PSM Akan Bermain Ofensif di Piala Gubernur Jatim 2013
Editor Bolanet | 16 Desember 2013 19:50
- PSM Makassar akan mengawali turnamen Gubernur Jatim Cup 2013 melawan Persela Lamongan, 18 Desember nanti. Untuk mengarungi turnamen tersebut, pelatih Jorg Peter Steinebrunner telah menyiapkan tiga strategi.
Jorg mengaku bisa melakukan banyak kreasi formasi karena skuadnya saat ini memiliki kualitas di posisi masing-masing yang mampu menopang pola permainannya. Apalagi, pelatih asal Jerman itu senang dengan permainan ofensif.
Mantan pelatih Medan Chief dan Deltras Sidoarjo ini mengaku menyiapkan tiga formasi untuk setiap laga yang akan dilakoninya nantinya. Ia mengatakan bahwa formasi disiapkan agar permainan lebih variatif dan lawan sulit menebak kekuatan timnya.
Supaya lebih bagus, biasa saya pakai 4-1-4-1, 4-2-3-1, dan 3-5-2, katanya. Mungkin satu pertandingan beda, pertandingan selanjutnya juga beda.
Jorg selalu mewanti-wanti kepada pemainnya agar selalu bermain ofensif dengan menguasai bola sehingga bisa mengontrol permainan. Hal itu juga yang diterapkan saat melakoni laga uji coba melawan Serawak FA dan hasilnya tim Juku Eja mampu meraih kemenangan.
Pelatih berusia 42 tahun ini mengaku belum mengetahui kekuatan lawan yang akan dihadapi di grup C yaitu tuan rumah Persela dan Persegres Gresik United. Apalagi, memasuki musim yang baru, setiap tim pasti melakukan perubahan pemain sampai pelatih.
Selain menyiapkan strategi matang, hal yang menunjang permainan apik di lapangan adalah kekompakan dan kerja sama tim. Karena itu, tim kepelatihan ingin agar pemain tidak boleh ada yang arogan dengan status yang disandangnya. Seperti diketahui, PSM kini dihuni sejumlah pemain yang pernah membela tim nasional seperti Syamsul Chaeruddin, Pornayo Astaman, Budi Sudarsono, Markus Horison, dan Samsidar.
Sekarang kebersamaan para pemain sudah bagus, mereka juga kompak. Tentu aspek psikologis ini juga harus diperhatikan, ujar pelatih fisik PSM Ahmad Rum Bismar.
Meski manajemen PSM tidak menargetkan untuk juara di kompetisi tersebut, namun ajang ini akan menjadi bahan evaluasi tim kepelatihan sebelum ISL musim depan resmi bergulir. (nda/dzi)
Jorg mengaku bisa melakukan banyak kreasi formasi karena skuadnya saat ini memiliki kualitas di posisi masing-masing yang mampu menopang pola permainannya. Apalagi, pelatih asal Jerman itu senang dengan permainan ofensif.
Mantan pelatih Medan Chief dan Deltras Sidoarjo ini mengaku menyiapkan tiga formasi untuk setiap laga yang akan dilakoninya nantinya. Ia mengatakan bahwa formasi disiapkan agar permainan lebih variatif dan lawan sulit menebak kekuatan timnya.
Supaya lebih bagus, biasa saya pakai 4-1-4-1, 4-2-3-1, dan 3-5-2, katanya. Mungkin satu pertandingan beda, pertandingan selanjutnya juga beda.
Jorg selalu mewanti-wanti kepada pemainnya agar selalu bermain ofensif dengan menguasai bola sehingga bisa mengontrol permainan. Hal itu juga yang diterapkan saat melakoni laga uji coba melawan Serawak FA dan hasilnya tim Juku Eja mampu meraih kemenangan.
Pelatih berusia 42 tahun ini mengaku belum mengetahui kekuatan lawan yang akan dihadapi di grup C yaitu tuan rumah Persela dan Persegres Gresik United. Apalagi, memasuki musim yang baru, setiap tim pasti melakukan perubahan pemain sampai pelatih.
Selain menyiapkan strategi matang, hal yang menunjang permainan apik di lapangan adalah kekompakan dan kerja sama tim. Karena itu, tim kepelatihan ingin agar pemain tidak boleh ada yang arogan dengan status yang disandangnya. Seperti diketahui, PSM kini dihuni sejumlah pemain yang pernah membela tim nasional seperti Syamsul Chaeruddin, Pornayo Astaman, Budi Sudarsono, Markus Horison, dan Samsidar.
Sekarang kebersamaan para pemain sudah bagus, mereka juga kompak. Tentu aspek psikologis ini juga harus diperhatikan, ujar pelatih fisik PSM Ahmad Rum Bismar.
Meski manajemen PSM tidak menargetkan untuk juara di kompetisi tersebut, namun ajang ini akan menjadi bahan evaluasi tim kepelatihan sebelum ISL musim depan resmi bergulir. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSM Makassar Akhiri Paceklik Kemenangan di BRI Super League
Bola Indonesia 17 Oktober 2026, 04:26
-
Link Streaming PSIM Yogyakarta vs PSM Makassar 16 Oktober 2026
Bola Indonesia 16 Oktober 2026, 12:14
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs PSM Makassar 16 Oktober 2026
Bola Indonesia 15 Oktober 2026, 16:27
-
Hasil BRI Super League: Java United Tekuk Borneo FC, PSS Libas PSM Makassar
Bola Indonesia 11 Oktober 2026, 17:50
LATEST UPDATE
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







