PSIS vs PSS, Finalnya Zona Degradasi BRI Liga 1
Gia Yuda Pradana | 8 Mei 2025 10:28
Bola.net - Laga PSIS Semarang kontra PSS Sleman bisa menjadi finalnya zona degradasi BRI Liga 1 2024/2025. Kedua tim sama-sama terpuruk di papan bawah di akhir musim.
PSIS merupakan juru kunci BRI Liga 1. Mahesa Jenar hanya mengoleksi 25 poin dari 31 pertandingan. PSIS punya poin yang sama dengan PSS Sleman di ranking ke-17.
Namun, Mahesa Jenar tertinggal cukup jauh dari Barito Putera di peringkat ke-16. Kedua tim dipisahkan lima angka. PSIS bahkan terpaut enam poin dari Semen Padang yang berada di batas aman posisi ke-15.
PSS juga dalam kondisi yang sama dengan PSIS. Jarak Super Elja dengan tim yang di atasnya lumayan lebar. Dengan demikian, mau tidak mau, PSIS dan PSS harus menang jika ingin selamat dari degradasi.
Nasib 2 Tim

Nasib kedua tim itu kemungkinan bakal ditentukan saat PSIS dan PSS saling bentrok di Stadion Jatidiri, Semarang, pada Jumat (9/5) dalam laga pekan ke-32 BRI Liga 1.
PSIS babak belur di BRI Liga 1 musim ini. Mahesa Jenar hanya menang sekali dari 17 partai terakhir. Sebelas di antaranya berakhir dengan kekalahan dan lima kali imbang.
Total, PSIS cuma bisa menang enam kali di BRI Liga 1 musim ini. Kemenangan terakhir Mahesa Jenar adalah saat mengalahkan tuan rumah PSBS Biak 3-1 pada 26 Januari 2025.
PSS Menang juga

PSS tidak lebih baik dari PSIS. Super Elja bahkan mesti memulai musim dengan minus tiga poin lantaran hukuman dari Komite Disiplin (Komdis PSSI) imbas kasus match fixing pada 2018.
Usai menelan empat kekalahan beruntun dari pekan ke-27 sampai ke-30, PSS bangkit pada pekan ke-31. Super Elja sukses mengalahkan PSM Makassar 3-1 pada Sabtu (3/5).
PSS mencoba mempertahankan tren positif itu saat menghadapi PSIS. Apalagi, Mahesa Jenar tengah dilanda isu negatif pembayaran gaji pemain. Super Elja bisa memanfaatkan kondisi itu.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Klasemen BRI Liga 1
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Resmi! Arema FC Perkenalkan Joel Vinicius Sebagai Penyerang Baru Singo Edan
Bola Indonesia 28 Januari 2026, 09:35
-
Bernardo Tavares Puji Rachmat Irianto, Sebut Maradona Persebaya
Bola Indonesia 27 Januari 2026, 15:10
LATEST UPDATE
-
Liga Champions vs Premier League: Benarkah Permainan di UCL Sekarang Lebih Seru?!
Liga Champions 30 Januari 2026, 16:45
-
Gelandang Timnas Brasil Ini Bakal Gantikan Casemiro di MU?
Liga Inggris 30 Januari 2026, 16:41
-
Jadwal dan Tempat Menonton Drawing Liga Champions Play-Off 2025/2026 Hari Ini
Liga Champions 30 Januari 2026, 16:37
-
NEKA Resmi Hadir, Strategi AHI Perluas Ritel Kebutuhan Keluarga ke Sub-Urban
Lain Lain 30 Januari 2026, 16:35
-
Pemimpin Sekaligus Panutan, Ini 7 Bos Tim MotoGP yang Ternyata Juga Pernah Jadi Pembalap
Otomotif 30 Januari 2026, 16:33
-
Stok Bek Menipis, Arne Slot Desak Liverpool Segera Angkut Bek Incaran Chelsea Ini
Liga Inggris 30 Januari 2026, 16:21
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 31 Januari - 3 Februari 2026
Liga Inggris 30 Januari 2026, 16:14
-
Prediksi Wolves vs Bournemouth 31 Januari 2026
Liga Inggris 30 Januari 2026, 16:00
-
Kapten Chelsea Ikut Bantah Rumor Cole Palmer Cabut ke MU
Liga Inggris 30 Januari 2026, 15:49
-
MU Ingin Angkut Rafael Leao, AC Milan: Monggo!
Liga Inggris 30 Januari 2026, 15:30
-
Prediksi Brighton vs Everton 31 Januari 2026
Liga Inggris 30 Januari 2026, 15:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30







