Persija Dilema soal Allano Lima Jadi Raja Kartu Kuning BRI Super League: Karakternya Ekspresif, Khawatir Banyak Larangan Jadi Bermain Tidak Lepas

Persija Dilema soal Allano Lima Jadi Raja Kartu Kuning BRI Super League: Karakternya Ekspresif, Khawatir Banyak Larangan Jadi Bermain Tidak Lepas
Winger Persija Jakarta, Allano Lima (c) Dok. Persija Jakarta

Bola.net - Direktur Olahraga Persija Jakarta, Bambang Pamungkas buka mengenai Allano Lima. Winger berkebangsaan Brasil itu menjadi pengoleksi kartu kuning terbanyak di BRI Super League 2025/26.

Hingga saat ini, Allano sudah mengantongi total 12 kartu kuning. Kondisi ini merugikan Macan Kemayoran karena ia menjadi sering absen imbas akumulasi kartu.

Bambang menyadari bahwa ketergantungan Persija terhadap Allano sangat besar. Mengingat kualitas teknis pemain berumur 30 tahun itu yang memang di atas rata-rata.

Namun, ia tidak menampik bahwa kepribadian unik Allano menjadi tantangan bagi jajaran manajemen Macan Kemayoran. Untuk itu, ia bakal mencari jalan keluarnya bersama-sama.

"Jadi begini, Allano ini memang secara kepribadian agak unik. Jadi kadang-kadang gini, ini pengalaman saya ya, demi saya pernah main bola," ujar Bambang kepada wartawan.

Sisi Kontroversial

Menurut legenda hidup Persija ini, setiap pemain bintang biasanya memang memiliki sisi kontroversialnya masing-masing di dalam maupun di luar lapangan. Ia melihat Allano sebagai sosok yang sangat ekspresif dalam menikmati sepak bola, sebagaimana karakter pemain asal Brasil pada umumnya.

"Jadi saya punya pengalaman bahwa setiap bintang itu memiliki kontroversinya masing-masing. Ada yang dalam tanda kutip indisipliner, ada yang dalam tanda kutip terlalu diam, ada yang dan sebagainya, banyak," kata Bepe, panggilan Bambang.

Bepe menceritakan bahwa manajemen sebenarnya sudah berkali-kali mengingatkan Allano untuk lebih tenang dan menahan emosi saat bertanding. Namun, jiwa ekspresif yang terlalu besar seringkali membuat sang pemain lepas kendali hingga harus berurusan dengan wasit.

"Nah, Allano itu tipe yang seperti itu. Kita ngomong udah berkali-kali bahwa harus calm down," tegas Bepe.

Khawatir apabila Terlalu Banyak Larangan

Manajemen Persija tengah dilema dalam memberikan treatment khusus agar Allano tidak terus-menerus terkena sanksi di sisa laga krusial. Bepe khawatir apabila pemain jebolan Liga Brasil itu diberikan terlalu banyak larangan, performa terbaiknya di lapangan justru tidak akan keluar karena merasa terbebani.

"Tapi kadang-kadang kalau seorang pemain yang kemudian terlalu memikirkan itu, harus ditahan, tidak khawatir, mereka malah tidak bisa mengeluarkan form terbaik di lapangan. Kadang-kadang itu juga perlu dipahami juga," tutur Bepe.

"Artinya memang sudah ada dari kita sebuah tindakan atau teguran kepada pemain-pemain yang menerapkan hal itu. Yang lainnya bisa ngerti, tinggal Allano yang belum ngerti," imbuhnya.