, Hermawan Jati mencetak gol ke gawang sendiri pada menit ke-86. Anehnya, kiper PSS tidak merespon bola yang menghampiri gawangnya tersebut.
Semenit kemudian, terjadi aksi yang lebih parah lagi. Gelandang bertahan PSS, Agus Setiawan melakukan tendangan lambung dari sisi kanan pertahanannya sendiri. Bola pun masuk dengan mulus ke gawang Riyono yang memberikan keunggulan 2-0 untuk PSIS.
Namun, PSIS yang juga enggan bertemu Borneo FC, juga melakukan hal serupa. Pada menit ke-88, penyerang PSIS Fadli Manan membuat gol ke gawang Catur Adi Nugroho.
Kemudian, disusul dua bunuh diri Komaedi pada masa injury time untuk membuat skor menjadi 2-3 untuk kemenangan PSS. (esa/dim)
Laga tersebut, dimenangkan PSS Sleman dengan skor 3-2, akibat PSIS melakukan tiga gol bunuh diri.
Ironisnya, Chief Executive Officer (CEO) PSIS, Yoyok Sukawi, mengaku jika pihaknya tidak melakukan pengaturan skor atau sengaja menghindari lawan pada babak semifinal Divisi Utama.
Kami justru yang menjadi korban dari rencana kotor yang dilakukan PSS Sleman. Kami kaget ketika melihat mereka (PSS) melakukan dua gol bunuh diri dalam waktu yang sangat berdekatan. Merasa bakal menjadi korban rencana kotor, anak-anak pun spontan melakukan hal yang sama, ujar Yoyok.
Kalau kami berniat menghindari lawan pada babak semifinal, tentnya akan menginstruksikan timnya untuk tidak berangkat ke Sleman dan memilih kalah WO. Tetapi kami justru masih ingin menjunjung tinggi sportivitas, imbuhnya.
Dalam pertandingan tersebut, kedua tim tidak berniat menyerang lawan. Mereka hanya mengutak-atik bola di tengah lapangan. Bahkan sesekali, mereka melakukan back pass ke penjaga gawang. Padahal, lawan sama sekali tidak melakukan tekanan
Kejanggalan mulai terlihat ketika laga memasuki 10 menit terakhir waktu normal. Hal tersebut, setelah kedua tim sama-sama mengetahui jika Borneo FC menjadi runner up grup P.
Aksi konyol pertama kali dilakukan oleh pihak PSS. Pemain mereka, Hermawan Jati mencetak gol ke gawang sendiri pada menit ke-86. Anehnya, kiper PSS tidak merespon bola yang menghampiri gawangnya tersebut.
Semenit kemudian, terjadi aksi yang lebih parah lagi. Gelandang bertahan PSS, Agus Setiawan melakukan tendangan lambung dari sisi kanan pertahanannya sendiri. Bola pun masuk dengan mulus ke gawang Riyono yang memberikan keunggulan 2-0 untuk PSIS.
Namun, PSIS yang juga enggan bertemu Borneo FC, juga melakukan hal serupa. Pada menit ke-88, penyerang PSIS Fadli Manan membuat gol ke gawang Catur Adi Nugroho.
Kemudian, disusul dua bunuh diri Komaedi pada masa injury time untuk membuat skor menjadi 2-3 untuk kemenangan PSS. (esa/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Persebaya vs PSS di BRI Super League: Gol Menit Akhir Selamatkan Bajul Ijo
Bola Indonesia 18 Oktober 2026, 18:00
-
Link Live Streaming Persebaya vs PSS Sleman di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 18 Oktober 2026, 13:55
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs PSS 18 Oktober 2026
Bola Indonesia 17 Oktober 2026, 10:16
-
Hasil BRI Super League: Java United Tekuk Borneo FC, PSS Libas PSM Makassar
Bola Indonesia 11 Oktober 2026, 17:50
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




